Sunday, July 3, 2022

Lima Proyek Agung Podomoro Paling Favorit di Jawa Barat

Hingga September 2020, proyek Kota Kertabumi, Vimala Hills, Podomoro Golf View dan Podomoro Park Bandung membukukan marketing sales sekitar 63 persen dari total marketing sales di luar tanah industri.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Agung Podomoro adalah salah satu pengembang properti yang tetap moncer penjualannya di tengah pandemi Covid-19. Setidaknya ada lima proyek utama, termasuk dua proyek baru di wilayah Jawa Barat.

Lima proyek Agung Podomoro tersebut, yakni Kota Podomoro Tenjo dan Kota Kertabumi yang merupakan dua proyek pengembangan baru. Selanjutnya, Podomoro Park Bandung, Podomoro Golf View (PGV), Kota Kertabumi dan Vimala Hills.

Baca Juga: Marketing Sales Agung Podomoro Land Capai Rp2,4 Triliun di September 2020

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda menjelaskan, Agung Podomoro merupakan salah satu pengembang besar yang tetap konsisten menjalankan proyek propertinya dalam berbagai situasi.

Di tengah krisis ekonomi saat ini, sebut Ali, pengembang seperti inilah yang dibutuhkan dan juga semakin dipercaya oleh konsumen.

“Properti adalah salah satu tolak ukur bergeraknya roda ekonomi. Melihat komitmen Agung Podomoro dan respon besar konsumen Jawa Barat untuk tetap membeli properti saat pandemi, ini hal yang sangat positif dan membuat optimis,” kata Ali dalam webinar Agung Podomoro Group bertajuk “Proyek Properti Agung Podomoro Paling Ngegas di Jawa Barat”, Kamis (5/11/2020).

Ali menambahkan dibanding negara lain, kondisi Indonesia sesungguhnya memiliki fundamental yang cukup bagus. Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam dua kuartal terakhir di 2020 masih negatif, namun masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain yang memperlihatkan pertumbuhan negatif yang sangat tinggi.

Baca Juga: Apartemen Baru di Kota Modern Segera Diluncurkan

Inflasi Indonesia masih sangat terjaga, lanjut Ali, dan tren suku bunga relatif menurun. Itu sebabnya dapat dipercaya bahwa pengalaman China yang berhasil bangkit dari pandemi dengan pertumbuhan ekonomi yang sudah positif sebesar 3,2 persen, dapat diikuti Indonesia.

“Di China, ekonomi berangsur membaik secara bertahap dan ini merupakan harapan yang baik. Strategi Agung Podomoro untuk tetap ngegas di Jawa Barat bisa semakin mempercepat recovery ekonomi wilayah ini. Karena itu mestinya harus didukung penuh oleh pemerintah daerah,” tambah Ali.

Marketing Director Agung Podomoro, Agung Wirajaya menjelaskan, selama pandemi, permintaan properti di lima proyek tersebut justru meningkat.

Hingga September 2020, kata dia, dari empat proyek PT Agung Podomoro Land Tbk., yang menjadi bagian Agung Podomoro Group, di Jawa Barat yaitu Kota Kertabumi, Vimala Hills, Podomoro Golf View dan Podomoro Park Bandung membukukan marketing sales sekitar 63 persen dari total marketing sales di luar tanah industri.

Baca Juga: Promo TOTAL Dorong Penjualan Apartemen The Parc

Sementara proyek Kota Podomoro Tenjo di bawah Agung Podomoro Group sudah mendapatkan minat dari pembeli lebih dari 1.400 unit dalam dua bulan.

“Inilah yang membuat kami tetap ngegas untuk segera menghadirkan properti terbaik bagi ribuan konsumen Agung Podomoro,” jelas Agung.

Agung mengatakan respon positif masyarakat dalam berinvestasi di unit bisnis Agung Podomoro membuktikan sektor properti di wilayah Jawa Barat tetap solid.

Belajar dari situasi dan tren perilaku konsumen sejak pandemi di awal Maret 2020 lalu, menurut Agung, ada empat hal yang mempengaruhi keputusan pembelian aset properti pada proyek Agung Podomoro di Jawa Barat.

Pertama, aspek kesehatan dan kelengkapan infrastruktur. Masa pandemi ini, kata Agung, masyarakat memiliki kesadaran tinggi untuk memprioritaskan kesehatan dan membutuhkan ruang terbuka hijau, adanya pancaran sinar matahari dan dukungan infrastruktur teknologi informasi.

Baca Juga: Realisasi Program Sejuta Rumah Capai 601.637 Unit

Kedua, kemudahan akses yang mendukung mobilitas masyarakat. Meski lokasinya berada di luar Jakarta, selama sarana infrastruktur untuk mengakses ke pusat kota ataupun lokasi kerja tersedia, maka konsumen akan tetap memilihnya.

Ketiga, lanjut Agung, ketika pandemi berakhir, harga properti di wilayah-wilayah tersebut diperkirakan akan mengalami kenaikan. Situasi ini juga menjadi pertimbangan masyarakat untuk membeli properti.

Keempat, rekam jejak dan kredibilitas pengembang semakin menjadi pertimbangan masyarakat dalam membeli properti.

“Selama lebih dari 51 tahun Agung Podomoro telah membuktikan komitmen dan karya-karya yang telah menjadi milestone di industri properti nasional. Kami akan tetap mendorong proyek properti di Jawa Barat ini sebagai bagian dari katalisator kebangkitan ekonomi kita,” ujarnya.

Selain di Jawa Barat, saat ini Agung Podomoro juga masih terus mengembangkan sejumlah proyek properti di berbagai kota lain. Mulai dari Jakarta, Medan, Balikpapan, Samarinda hingga Batam.

Lima Proyek Agung Podomoro

Lima proyek Agung Podomoro yang tetap berkontribusi tinggi selama pandemi ini, yakni:

Kota Podomoro Tenjo

Kota Podomoro Tenjo berada di lokasi strategis yang didukung oleh pengembangan infrastruktur di wilayah Jawa Barat seperti proyek Tol Serpong-Balaraja.

Dari sisi perekonomian, kawasan ini merupakan pertemuan 3 kabupaten/kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil, yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.

Daerah tersebut termasuk wilayah dengan pertumbuhan industri yang cukup tinggi.

Kota Podomoro Tenjo adalah hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi langsung dengan Stasiun KRL Commuter Line.

Baca Juga: Hunian Terintegrasi Stasiun KRL Commuter Line Ini Masih Tebar Promo, Lho!

Proyek ini dikembangkan di lahan seluas 650 hektar ini dilengkapi berbagai fasilitas dan menunjang gaya hidup sehat.

Tersedia juga bike lane di Jalan Boulevard, dan didukung konsep green belt pertama di Indonesia.

Podomoro Park Bandung

Kota Podomoro Tenjo diluncurkan pada Agustus 2020 lalu. Hunian resor eksklusif ini berada di kawasan strategis, hanya 2 kilometer dari gerbang Tol Buahbatu, 8 kilometer dari Alun-alun Bandung, dan 9 kilometer dari pusat Kota Bandung (Gedung Sate).

Di masa pandemi penjualan Podomoro Park tetap menunjukkan tren yang positif. November ini Podomoro Park Bandung mencatatkan 1.000 pembeli. Capaian spektakuler ini diraih setelah awal tahun 2020 Podomoro Park berhasil menjual habis 700 unit.

Podomoro Park Bandung dibangun di atas lahan seluas 130 hektar dengan mengusung konsep “Harmony with Nature”.

Baca Juga: Launching Online Cluster Flora di Summarecon Bandung Raup Rp112 Miliar

Proyek ini pun didukung oleh infrastruktur transportasi berupa kereta cepat Jakarta – Bandung yang terkoneksi langsung dengan stasiun LRT, tepat di depan kawasan Podomoro Park. Diestimasikan, waktu tempuh Jakarta – Podomoro Park akan kurang dari 1 jam saja.

Podomoro Golf View

Podomoro Golf View (PGV) Merupakan kawasan One Stop Living di selatan Jakarta yang proyeknya sudah jadi dan hidup dengan lokasi yang sangat strategis, 30 menit dari bandara Halim Perdanakusuma, dan tepat di depan exit tol.

Kawasan hunian terpadu PGV sangat prestisius, hanya 60 hektar namun memiliki fasilitas skala kota yang terdiri dari fasilitas pendidikan, transportasi, sarana ibadah, komersial, rekreasi dan lainnya.

PGV juga meluncurkan produk-produk rumah sehat, dimana mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat. Saat kini diluncurkan tipe terbaru rumah sehat eksklusif yang terjangkau yakni The Cottage.

Kota Kertabumi

Kota Kertabumi adalah salah satu proyek terbaru yang diluncurkan Agustus 2020 lalu. Kawasan hunian ini berada strategis di jantung kota Karawang yang menghubungkan dua kota megapolitan, Jakarta dan Bandung.

Proyek dikembangkan di lahan seluas 5,6 hektar, memiliki 40 persen ruang terbuka hijau (RTH) dan menyasar segmen menengah atas dengan jumlah unit terbatas, sekitar 200 unit.

Baca Juga: Bogor Utara Diprediksi Jadi Sunrise Property

Kota Kertabumi juga dilengkapi area komersil yang akan memberikan kenyamanan dalam berbelanja, dengan jumlah unit terbatas hanya 80 unit.

Vimala Hills

Vimala Hills Villa & Resort saat ini sudah menjadi ikon destinasi wisata karena memiliki pemandangan alamnya yang indah dan berada dekat dengan Jakarta.

Lokasinya strategis dan mudah dijangkau melalui akses tol, hanya 30 menit perjalanan sepanjang Tol Jagorawi dengan jarak tempuh 48 kilometer.

Vimala Hills yang memiliki luas 100 hektar menghadirkan fasilitas lengkap, seperti Flower Hills, CLub House, Deer Park, hotel bintang lima berskala internasional Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention, Resto Bumi Sampireun, serta Vimala Clinic yang bekerja sama dengan Bogor Senior Hospital.

Vimala Hills mempersembahkan mahakarya cluster terbaru dan tertinggi, yaitu Cluster Everest. Hadir dengan jumlah unit terbatas dan memiliki 3 keunikan, yakni New Concept, New Design, & New Facilities.

Baca Juga: Promo Move In Quickly Periode Terakhir, Diskon 5-20 Persen

Cluster Everest berada pada ketinggian 600-700 meter di atas permukaan laut dengan udara yang lebih sejuk, dikelilingi hijaunya kontur perbukitan, dilalui sungai serta memiliki view yang menawan dari 3 gunung, yaitu Gunung Gede Pangrango, Gunung Salak, dan Gunung Geulis.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU