Saturday, January 29, 2022

Presiden Jokowi Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Homestay Jelang MotoGP Mandalika

Untuk menampung pengunjung MotoGP di beberapa desa di Mandalika telah dibangun homestay dan sekarang siap sekitar 300 homestay.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (MANDALIKA) — Jelang pelaksanaan MotoGP Mandalika pada Maret 2022, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kesiapan infrastruktur sepanjang koridor Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (13/1/2022), dengan mengendarai sepeda motor dari Bandara International Lombok (BIL) menyusuri Jalan Bypass menuju sarana hunian pariwisata (Sarhunta) atau homestay di Desa Sengkol dan finish di Sirkuit Mandalika.

Presiden Jokowi ingin memastikan kesiapan penyelenggaraan MotoGP mulai dari layanan kedatangan Bandara Internasional Lombok, konektivitas menuju Sirkuit Mandalika hingga infrastruktur pendukung seperti homestay bagi wisatawan.

Baca Juga: Delapan Produk Smart Home Terbaru Kohler yang Dihadirkan di Ajang CES 2022

“Pertama saya cek proses di bandara berkaitan dengan protokol kesehatan, cek PCR, cek vaksin dan urutannya sudah bagus. Kedua saya cek infrastruktur, utamanya jalan bypass dari airport menuju Mandalika yang berkaitan dengan estetika dan lansekap yang sudah satu minggu ini dikerjakan dan kelihatan perubahannya,” kata Presiden Jokowi.

Jalan Bypass BIL – Mandalika sepanjang 17,3 km telah selesai dibangun dan dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran event Superbike pada November 2021 lalu. Penataan dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Barat, Ditjen Bina Marga melalui kegiatan penghijauan dan penataan koridor jalan, termasuk frontage, bahu dan drainasenya.

Sementara itu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang turut hadir mengatakan penataan Jalan Bypass BIL – Mandalika harus mengedepankan estetika melalui kegiatan penghijauan dan penataan koridor jalan sehingga lebih ramah lingkungan dan bisa menjadi contoh jalan nasional yang baik.

Baca Juga: Ada Homestay Standby Sambut Penonton MotoGP Mandalika

Penataan koridor Jalan Bypass BIL-Mandalika meliputi penanaman rumput dan pohon, antara lain bougenvile, tabebuya, ketapang kencana, dan pule di median jalan. Selanjutnya penanganan jalur lambat melalui pengurukan tanah, penanaman rumput dan pohon, seperti jenis trembesi, angsana, pule, dan jati.

Tidak hanya itu, Kementerian PUPR juga menata Bundaran BIL yang berada di titik nol (STA 0+000), ikon baru di kawasan Mandalika STA 11+100 yang biasa dimanafaatkan warga untuk spot swafoto serta Bundaran Sunggung STA 17+363.

Kemudian penataan dan pelebaran jalan eksisting menambah lajur menjadi empat  lajur pada ruas Kuta – Kruak sepanjang 5,3 km. Penataan dilakukan mulai dari Bundaran Sunggung Bypass BIL – Mandalika STA 17.3 hingga Bundaran Tri Putri di Jalan nasional Sengkol – Kuta, termasuk akses utama menuju Sirkuit Mandalika.

Baca Juga: Amesta Living Surabaya Sukses Terjual, 300 Unit Rumah Tahap Pertama Segera Dibangun

Dukungan infrastruktur juga dilakukan dengan membangun sistem drainase kawasan yang terintegrasi dengan drainase di dalam Sirkuit Mandalika serta kegiatan peningkatan kualitas hunian layak atau dikenal dengan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menjadi homestay.

Selanjutnya rombongan Presiden Jokowi menuju sarana hunian pariwisata di Desa Gerupuk dan koridor Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Keberadaan Sarhunta selain sebagai sarana Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika – Lombok, juga bisa menjadi alternatif hunian bagi para wisatawan yang saat perhelatan MotoGP 2022.

Saat meninjau kawasan homestay, Jokowi ingin agar Mandalika ini tidak hanya urusan balap motor, tetapi juga memberikan efek pertumbuhan ekonomi pada masyarakat. Oleh sebab itu, pada beberapa desa di Mandalika telah dibangun homestay dan sekarang siap sekitar 300 homestay.

Baca Juga: Astonia Park View Hadirkan Kawasan Hunian Modern Terjangkau di Gresik

Secara keseluruhan pembangunan homestay sebanyak 300 unit yang sudah terbangun di Desa Gerupuk dan Kuta, ditambah koridor Sirkuit Mandalika 196 unit yang akan direhabilitasi.  Pembangunan homestay mengadopsi kearifan lokal seperti Bale Lumbung dan Bale Bonter. Jadi konsepnya rumah lumbung dan berdasarkan kearifan Suku Sasak.

Turut hadir dalam rombongan Presiden, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian dan Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

Sharp 300 x 250 Nov 2021

PROPERTI TV

BERITA TERBARU