Saturday, October 23, 2021

Refocusing Anggaran Kementerian PUPR Lampaui Target Serapan

Program PKT diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi. Salah satunya lewat Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, refocusing program TA 2021 salah satunya digunakan untuk program Padat Karya Tunai (PKT) yakni dari semula Rp12,18 triliun menjadi Rp23,24 triliun. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi untuk memperluas anggaran program padat karya dalam rangka mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dampak pandemi Covid-19.

“Terdapat 20 kegiatan yang diharapkan dapat menyerap 1,23 juta tenaga kerja untuk mempercepat pemulihan ekonomi,” ujar Basuki.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Resmikan Rusun Pasar Rumput

Salah satu program PKT yang dilaksanakan di Kementerian PUPR adalah pada bidang Cipta Karya atau permukiman dengan alokasi semula sebesar Rp5,29 triliun dengan target serapan 219.821 tenaga kerja meningkat menjadi Rp5,7 triliun.

Hingga 21 September 2021 realisasi padat karya bidang permukiman yang sudah dilaksanakan sebesar 81,5 persen senilai Rp4,5 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 324.554 orang yang lebih besar dari target semula.

Pembangunan infrastruktur permukiman dengan skema PKT salah satunya dilaksanakan melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

Pada TA 2021 Pamsimas dilaksanakan di 5.809 lokasi dengan total anggaran  sebesar Rp1,41 triliun. Tercatat hingga saat ini pelaksanaan PKT Pamsimas sudah 84 persen dengan serapan tenaga kerja sebanyak 43.967 orang.

Baca Juga: The Savoy, Rumah Plus Ruko di Jakarta Garden City Mulai Diserahterimakan

Sedangkan untuk program Sanimas dialokasikan anggaran Rp900 miliar. Kegiatan PKT ini diantaranya dilaksanakan dengan pembangunan prasarana mandi cuci kakus (MCK), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kombinasi dengan MCK dan Sambungan Rumah (SR). Hingga saat ini progres pelaksanaan PKT Sanimas sudah 89,3 persen dengan serapan tenaga kerja sebanyak 43.253 orang.

Pada TA 2021 ini Ditjen Cipta Karya juga melaksanakan kegiatan pembangunan 6.000 unit bangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) di Pondok Pesantren atau LPK yang tersebar di seluruh Indonesia dengan anggaran sebesar Rp1,2 triliun tersebar di 6.000 lokasi.

Program ini meliputi pembangunan bangunan MCK yang terdiri dari bilik mandi dan toilet, tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian serta instalasi pengolahan air limbah domestik, dengan progres saat ini sudah terlaksana 64,3 persen dengan serapan 36.345 tenaga kerja.

Kegiatan PKT bidang permukiman selanjutnya adalah Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang pada tahun 2021 akan menjangkau 1.500 lokasi dengan alokasi anggaran sebesar Rp900 miliar. Progresnya saat ini sudah terlaksana sebesar 83,7 persen dengan serapan tenaga kerja sebanyak 22.830 orang.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun PSU Rumah Subsidi di Papua

Program PKT bidang permukiman juga dilakukan melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang pada tahun 2021 dilaksanakan di 2.099 lokasi senilai Rp977 miliar. Progresnya hingga saat ini sudah terserap 90,2 persen  senilai Rp888 miliar untuk di 2.001 lokasi dengan serapan tenaga kerja 149.166 orang.

KOTAKU dilakukan melalui pembangunan Infrastruktur Skala Lingkungan reguler berupa perbaikan saluran drainase, perbaikan jalan lingkungan, dan pembangunan septic tank biofil komunal, juga rehabilitasi.

Terakhir program PKT bidang permukiman dilaksanakan dengan pembangunan tempat pengelolaan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R) yang pada tahun 2021 dilaksanakan di 162 lokasi dengan anggaran Rp97,2 miliar. Saat ini sudah terserap 3.938 tenaga kerja dengan anggaran yang sudah tersalurkan 99 persen.

Baca Juga: Adopsi Kampung Bebulak di Tangerang, Lautan Luas Gandeng Habitat Indonesia

Selain itu sejumlah pekerjaan kontraktual juga dialokasikan dengan pola padat karya dengan alokasi Rp208 miliar, dengan progres saat ini sebesar 78,11 persen yang telah menyerap 25.588 tenaga kerja.

BERITA TERKAIT

Pasang Iklan disini ...

PROPERTI TV

BERITA TERBARU