Youtube Channel PT
Thursday, May 23, 2024

Bendungan Lau Simeme Ditargetkan Rampung Juli 2024

Bendungan Lau Simeme mulai dikerjakan pada tahun 2017 dengan biaya Rp1,65 triliun.

PropertiTerkini.com, (DELI SERDANG) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II Direktorat Jenderal Sumber Daya Air tengah memacu penyelesaian pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Staf Ahi Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja mengatakan Bendungan Lau Simeme ini merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) untuk pembangunan bendungan.

Baca Juga: Penyelesaian 61 Bendungan Terus Dikejar untuk Ketahanan Pangan dan Air

Menurut Endra pihaknya punya program pembangunan 61 bendungan dari 2014 sampai 2024. Sekarang sudah diselesaikan 42 bendungan yang sudah diresmikan dan dioperasikan. Masih ada 19 bendungan lagi yang jadi pekerjaan rumah.

“Salah satunya Bendungan Lau Simeme yang kita targetkan selesai Juli 2024 ini,” kata Endra.

Bendungan Lau Simeme mulai dikerjakan pada tahun 2017 dengan biaya Rp1,65 triliun. Konstruksi bendungan dikerjakan oleh PT Wijaya Karya – PT Bumi Karsa (KSO) untuk Paket 1 serta PT Pembangunan Perumahan (PP) – PT Andesmon Sakti (KSO) untuk Paket 2.

Bendungan berkapasitas tampung 21,07 juta m3 ini memiliki dua fungi utama yaitu untuk reduksi banjir area Kota Medan sebesar 289 m3/detik serta penyediaan air baku sebesar 3.000 liter/detik.

Baca Juga: Tingkatkan Prestasi Olah Raga, Kementerian PUPR Renovasi Stadion Teladan Medan

Selain itu juga memiliki fungsi tambahan untuk penyediaan energi listrik sebesar 1 MW serta sebagai destinasi pariwisata.

“Mudah-mudahan dengan keberadaan bendungan ini bisa mengurangi debit banjirnya hingga 30 persen. Selain itu dapat menambah suplai air baku untuk 600 ribu jiwa di Medan dan Deli Serdang,” ujar  Endra.

Bendungan Lau Simeme didesain dengan tipe zonal timbunan batu yang memiliki tinggi 69,50 meter dari sungai, panjang puncak bendungan 205 meter dengan luas area genangan 125,84 hektar.

Konstruksinya sekarang sudah mencapai 78 persen, tinggal melanjutkan pembangunan main dam saja dari ketinggian 212 meter menjadi 253 meter.

Baca Juga: Bantuan Air Bersih Hadir Bantu Korban Bencana Banjir di Sumatera Barat

Saat ini Kementerian PUPR sedang menyelesaikan urusan lahan, diharapkan koordinasi dengan berbagai pihak bisa segera dituntaskan agar bendungan ini bisa selesai dan impounding di akhir Juni 2024 atau selambat-lambatnya Juli 2024.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Demo Half Page