Tuesday, September 28, 2021

Kementerian PUPR Bangun Rumah Khusus di Wamena

Kementerian PUPR lakukan pembangunan rumah khusus pasca kerusuhan di Wamena sebanyak 193 unit. Rumah tipe 36 ini dibangun dengan tipologi rumah konvensional tunggal.

PropertiTerkini.com, (WAMENA) — Sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk menyediakan perumahan terjangkau dan layak huni dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia. Inilah yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun perumahan terjangkau secara merata di seluruh Indonesia.

Salah satunya adalah pembangunan rumah khusus sebanyak 193 unit bagi masyarakat di Wamena, Papua, yang mengalami kerusakan akibat kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Baca Juga: 147 Rumah Khusus di Papua Siap Dibangun Kementerian PUPR

“Kami membangun sebanyak 193 unit rumah khusus pasca kerusuhan untuk masyarakat Wamena di Papua,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Rumah khusus pasca kerusuhan tersebut dibangun dengan tipe 36 dengan tipologi rumah konvensional tunggal. Dalam proses pembangunannya, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR menjalin kerja sama dengan Dit. Zeni TNI-AD serta Dinas Perumahan Kota Wamena.

“Kami melibatkan TNI dan Dinas Perumahan Kota Wamena untuk membangun rumah khusus ini. Jumlah personel ZENI TNI yang terlibat sebanyak 150 orang. Sedangkan titral anggaran pembangunan untuk 193 rumah khusus tersebut sebesar Rp 74,25 Milyar,” kata Khalawi.

Baca Juga: Di BlanjaProperti’21, Metland Jual Rumah Mulai Rp300 Juta

Khalawi menjelaskan, pada tahun anggaran 2019 lalu Direktorat Jenderal Perumahan yang ditugasi untuk melaksanakan pembangunan tersebut telah berhasil membangun rumah khusus tahap pertama sejumlah 20 unit. Saat ini proses pembangunan rumahnya telah selesai 100 persen dan telah dihuni oleh masyarakat.

“Untuk pembangunan rumah khusus pasca kerusuhan tahap pertama di Wamena telah terbangun sebanyak 20 unit dan saat ini sudah dapat dihuni oleh masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Khalawi menambahkan, jumlah kekurangan rumah khusus juga telah dilaksanakan pada tahun 2020 lalu yakni proses pembangunan tahap kedua sebanyak 173 unit. Pembangunan rumah khusus tahap kedua dilaksanakan terbagi ke dalam 20 kelompok berdasarkan zonasi.

Baca Juga: Target Konstruksi Jalan Tol Ciawi – Sukabumi Seksi 2 Rampung Agustus 2021

“Kami berharap bangunan Rusus ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di Wamena,” harapnya.

BERITA TERKAIT

Pasang Iklan disini ...

PROPERTI TV

BERITA TERBARU