Thursday, February 9, 2023

Tingkatkan Pertumbuhan Properti, REI dan AREBI Sepakati Kerja Sama

AREBI bisa mendukung REI dengan pelayanan pemasaran yang profesional sehingga bisa memberikan kepuasan kepada konsumen saat membeli properti yang dikembangkan anggota REI

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) dan Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Jumat (22/7/2022).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Ketua Umum REI, Totok Lusida dan Ketua Umum AREBI, Lukas Bong yang disaksikan oleh Sekretaris Jenderal AREBI, Sulihin Widjaja dan Founder of AREBI and FIABCI World President Elect 2022-2023, Budiarsa Sastrawinata.

Baca Juga: Pengelola Mall Perlu Berinovasi Meningkatkan Pengalaman Pengunjung

Beberapa poin dari Nota Kesepahaman REI dan AREBI antara lain, saling mendukung dan bekerja sama di dalam bidang pemasaran properti baik perumahan, pertanahan,  komersial area dan seluruh produk properti lainnya yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Lalu menjalin kerja sama dalam tukar informasi data tentang hal-hal yang terkait dengan properti yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak, dan membangun kerja sama kegiatan dalam bidang  promosi dan pameran properti bersama-sama.

“Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam sektor properti, dan juga untuk mempercepat laju pertumbuhan bisnis ini, serta menjaga iklim yang kondusif, untuk itu maka sepatutnya para stakeholders dalam bisnis ini saling bersinergi dalam aspek-aspek yang saling menguntungkan,” kata Ketua Umum AREBI Lukas Bong.

Baca Juga: Paramount Land dan JMRB Kembangkan Kawasan Properti di Paramount Petals

Sementara Ketua Umum REI, Totok Lusida mengatakan, AREBI memiliki peran besar dan menjadi ujung tombak pemasaran properti yang dikembangkan anggota REI.

“REI akan terus berjuang mendukung pemulihan ekonomi nasional. Seperti diketahui, sektor properti memiliki multiplier effect bagi 174 industri terkait lainnya dan 350 UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) sehingga jika sektor properti bangkit maka dampaknya akan terasa terhadap perekonomian negara secara keseluruhan,” ujar Totok.

Lebih lanjut Totok Lusida mengatakan, sektor properti sudah terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sektor properti bahkan mampu menyumbang sekitar 13,6% bagi Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2020 baik dari penjualan properti, tanah, kegiatan konstruksi dan lain-lain.

Baca Juga: PSR Tembus 466.011 Unit di Semester I 2022

Ditambahkan Lukas Bong, AREBI optimistis industri properti akan semakin bergairah dengan semakin meredanya pandemi Covid-19 dan saat ini tengah menuju endemi. AREBI juga akan terus mendorong agar para broker properti bekerja secara profesional sehingga bisa memanfaatkan momentum rebound properti.

“Anggota AREBI semakin bersemangat menawarkan jasa profesional dalam transaksi jual beli dan sewa properti. Semakin banyak transaksi properti, berarti ikut serta mendorong roda ekonomi Indonesia agar lebih cepat bergerak maju dan memberikan dampak langsung terhadap kebangkitan perekonomian,” kata Lukas Bong.

Sementara Founder of AREBI and FIABCI World President Elect 2022-2023, Budiarsa Sastrawinata mengatakan, hubungan REI dan AREBI selama ini sudah baik. Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini diharapkan bisa lebih baik lagi.

Baca Juga: Harga Rumah di Depok Meningkat 8,98 Persen 

“AREBI bisa mendukung REI dengan pelayanan pemasaran yang profesional sehingga bisa memberikan kepuasan kepada konsumen saat membeli properti yang dikembangkan anggota REI. Dengan begitu bisnis properti semakin bergairah di masa datang dengan sinergi ini,” ujar Budiarsa Sastrawinata.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU