Sunday, September 19, 2021
Pasang Iklan disini ....

Lampu Hijau Menhub untuk Sinar Mas Land Bangun Stasiun Jatake

Stasiun Jatake akan dibangun 3 lantai, di lahan seluas 2.806 m2. Stasiun ini berada di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang dan terletak di antara Stasiun Cicayur dan Stasiun Parung Panjang.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan dukungan langsung terhadap pembangunan Stasiun Kereta Api Jatake.

Pembangunan Stasiun Jatake akan dilakukan dengan skema konsesi antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan pihak swasta dalam hal ini PT Sinar Mas Land (Bumi Serpong Damai).

Baca Juga: Jaya Real Property Dukung Pengembangan Stasiun Pondok Ranji

“Pemerintah selalu memberikan dukungan bagi swasta untuk melakukan inisiatif membangun. Oleh karenanya dari diskusi yang sudah dilakukan, kami memutuskan akan memberikan izin untuk membangun Stasiun Jatake ini,” kata Menhub saat meninjau titik lokasi rencana pembangunan Stasiun Kereta Api Jatake, di Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (6/3/2021) lalu.

Dikutip dari siaran pers Kemenhub, Budi Karya mengatakan, beberapa hari yang lalu PT Sinarmas Land telah mempresentasikan rencana pembangunan stasiun dan mengajukan beberapa alternatif titik lokasinya.

“Memang ada beberapa catatan, tapi bisa didiskusikan dengan Ditjen Perkeretaapian dan PT KAI. Kami berharap pembangunan dapat dilakukan sesegera mungkin,” ucap Menhub.

Baca Juga: Gandeng 13 Bank, Sinar Mas Land Beri Diskon Besar di Program WFH

Menhub menjelaskan, dengan pembangunan Stasiun Jatake ini akan memberikan sejumlah manfaat bagi masyarakat yakni, memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, mengembangkan kawasan pemukiman yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan menggiatkan kegiatan ekonomi di masa pandemi.

“Upayakan pembangunan stasiun ini melibatkan masyarakat setempat agar saudara kita yang terdampak bisa mendapatkan pekerjaan. Harapannya ini bisa selesai dalam satu tahun,” tutur Menhub.

menteri budi karya sumadi
Menhub Budi Karya Sumadi dan rombongan saat meninjau titik lokasi rencana pembangunan Stasiun Kereta Api Jatake, di Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (6/3/2021) lalu/ dok. Kemenhub.

Beriringan dengan Pemukiman

Sebelumnya, pada November 2020 lalu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Bumi Serpong Damai, Tbk telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pembangunan, Penyerahan, Pengoperasian, Perawatan dan Pengusahaan Stasiun Baru di KM 36+700 s.d KM 37+200 antara Cicayur-Parung Panjang Lintas Tanah Abang-Merak, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Stasiun baru tersebut dibangun di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang dan terletak di antara Stasiun Cicayur dan Stasiun Parung Panjang.

Dibangun di atas lahan seluas 2.806 m2, stasiun ini akan memiliki 3 lantai. Dilengkapi fasilitas pendukung kenyamanan pelayanan sesuai standar pelayanan, dilengkapi dengan eskalator, lift, area komersial, perparkiran sepeda, motor, dan mobil serta fasilitas integrasi moda lanjutan.

Baca Juga: Jumlah Penghuni Meningkat, Citra Maja Raya Siap Bangun Stasiun Baru

Pembangunan stasiun juga dilakukan beriringan dengan pembangunan pemukiman oleh BSD di kawasan tersebut. Pembangunan stasiun baru tersebut direncanakan akan dimulai konstruksinya pada Maret 2021 dengan target penyelesaian selama 1,5 tahun.

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo mengatakan kolaborasi BUMN dan swasta ini untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang yang hendak beraktivitas ke DKI Jakarta menggunakan transportasi KRL Commuter Line yang dikenal murah, cepat, aman, dan nyaman.

“Kerja sama ini merupakan wujud keterlibatan aktif sektor swasta dan BUMN dalam pembangunan infrastruktur untuk melayani masyarakat tanpa membebani APBN. Semoga kerja sama ini bisa menjadi pilot project Swasta dan BUMN dalam membangun perekonomian nasional,” ujar Didiek dikutip dari siaran pers KAI.

Baca Juga: Summarecon Makassar Menuju “New City, New Opportunity”

Sementara Siswanto Adisaputro, Kuasa Direksi BSD berharap dengan dibangunnya stasiun baru di Desa Jatake ini pihaknya dapat memenuhi kebutuhan transportasi umum masyarakat BSD dan sekitarnya yang mana terdapat pengembangan perumahan dan kota mandiri skala besar.

“Kegiatan hari ini semoga dapat berjalan dengan lancar dan diselesaikan dengan baik sehingga dapat diwujudkan sistem transportasi, infrastruktur, manajemen transportasi yang baik. Sehingga akan terwujud kota yang terintegrasi antara area hunian, area komersial, dan transportasi massal yang berorientasi TOD,” ujar Siswanto.

Penandatanganan PKS antara PT KAI dan PT BSD tentang Pembangunan, Penyerahan, Pengoperasian, Perawatan dan Pengusahaan Stasiun Jatake.
Penandatanganan PKS antara PT KAI dan PT BSD tentang Pembangunan, Penyerahan, Pengoperasian, Perawatan dan Pengusahaan Stasiun Jatake. (dok. KAI)

Stasiun Jatake akan dilayani KRL rute Tanah Abang, Serpong, Parung Panjang, Maja, dan Rangkasbitung.

Saat ini terdapat 218 perjalanan KRL per hari untuk lintas Tanahabang-Rangkasbitung dengan rata-rata volume pengguna KRL per hari sebanyak 80 ribu pengguna.

Baca Juga: Tinggi Peminat Ruko, Paramount Land Kembali Rilis Aniva Grande

Dengan adanya stasiun baru tersebut, diharapkan jumlah pengguna KRL yang terlayani akan semakin meningkat.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU