Friday, July 19, 2024

Insentif PPN DTP Dorong Penjualan Metland di Sepanjang 2023

Tahun 2024 MTLA menargetkan marketing sales yang terdiri dari pre sales dan recurring revenue sebesar Rp1,9 triliun.

PropertiTerkini.com, (BEKASI) — Insentif PPN DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah) menjadi salah satu faktor penentu yang mendorong penjualan PT Metropolitan Land Tbk (Metland).

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers Perseroan usai dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan, di Bekasi, Rabu (12/6/2024).

Baca Juga: Metland Expo 2024 Hadirkan Beragam Produk dengan Promo Menarik

RUPST dan RUPSLB Metland digelar untuk melaporkan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023.

Direksi dan Dewan Komisaris juga mendapat pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan, sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan untuk tahun buku 2023.

RUPST & RUPSLB Metland untuk tahun buku 2023 dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dan mencakup empat agenda RUPST.

Keempat agenda tersebut, yaitu, persetujuan laporan tahunan termasuk pengesahan laporan keuangan dan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris tahun buku 2023 dan penetapan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2023.

Baca Juga: Tantangan Bisnis Properti Masih Berat, Intiland Ungkap Strategi Mencapai Target Penjualan di 2024

Selanjutnya penunjukan Akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2024; penentuan gaji, honorarium dan tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta penegasan susunan anggota Direksi.

Sedangkan RUPSLB Perseroan mencakup tiga agenda yaitu, penegasan dan pernyataan kembali atas susunan pemegang saham Perseroan, kemudian persetujuan atas perubahan jenis Perseroan dari penanaman modal asing menjadi penanaman modal dalam negeri.

Serta persetujuan perubahan pasal 17 ayat 5 anggaran dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POKJ) Nomor 14/POJK.04/2022 tentang penyampaian laporan keuangan berkala Emiten atau Perusahaan Publik.

Tahun buku 2023 Perseroan memperoleh laba bersih sebesar Rp418 miliar. Jumlah tersebut meningkat 5,64% dari periode yang sama tahun lalu.

“Tahun 2023 dapat dilalui dengan pertumbuhan laba yang ditopang oleh peningkatan pendapatan penjualan properti dan beberapa penjualan lahan komersial di proyek residensial,” kata Anhar Sudradjat, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk di Bekasi.

Baca Juga: Hunian Mewah OXO The Residences Terjual Habis Dalam Sehari, Vila 3 dan 4 Kamar Jadi Primadona

RUPST juga menyetujui sekitar 20% laba bersih atau sebesar Rp83,52 miliar, atau sebesar Rp10,91 per lembar saham untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada 7.655.126.330 pemegang saham sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Dana dialokasikan sebagai cadangan sebesar Rp2 miliar. Sedangkan sisanya dibukukan sebagai laba ditahan untuk menambah modal kerja Perseroan.

Insentif PPN DTP dorong Penjualan Metland

Cluster Avesa Garden di Metland Cikarang
Cluster Avesa Garden, Metland Cikarang. (Foto: Dok. Metland)

Kebijakan pemerintah dalam upaya membantu masyarakat untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun melalui insentif PPN DTP juga berdampak positif terhadap penjualan Metland di sepanjang 2023.

Beberapa proyek yang dikembangkan Metland, seperti Metland Cikarang, Metland Cibitung dan Metland Cileungsi merupakan proyek yang menikmati banyak penjualan dari program insentif PPN DTP tersebut.

Baca Juga: Altea BLVD, Proyek Baru Senilai Rp2,6 Triliun Garapan Astra Land Indonesia dan Sinar Mas Land Mulai Dibangun

“Sejak awal program di November 2023 hingga April 2024 penjualan marketing yang berasal dari program insentif PPN DTP mencapai sekitar Rp600 miliar atau 64%, naik dari periode sebelumnya,” terang Anhar.

Kata dia, Perseroan melakukan pengembangan pada unit residensial berjalan dan mulai memasarkan proyek residensial baru sebagai proyek pengganti beberapa proyek berjalan yang akan habis, seperti Metland Cikarang dengan lahan seluas 182 hektar.

“Sejak dimulainya penjualan pada akhir tahun 2023 yang lalu, Metland Cikarang mendapatkan respon pasar sangat baik dari calon konsumen maupun masyarakat,” ujarnya.

Kinerja Usaha Lainnya di 2023

Nilai aset Perseroan pada tahun 2023, bertumbuh sebesar 7,20%, yaitu mencapai Rp7.221 miliar dari tahun sebelumnya. Sedangkan peningkatan ekuitas Perseroan sebesar 8,29% menjadi Rp5.149 miliar di tahun 2023.

Total nilai pendapatan Perseroan sepanjang tahun 2023 adalah sebesar Rp1.705 miliar atau tumbuh 23,12% dibandingkan pendapatan tahun 2022 yang dibukukan Perseroan sebesar Rp1.385 miliar.

Baca Juga: Peran Strategis BP3: Memacu Pemenuhan Hunian Layak Bagi MBR dan Mesin Penggerak Program 3 Juta Rumah Probowo-Gibran

Peningkatan pendapatan disebabkan oleh peningkatan penjualan properti sebesar Rp1.190 miliar naik 28,3% dibandingkan Rp928 miliar.

Semua proyek Perseroan turut memberikan kontribusi dengan besaran 70% dari usaha penjualan properti residensial dan penjualan properti strata title, 30% dari pendapatan berulang yang terdiri dari sewa pusat perbelanjaan, pengoperasian hotel, pengoperasian pusat rekreasi dan pendapatan lain-lain.

Tahun 2024 MTLA menargetkan marketing sales yang terdiri dari pre sales dan recurring revenue sebesar Rp1,9 triliun.

rumah di tangerang
Cluster South Tresor di Metland Cyber Puri, sebanyak 157 unit rumah. (Dok. Metland)

Hingga Mei 2024 Pendapatan perseroan versi marketing sales mencapai sebesar Rp700 miliar atau 37% dari target 2024.

Pendapatan tersebut disumbang dari penjualan properti sebesar Rp474 miliar dan pendapatan berulang sebesar Rp226 miliar.

Perseroan juga melanjutkan pemasaran pada proyek residensial berjalan seperti, Metland Cyber Puri yang mulai memasarkan Cluster South Tresor dengan harga mulai Rp4 miliar hingga Rp8 miliar.

Baca Juga: Supermarket dan Toko/Pengecer yang Mampu Menarik Banyak Pengunjung Semakin Diincar Pusat Perbelanjaan

Kemudian Metland Puri memasarkan ruko yang cocok untuk usaha kuliner karena lokasinya didukung oleh komersial area Puri Juction yang sudah mulai beroperasi.

Metland Menteng yang memasarkan Cluster Costaria, Metland Transyogi yang tengah mempersiapkan cluster terbaru dan akan diluncurkan pada September mendatang hingga Metland Cibitung yang meluncurkan Cluster Barcelona Cove dan Cluster Havana Breeze.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster

BERITA TERBARU

Demo Half Page