Sunday, September 19, 2021

Pembangunan Infrastruktur di Papua dan Papua Barat Makin Bersinar

Pemerintah terus menggelontorkan triliun rupiah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, termasuk gedung sekolah agar kesejahteraan bisa dirasakan masyarakat Papua.

PropertiTerkini.com, (PAPUA) — Pemerintah tidak henti-hentinya untuk terus memberikan perhatian pada provinsi di ujung timur Indonesia ini, yaitu Provinsi Papua dan  Papua Barat. Harapannya paling tidak bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan, mengurangi indeks kemahalan dan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia.

Salah satunya dilakukan oleh Kementerian PUPR dengan mengambil langkah-langkah terobosan pembangunan infrastruktur dengan lebih terpadu, tepat, fokus dan bersinergi dengan kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah. “Hal ini sesuai dengan amanat Inpres No.9 Tahun 2020 dan arahan Bapak Presiden Joko Widodo,” ujar Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR.

Baca Juga: 4 Venue PON XX Papua Siap Digunakan

Pada TA 2021 ini alokasi anggaran pembangunan infrastruktur PUPR untuk Provinsi Papua Rp6,19 triliun untuk bidang Sumber Daya Air (SDA) Rp732,87 miliar, jalan dan jembatan Rp4,49 triliun, permukiman Rp683,03 miliar dan perumahan Rp288,35 miliar. Berdasarkan data saat ini progres fisik pembangunan infrastruktur di Papua TA 2021 sebesar 37,95 persen dan keuangan sebesar 41,06 persen.

Sementara di Provinsi Papua Barat dialokasikan sebesar Rp3,75 triliun yang digunakan untuk bidang SDA Rp543,27 miliar, jalan dan jembatan Rp2,66 triliun, permukiman Rp312,23 miliar dan perumahan Rp228,83 miliar. Berdasarkan data saat ini progres fisik pembangunan infrastruktur di Papua Barat TA 2021 sebesar 44,09 persen dan keuangan sebesar 42,9 persen.

Menurut Basuki, peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua salah satunya dilakukan dengan membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan akses serta konektivitas dari darat maupun multimoda, diantaranya yakni pembangunan Jalan Trans Papua dengan total panjang 3462 km.

Baca Juga: Tol Seksi Kelapa Gading-Pulo Gebang Selesai Juli Ini

Dari total panjang tersebut, saat ini jalan yang telah tembus sepanjang 3.446 km, dengan kondisi teraspal sepanjang 1.733 km, belum teraspal 1.712 km dan belum tembus 16 km. Pada tahun 2021 penanganan Jalan Trans Papua di Papua yakni sepanjang 139 km dan Papua Barat 120 km meliputi pembangunan baru, pembukaan jalan dan peningkatan struktur atau perkerasan.

Selain itu Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan pembangunan Jalan Perbatasan di Papua dengan total panjang 1.098 km, dimana telah tembus 931km dengan kondisi teraspal sepanjang 756 km.

Pada tahun 2021 tengah dikerjakan Jalan Perbatasan di Papua sepanjang 34 km meliputi pembangunan baru, pembukaan jalan dan peningkatan struktur atau perkerasan. Di daerah perbatasan, Kementerian PUPR membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun dengan progres 8 persen dengan target selesai April 2022) dan PLBN Sota yang telah selesai pada 2020, termasuk sarana pasar.

Selanjutnya untuk dukungan pengembangan kapasitas SDM, Kementerian PUPR membangun sebanyak 179 sekolah dan keagamaan sudah ditangani, 1 PTN, dan 8 sarana olahraga di Papua. Selain itu Kementerian PUPR juga melaksanakan pelatihan SDM jasa konstruksi yang melibatkan mitra kerja asli Papua dan Papua Barat.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bedah 250 Rumah di Gorontalo Utara

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi setempat, Kementerian PUPR telah menyelesaikan rehab atau rekon Pasar Wouma di Wamena pada 2020 dengan anggaran Rp2,1 miliar dan rehab atau rekon 403 ruko di Wamena pasca konflik sosial dengan anggaran Rp138,6 miliar. Selanjutnya Kementerian PUPR tengah melakukan lelang pembangunan Pasar Thumburuni di Fakfak, Papua Barat dengan rencana mulai konstruksi awal Agustus 2021.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU