Thursday, February 9, 2023

Presiden Jokowi Tinjau Infrastruktur di Pulau Nias

Infrastruktur jalan tingkatkan konektivitas antar wilayah di Pulau Nias akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Pulau Nias.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (NIAS UTARA) — Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meninjau konektivitas Pulau Nias, khususnya proyek peningkatan struktur Jalan Laehuwa-Ombolata-Tumula-Faekhuna’a di Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Rabu (06/07/2022).

Presiden Jokowi mengatakan, dengan dibangunnya infrastruktur jalan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah di Pulau Nias. Ini adalah jalan bagi pertumbuhan ekonomi di Pulau Nias sehingga komoditas yang ada di sini baik kelapa dan ikan semuanya bisa masuk ke pasar dan memiliki daya saing yang baik.

Baca Juga: Manado Outer Ring Road III Lanjut, Bakal Tingkatkan Arus Logistik

“Termasuk juga untuk pariwisata karena di sini untuk surfing sangat bagus sekali dan sangat diminati,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur jalan nasional di Nias dapat rampung tahun depan. Pembangunan Jalan Lingkar Nias tinggal 16 km lagi. “InsyaAllah tahun depan sudah rampung semuanya,” ujar Jokowi.

Selain jalan nasional, Jokowi juga menaruh perhatian pada pembangunan poros jalan provinsi dan kabupaten atau kota. Untuk proyek pembangunan jalan provinsi dan kabupaten atau  kota. Pemerintah daerah bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menangani langsung hal tersebut.

Baca Juga: Jalan Tol Semarang-Demak Dibangun di Atas Perairan, Menteri Basuki: Perhatikan Tantangan Konstruksi

Salah satu dukungan peningkatan struktur jalan yang dilakukan Kementerian PUPR adalah pekerjaan peningkatan struktur Jalan Laehuwa – Ombulata -Tumula-Faekhuna’a sepanjang 14 km. Ruas tersebut merupakan jalan yang sirip menghubungkan Lingkar Barat dan Lingkar Timur Nias, tepatnya dari Nias Utara menuju Kota Gunung Sitoli di Pulau Nias.

Pekerjaan peningkatan struktur Jalan Laehuwa-Ombulata-Tumula-Faekhuna’a sepanjang 14 km di tahun 2022 dilaksanakan dengan anggaran Rp32,36 miliar. Konstruksinya dilaksanakan oleh kontraktor PT Manel Star dan konsultan supervisi PT Arci Pratama Konsultan-PT Irbie Nusa Konsultan, KSO.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan, pembangunan jalan di Pulau Nias merupakan upaya untuk membuka keterisolasian dan juga mengurangi kemiskinan ekstrem, dengan menekan biaya transportasi sehingga mempermudah arus distribusi logistik.

Baca Juga: Atraksi Right Hander Terbaik dari Nias

Secara umum jalan nasional sepanjang 165 km kondisinya cukup bagus dengan lebar 5,5 meter. “Untuk jalan lingkar Nias sudah dibangun sekitar 7 km dari Sirombu, namun pada tahun 2020 kita tunda karena ada refocussing anggaran akibat Pandemi COVID-19 dan tahun depan akan kita lanjutkan lagi,” ujar Hedy.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU