PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Minat investor terhadap kawasan hunian yang terintegrasi dengan fasilitas komersial terus meningkat. Tren ini terlihat dari langkah PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) yang memperluas pengembangan area bisnis di Plaza Convil, kawasan komersial yang berada di lingkungan Apple 3 Condovilla, Jakarta Selatan.
Ekspansi bisnis DADA tersebut ditandai dengan hadirnya tenant kuliner premium Dulce Cafe by Elise yang dijadwalkan melakukan grand opening pada pertengahan Mei 2026. Kehadiran tenant baru ini dinilai bukan sekadar pelengkap fasilitas, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat nilai investasi kawasan.
Baca Juga: DADA Tebar Dividen Rp2 Miliar, Laba Melonjak 216% dan Sinyal Akselerasi 2026
Di tengah persaingan pasar properti yang semakin kompetitif, pengembang mulai fokus menghadirkan kawasan hunian yang tidak hanya nyaman ditempati, tetapi juga hidup secara ekonomi dan sosial. Konsep mixed-use atau integrated development kini menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan investor sebelum membeli properti.
CEO PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan mengatakan pengembangan kawasan komersial yang terhubung langsung dengan hunian menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga pertumbuhan investasi properti jangka panjang.
“Dengan adanya fasilitas pendukung yang lengkap dan berkualitas, kawasan Apple 3 Condovilla diyakini memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah persaingan industri properti nasional,” ujarnya.
Menurut Bayu, keberadaan tenant F&B premium juga berpotensi meningkatkan aktivitas kawasan sekaligus menciptakan recurring income dari sektor komersial.
Baca Juga: Akuisisi PKSI Rp174,8 Miliar, DADA Ekspansi ke Bisnis Rumah Tapak
“Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai investasi hunian dan memperkuat fundamental perusahaan melalui sektor properti komersial,” katanya.
Kawasan Hunian dengan Konsep Integrated Development
Apple 3 Condovilla dikembangkan dengan konsep integrated development yang menggabungkan hunian, area komersial, dan fasilitas gaya hidup dalam satu kawasan. Model seperti ini dinilai semakin diminati karena memudahkan mobilitas penghuni sekaligus membuka peluang bisnis baru.
Masuknya Dulce Cafe by Elise menjadi bagian dari upaya pengembang menghadirkan ekosistem lifestyle yang lebih hidup. Tenant kuliner dipilih karena mampu menciptakan traffic kawasan lebih cepat dibanding jenis usaha lainnya.
Owner Dulce Cafe by Elise, Elise Angelique K. Lesmana mengaku optimistis terhadap prospek bisnis di kawasan tersebut.
“Kami melihat Apple 3 sebagai kawasan yang berkembang dengan komunitas yang dinamis. Kehadiran Dulce Cafe by Elise di Plaza Convil diharapkan dapat menjadi destinasi pilihan untuk berbagai momen, mulai dari perayaan ulang tahun hingga berkumpul bersama keluarga dan sahabat,” ungkap Elise.
Baca Juga: Paramount Gading Serpong Serba Terhubung, Kota Mandiri dengan Fasilitas yang Semakin Lengkap
Menurutnya, Plaza Convil memiliki sejumlah keunggulan mulai dari lokasi strategis, akses yang mudah dijangkau, hingga area parkir yang memadai. Kawasan ini juga mulai berkembang sebagai pusat kuliner baru di Jakarta Selatan.
Dulce Cafe Hadirkan Konsep Western Cafe Bakery
Dulce Cafe sendiri merupakan cafe bakery yang telah beroperasi sejak 2007 dengan konsep international food bernuansa Western cafe bakery. Sejumlah menu yang ditawarkan antara lain pastry, donuts, churros, scones, smoothies, shakes hingga dessert.
Tak hanya itu, tersedia pula menu internasional seperti burger, pizza, tacos, dan berbagai camilan khas Barat. Salah satu menu unggulannya adalah gelato premium dengan cita rasa autentik.

Untuk menu khas Meksiko seperti tacos, pengolahan dilakukan langsung oleh chef asal Meksiko sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Elise menambahkan, kehadiran Dulce Cafe diharapkan dapat memperkaya pilihan kuliner sekaligus meningkatkan daya tarik Apple 3 Condovilla sebagai destinasi gaya hidup baru di Jakarta Selatan.
Sementara itu, DADA menyatakan akan terus menghadirkan tenant potensial lainnya untuk memperkuat positioning Apple 3 Condovilla sebagai kawasan hunian terpadu dengan nilai investasi berkelanjutan.
Baca Juga: Pasar Perumahan Jabodebek-Banten Q1 2026 Turun 14,2%, Bekasi Melonjak 18,1%
Di pasar properti saat ini, kawasan yang hidup selama 24 jam memang cenderung lebih cepat menarik perhatian investor. Hunian tanpa aktivitas komersial ibarat kopi tanpa gula, tetap ada penikmatnya, tapi pasar yang dicari biasanya lebih ramai.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel




