Tuesday, January 31, 2023

Mau Renovasi Rumah, Silakan Konsultasi Lewat Klinik Rumah Swadaya

Target penerima Klinik Rumah Swadaya antara lain masyarakat yang menerima bantuan stimulan perumahan atau perbaikan rumah, masyarakat yang ingin memperbaiki rumah, dan masyarakat umum.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan meluncurkan Program Klinik Rumah Swadaya (KRS). Ini adalah salah satu terobosan baru guna melayani masyarakat yang ingin berkonsultasi dalam hal renovasi rumah maupun program bantuan perumahan.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan bahwa, Klinik Rumah Swadaya dapat diakses secara online dan offline sehingga dapat mendorong pemenuhan rumah layak huni di Indonesia.

Baca Juga: 10 Tower Rusun Pekerja KIT Batang Rampung Dibangun Kementerian PUPR

“Kami memiliki Program Klinik Rumah Swadaya untuk mempermudah masyarakat yang ingin berkonsultasi soal perumahan,” kata Iwan di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (17/10/2022).

Iwan menerangkan, KRS merupakan kegiatan pemberian pelayanan informasi dan bantuan teknis kepada masyarakat secara individu dan kelompok untuk meningkatkan keswadayaan masyarakat dalam pemenuhan rumah layak huni.

Setidaknya ada lima ruang lingkup pelayanan KRS antara lain pertama perencanaan rumah seperti desain, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan proses perizinan. Kedua, pelaksanaan konstruksi antara lain layanan pemilihan material dan penentuan tukang.

Baca Juga: Dekoruma Resmikan Dekoruma Experience Center Pertama di Kota Solo

Ketiga, pengawasan konstruksi seperti pengawasan pembangunan dan perbaikan rumah. Selanjutnya keempat, pengelolaan, pemeliharaan dan pengembangan rumah, serta kelima adalah layanan KRS dapat diakses secara online dan offline.

“Target penerima Klinik Rumah Swadaya antara lain masyarakat yang menerima bantuan stimulan perumahan atau perbaikan rumah, masyarakat yang ingin memperbaiki rumah, masyarakat umum,” terangnya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa III Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, M Salahudin Rasyidi mengungkapkan, pihaknya terus mendorong pelayanan prima bidang perumahan melalui Klinik Rumah Swadaya (KRS). Masyarakat bisa melakukan konsultasi mengenai berbagai program perumahan baik secara individu maupun berkelompok.

Baca Juga: Kawasan Kumuh di Belawan Siap Ditata Agar Layak Huni

“Layanan KRS di Provinsi D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah dapat diakses secara online via website www.krs.perumahan.go.id, media sosial instagram @pupr_krs_jawa3, email krsjawa3@gmail.com maupun Whatsapp di nomor +6282137191145 maupun secara offline di Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa III Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR di Jalan Laksda Adisucipto No.165 Demangan, Caturtunggal, Depok, D.I.Yogyakarta,” terangnya.

Tujuan pelaksanaan KRS, imbuhnya, antara lain memberikan pelayanan bantuan teknis kepada masyarakat D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah, memberikan layanan informasi tentang rumah layak huni, meningkatkan keswadayaan masyarakat dalam pemenuhan rumah layak huni, dan mengukur tingkat kebutuhan masyarakat terhadap layanan rumah layak huni.

Baca Juga: Program BSPS di Sulteng Sasar 5.915 RTLH

“Saat ini kami juga membuka stan Klinik Rumah Swadaya (KRS) dalam Pameran BTN Properti Expo di Hartono Mall Jogja mulai 17 – 23 Oktober 2022. Kami harap masyarakat bisa datang dan berkonsultasi langsung untuk mendapat berbagai informasi soal perumahan,” katanya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU