Wednesday, September 22, 2021

Tinggal di TOD, Pilihan Cerdas Milenial Ibukota

Mengusung konsep CORE atau Creative Office and Residence, Core Cipete menjawab kebutuhan akan one stop living yang dinamis. Core Cipete akan menjadi bagian dari kawasan TOD MRT Cipete Raya di Jakarta Selatan.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek memperkirakan bahwa Kota Jakarta akan mencapai kemacetan total pada tahun 2029. Maka, untuk mengurangi mobilitas orang dan kendaraan, pemerintah pun giat mendorong warga Jakarta, terutama milenial dan profesional muda untuk tinggal di kawasan hunian yang terintegrasi dengan transportasi massal atau transit oriented development (TOD).

Salah satu langkah dalam hal ini adalah dengan membangun infrastruktur berbasis transportasi massal, yang kini giat dilakukan pemerintah.

Sofian Sibarani, Founder & Director Urban+, menilai langkah pemerintah membangun infrastruktur transportasi publik terintegrasi, seperti MRT, yang saat ini sudah mulai pembangunan Fase II, kemudian LRT, dan juga kereta commuter line, adalah solusi terbaik bagi warga Jakarta saat ini dan ke depannya.

Baca Juga: Jaya Real Property Dukung Pengembangan Stasiun Pondok Ranji 

“Kemacetan lalu lintas di Jakarta adalah masalah yang serius, sehingga adanya transportasi massal tersebut menjadi solusi yang sangat baik,” ujar Sofian yang juga pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Negara, dalam webinar bertajuk “Cerdas Berinvestasi Hadapi Masa Depan Kota Jakarta, Ramah Lingkungan, Terintegrasi, Serba Cepat”, yang diselenggarakan oleh Core Cipete, proyek hunian TOD yang dikembangkan oleh PT Jaya Real Property Tbk (JRP), Kamis (15/10/2020).

Ke depannya, menurut Sofian, Jakarta akan menjadi kota modern yang serba terintegrasi dan mengandalkan konsep TOD.

TOD merupakan konsep pengembangan kawasan yang mengintegrasikan simpul transit sebagai pusat pengembangan dengan kawasan campuran di sekitarnya dalam cakupan radius 400- 800 meter.

“Melihat berbagai masalah Kota Jakarta hari ini, seperti polusi dan kemacetan, maka ke depannya, banyak yang akan beralih ke transportasi umum untuk waktu tempuh
yang lebih efisien, penghematan, juga kenyamanan. Kota Jakarta nantinya akan menjadi kota yang lebih ramah lingkungan, terintegrasi, dan serba cepat,” tambahnya.

Baca Juga: Hunian TOD di Tangerang Semakin Diminati, Ini Alasannya

Gading Marten, aktor, presenter dan entrepreneur turut menambahkan, permasalahan macet di Jakarta kadang terlihat sepele, padahal dampaknya besar dalam keseharian, terutama dalam produktivitas.

“Terkadang, karena waktu habis di jalan, kita jadi kehabisan waktu atau energi untuk melakukan hal-hal positif setelah pulang bekerja, seperti berkumpul dengan keluarga, atau berolahraga,” katanya.

Keberadaan transportasi massal, seperti MRT, menurut Gading, sangat bermanfaat, apalagi bagi mereka yang sedang terburu-buru mencapai tujuan.

“Saya juga sering menggunakan MRT dan ini sangat membantu, terutama mengurangi jarak dan waktu tempuh,” tambah Gading.

core cipete jakarta selatan
Core Cipete terkoneksi langsung dengan Stasiun MRT Cipete Raya di Jakarta Selatan. (dok. JRP)

Core Cipete

Menanggapi hal ini, Arum Prasasti, General Manager Bintaro Jaya High Rise mengatakan, hunian yang terintegrasi transportasi massal juga bakal menjadi pilihan paling praktis bagi warga Kota Jakarta.

“Konsep kawasan TOD sendiri juga sudah menjadi fokus pengembangan JRP yang berpengalaman 40 tahun membangun kawasan perkotaan, sesuai dengan perkembangan zaman,” katanya.

Core Cipete merupakan produk terbaru dari Bintaro Jaya High Rise, yang dibangun menyesuaikan kebutuhan generasi milenial dan juga perkembangan zaman.

Dengan mengusung konsep CORE atau Creative Office and Residence, Core Cipete menjawab kebutuhan akan one stop living yang dinamis.

Baca Juga: Empat Manfaat TOD, Menurut Kementerian PUPR

Proyek ini, nantinya akan menjadi bagian dari kawasan TOD MRT Cipete Raya yang akan memberikan banyak manfaat bagi penghuni seperti efisiensi biaya transportasi dan work life balance, karena konsep hybrid kantor dan hunian.

Selain terhubung langsung dengan stasiun MRT Cipete, Core Cipete juga terletak di lokasi prima, di CBD Jakarta Selatan.

Sofian Sibarani mengatakan pengembangan kawasan yang mengusung konsep TOD, pasti akan memberikan manfaat paling baik bagi penghuni di sekitarnya, seperti kemudahan akses, fasilitas, dan kenyamanan, apalagi jika lokasinya di CBD Jakarta.

“Core Cipete merupakan salah satu produk yang cemerlang dan sangat sesuai dengan rencana penataan Kota Jakarta,” tambahnya.

Demikian halnya Gading, Core Cipete yang terkoneksi langsung dengan MRT sangat menarik bagi dia. Menurutnya, tinggal di TOD seperti Core Cipete akan menjadi pilihan juga investasi yang sangat menarik, terutama bagi milenial.

“Ini harus jadi pertimbangan milenial untuk cerdas dalam mengalokasikan uang. Ibaratnya, daripada cicil mobil, mending beli properti, harganya pasti naik. Tinggal di TOD juga pasti hemat biaya transportasi,’ sebut Gading.

Baca Juga: Kementerian PUPR Minta Pengembang Bangun Hunian TOD

Saat ini Core Cipete sudah melewati beberapa milestone pengembangan, dan telah memasuki tahap penjualan resmi. Untuk ini, Arum berharap agar para milenial dan profesional dapat memanfaatkan waktu untuk berinvestasi di Core Cipete.

“Seiring berjalannya pembangunan Kota Jakarta yang cepat, berinvestasi dengan membeli properti pada masa ini merupakan masa yang tepat, apalagi properti dengan lokasi yang tepat, sejalan dengan masa depan kota,” terang Arum.

Sependapat dengan Gading, Arum mengatakan, properti yang dipilih dengan cermat sejatinya akan terus meningkat nilainya.

“Memiliki unit di Core Cipete yang terhubung 0 meter dari stasiun MRT Cipete, pastinya akan berpengaruh pada pengeluaran untuk kendaraan pribadi, seperti cicilan mobil, bensin, pajak,” tambahnya.

Core Cipete
Core Cipete akan terkoneksi langsung dengan skybridge ke Stasiun MRT Cipete./ dok. JRP

Core Cipete akan dibangun di lahan seluas 2.600 meter persegi, di Jalan RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan.

Hunian jangkung ini terdiri dari 17 lantai. Core Cipete akan hadir dengan 199 unit Core, yang terdiri atas studio, workshop, dan quarter, dengan luas unit mulai dari 30 meter persegi hingga 90 meter persegi.

Baca Juga: Core Cipete di Titik Nol Stasiun MRT Cipete, Mulai Rp1 Miliar

Menyambut semarak akhir tahun, Core Cipete menghadirkan promosi berupa potongan harga hingga ratusan juta rupiah dan angsuran sampai dengan 60 kali.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU