Saturday, October 23, 2021

Pertama di Indonesia, Begini Konsep Hunian Coliving Senilai Rp1 Triliun

The Parc Apartment adalah hunian coliving pertama di Indonesia, dimana 70% areanya didedikasikan sebagai fasilitas bersama, ruang rekreasi dan area hijau yang terintegrasi dengan area superblok SouthCity. Kini apartemen dijual dengan cicilan hanya Rp99.000 per hari.

PropertiTerkini.com – Tampil dengan terobosan dan konsep beda, tentunya semakin membuat pasar tertarik akan tawaran tersebut. Apalagi generasi milenial yang memang belum sepenuhnya ‘melek’ properti.

Baca Juga: Sasar Milenial, The Parc Apartment Tawarkan Lima Keunggulan

Hal ini pula jadi alasan dasar PT Setiawan Dwi Tunggal, pengembang kawasan hunian terpadu seluas 55 hektar di Pondok Cabe, SouthCity untuk segera mewujudkan hunian berkonsep coliving pertama di Indonesia.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan pengembang menggelontorkan dana sebesar Rp1 triliun untuk membangun apartemen tersebut.

The Parc yang juga masih berada di kawasan Cinere, Selatan Jakarta ini akan dibangun sebanyak 1.701 unit. Apartemen dibangun di lahan seluas 1,5 hektar, dimana nantinya konsep coliving akan tercermin dari 70% area yang didedikasikan sebagai fasilitas bersama, ruang rekreasi dan area hijau yang terintegrasi dengan area superblok SouthCity.

“Kami mendesain The Parc Apartemen menjadi sebuah manifestasi dari kehidupan komunal. Kami menyediakan kesempatan bagi penghuni untuk saling berbagi dan berkolaborasi, namun tetap mengutamakan privasi, fungsi dan kenyamanan,” ujar CEO & Direktur SouthCity, Peony Tang saat Grand Launching The Parc di Jakarta, Sabtu (27/4/2019).

Tidak sekadar sebuah hunian, lanjut Peony, The Parc juga sebuah tempat untuk melahirkan inspirasi terbaik dan membangun hubungan yang bermakna.

Baca Juga: KAWASAN CINERE: Perlahan Semakin Memikat

“The Parc menjadi tempat untuk saling berhubungan dalam komunitas dan didesain untuk berbagi kehidupan dengan orang lain untuk kehidupan yang lebih baik,” kata dia.

Terjual 60 Persen

The Parc Apartment terdiri dari 3 tower setinggi 13 lantai yang direncanakan sebanyak 1.701 unit. Adapun sebanyak 392 di tower pertama sudah terjual hingga 60%. Pengembang pun segera membuka penjualan tower kedua dari hunian coliving tersebut.

“Kami menargetkan penjualan hingga 80% tahun ini dan setelah itu akan mulai memasarkan tower dua,” kata Stevie Jaya, Associate Director SouthCity.

Untuk memudahkan konsumen, utamanya kaum milenial memiliki hunian di The Parc, pengembang telah menyediakan skema pembayaran ringan. Cukup dengan cicilan sebesar Rp99.000 per hari, konsumen sudah bisa memiliki hunian prestisius tersebut.

Tower pertama yang direncanakan mulai dibangun pada akhir tahun ini menyediakan 3 tipe, yakni Studio (22,55 m2), 1 Bedroom (30,06-36,66 m2) dan 2 Bedroom (45,10 m2). Saat ini, The Parc dibandrol dengan harga promo dan terjangkau mulai dari Rp357 juta sampai dengan Rp707 jutaan per unit. Konstruksi tower pertama ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.

Baca Juga: Perbankan Bidik Ceruk Pasar Milenial Bandung Raya

Gandeng GoWork

Dalam upaya menyediakan fasilitas untuk berkolaborasi, SouthCity juga menggandeng GoWork, penyedia jasa coworking space yang sudah memiliki nama di Indonesia. Dalam kerjasama ini, GoWork selaku operator akan mengadakan berbagai kegiatan komunitas, menyediakan fasilitas coworking space, dan juga fasilitas lain yang memungkinkan penghuninya berbagi dan berkolaborasi.

Peony menyebutkan GoWork memiliki pengalaman dalam menyediakan 35.000 meter persegi coworking space yang tersebar di 17 lokasi di Indonesia. GoWork juga memiliki komunitas yang berjumlah lebih dari 9.000 anggota lewat platform aplikasi.

the parc apartment
Kanan ke Kiri: Agus Soegiarto, Shareholder; Igianto Joe, Shareholder; Sukardi Tandiono, Shareholder; Peony Tang, President Director; dan Stevie Faverius Jaya, Sales and Marketing Associate Director./ Foto: dok. South City

“Salah satu kunci kekuatan GoWork adalah semangat berkolaborasi. Kerjasama strategis ini adalah yang pertama di Indonesia. Kami berharap dengan kerjasama ini kami pun turut memenuhi semangat SouthCity dalam mengembangkan hunian dengan filosofi work, life and play,” sambung Vanessa Li, CEO GoWork.

Baca Juga: Muasal Coworking Space dari Tahun ke Tahun

Tujuan diadakannya kerjasama ini adalah untuk memastikan para penghuni bisa menikmati keuntungan dari coliving. Dimana hunian coliving, lanjut Peony tak sekadar berbagi fasilitas umum, tetapi merupakan personafikasi dari kolaborasi dan komunitas, cara bagi para penghuni untuk berbagi ketertarikan, sumber daya dan impian dengan penghuni lain untuk mencapai tujuan hidup yang lebih terarah.

“Kami yakin, konsep coliving akan mengubah wajah industri properti dalam banyak hal, sama seperti konsep ekonomi berbagi telah mengubah dunia bisnis. Untuk memenuhi kebutuhan kaum milenial, pengembang harus lebih inovatif dan terbuka terhadap perubahan, untuk sektor properti, artinya harus bisa mengintegrasikan konsep live, work and play, dalam produknya,” tegas Peony.

Investasi Properti

Selain itu, berkaca dari Uber dan Airbnb, yang telah lebih dahulu mengembangkan konsep ekonomi berbagi, SouthCity juga menggandeng PropertiAnda.com. Sebuah perusahaan digital yang mengembangkan konsep investasi properti melalui dana bersama (crowdfunding).

Baca Juga: Crowdfunding, Alternatif Investasi Properti “Patungan”

Sebagai informasi, PropertiAnda.com merupakan pengembangan model fintech yang menawarkan platform layanan proptech (property technology) berbasis crowdfunding untuk berinvestasi pada aset properti. Layanan ini mengakomodasi beberapa orang untuk membeli sebuah properti secara bersama-sama mulai dari Rp500.000, mendapatkan income dari biaya sewa properti dan menjual investasi tersebut kapan saja.

“Sejarah menyebutkan bahwa properti merupakan investasi yang konsisten, stabil dan dapat memberikan kesempatan untuk masyarakat yang ini berinvestasi jangka panjang, tanpa harus memiliki modal besar, konsultan properti atau kurang likuiditas,“ terang William Suwandi, Co-Founder Properti Anda.

3 COMMENTS

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU