Tuesday, September 28, 2021

Mantap, Rusun ASN Kembali Dibangun di Bogor

Para ASN asal Kementerian PUPR di Bogor bakal menerima rusun ASN sebanyak 92 unit yang diharapkan selesai Agustus 2021. Nilai kontrak pembangunan rusun ASN PUPR ini senilai Rp57,2 miliar.

PropertiTerkini.com, (BOGOR) — Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bogor boleh bersenang hati, terutama yang belum memiliki tempat tinggal. Pasalnya, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan kembali membangun rumah susun (rusun) untuk para ASN di Citeureup, Kabupaten Bogor.

Rencananya rusun ASN setinggi delapan lantai ini akan ditujukan untuk para  ASN dari PUPR,  dengan kapasitas unit hunian sebanyak 92 unit.

Baca Juga: Wow, Hanya 75 Hari Bangun Rumah Teknologi Precast M Panel di Jakarta Garden City

“Masih banyak ASN Kementerian PUPR yang belum memiliki hunian yang layak. Kami berharap para ASN PUPR nantinya bisa menempati hunian vertikal ini dengan baik,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Senin (19/4/2021) sore.

Lahan untuk pembangunan rusun ASN ini  akan memanfaatkan sejumlah aset lahan milik Kementerian PUPR. Dengan demikian, nantinya para ASN bisa lebih dekat dengan lokasi kantor tempatnya bekerja sehari-hari.

Pembangunan rusun ASN PUPR di Citeureup dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa III. Lokasi pembangunannya berada di Jalan Pahlawan, Desa Sanja Kelurahan Citeureup, Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor tepatnya di Kawasan Kantor Balai Jasa Konstruksi, Citeureup, Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Rusun TOD Rawa Buntu Lakukan Topping Off

Menurut Ditto Ferakhim, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat, saat ini progres pelaksanakaan pembangunan fisik telah memasuki tahap pengecoran akhir atap atau topping off.

“Nilai kontrak pembangunan rusun ASN PUPR ini senilai Rp57,2 miliar. Akan ada 92 unit tipe 45. Dari 92 unit tersebut sebanyak 2 unit nantinya diperuntukkan untuk pegawai difabel,” ujar Ditto.

Kontraktor pelaksana pembangunan Rusun ini adalah PT Gariand Niagatama dengan Manajemen Konstruksi PT Yodya Karya (Persero). Pembangunan Rusun dilaksanakan mulai tanggal 22 Juli 2020 dan akan berakhir pada tanggal 30 Agustus 2021.

Baca Juga: Saatnya Beli Apartemen di Melbourne, Simak Keuntungannya

Ditto berharap kepada para pekerja di lapangan untuk tetap bersemangat dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan di lapangan meskipun dalam bulan Ramadhan. Pihaknya juga ingin pekerjaan di lapangan bisa selesai tepat waktu.

“Kami harap pekerjaan fisik Rusun ini bisa selesai tepat waktu. Saat ini progres pembangunan fisik sekitar 49 persen dan akan terus kami tingkatkan lagi hingga akhir Agustus mendatang,” harapnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa III yang diwakili Kasubbag TU Balai P2P, Rahmat Pamudji dan perwakilan Direktorat Rusun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rusun dan Rumah Khusus Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat, Rifi Firdaus.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU