Friday, July 30, 2021
Pasang Iklan disini ....

Kementerian PUPR Gelar Groundbreaking Rusun ASN BPKP di Malut

Rusun 3 lantai senilai Rp21,608 miliar ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan hunian para ASN di lingkungan BPKP Kota Sofifi.

PropertiTerkini.com, (MALUKU UTARA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) laksanakan groundbreaking pembangunan rusun ASN BPKP di Kota Sofifi, Maluku Utara, Kamis (3/6/2021).

Adanya rusun ini sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi para ASN yang bertugas di Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Kota Sofifi, Provinsi Maluku Utara. Rusun ini nantinya akan memiliki 3 lantai dengan 44 unit hunian dengan total biaya pembangunan sekitar Rp21,608 miliar.

Baca Juga: CitraGarden Sidoarjo Kembali Pasarkan Klaster Baru

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) secara simbolis kepada masyarakat penerima bantuan. Jumlah rumah tidak layak huni yang dibantu Kementerian PUPR melalui Program BSPS sebanyak 120 unit yang berada di Kota Tidore Kepulauan.

Menurut Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan (SSPP), Dwityo Akoro Soeranto, sesuai amanah Undang – Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2011 tentang rusun bahwa untuk memenuhi kebutuhan hunian yang layak dan terjangkau pemerintah bertanggung jawab atas pembangunan Rusun Umun, Rusun Khusus dan Rusun Negara.

Untuk itu, kata dia, Kementerian PUPR memberikan bantuan pembangunan rumah rusun berupa bangunan beserta  prasarana, sarana dan utilitas serta  perlengkapannya meubelair seperti tempat tidur, lemari pakaian, kursi dan meja sehingga membuat para penghuni tinggal dengan nyaman.

Baca Juga: Sinar Mas Land Fasilitasi Vaksin di QBig BSD City

“Para ASN BPKP yang tugas di Kota Sofifi nanti tinggal membawa koper pakaian saja. Fasilitas di Rusun ini semua sudah lengkap ada meubelairnya dan kami juga akan melengkapi dengan prasarana, sarana dan utilitasnya,” ujar Dwityo .

Dwityo melanjutkan, guna menyukseskan pembangunan rusun diperlukan keterlibatan pemda dalam memberikan proses perizinan khususnya penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sehingga bangunan Rusun memenuhi prinsip keandalan bangunan gedung.

Sementara itu Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara, Aryanto Wibowo, mengatakan pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan rusun dari Kementerian PUPR. Adapun lahan yang akan digunakan untuk lokasi pembangunan Rusun adalah hibah dari Pemprov Maluku Utara.

Baca Juga: Rusun Ponpes Miftahul Khoir Lakukan Groundbreaking

Pihaknya berharap dengan pembangunan rusun ASN ini bisa meningkatkan kinerja dan semangat  pegawai dalam melaksanakan pengawasan keuangan dan pembangunan. Selain itu, Pemda juga bisa memberikan kemudahan dan kelancaran dari awal sampai akhir proses pembangunan rusun ini.

“Di depan rusun ini nantinya juga akan dibangun Kantor perwakilan BPKP dan Rumah Dinas Jabatan. Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR karena kami dapat hibah Rusun sebagai tempat tinggal para ASN BPKP Pemprov Maluku Utara. Kami harap seluruh pegawai BPKP Maluku Utara bisa pindah kesini dan mendorong mempercepat kawasan khusus Sofifi,” ujar Aryanto.

Baca Juga: Basuki Tinjau Penataan DPSP Labuan Bajo

Bangunan tiga lantai ini dengan rincian lantai 1 sebanyak 12 unit. Sedangkan di lantai 2 dan 3 masing-masing 16 unit jadi totalnya ada 44 unit hunian. Luas bangunannya berukuran 19,15 x 66,95 meter atau 1.285,10 meter persegi. Sedangkan tipe hunian adalah tipe 36.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU