Banner Louis
Sunday, April 14, 2024

Potret Rumah Sakit PTKIN Pertama Indonesia di Makassar

Rumah Sakit Pendidikan UIN Alauddin dibangun setinggi 9 lantai dan 1 lantai basemen dengan luas bangunan 23.877 m2. Rumah sakit ini memiliki ruang rawat inap sebanyak 81 kamar dengan tipe bervariasi dengan total 263 bed.

PropertiTerkini.com, (MAKASSAR) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin yang berada di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Rumah Sakit UIN Alauddin merupakan rumah sakit pendidikan pertama di Indonesia untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, rehabilitasi fasilitas pendidikan merupakan instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PUPR untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi sekolah, madrasah, dan lanjutan Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/PTKIN di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Rusun ASN Citeureup Diambang Rampung

“Kita lanjutkan pembangunan sarana pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,” kata Menteri Basuki.

Pembangunan Rumah Sakit PTKIN Pertama Indonesia ini merupakan dukungan Kementerian PUPR untuk melanjutkan struktur bangunan yang telah dibangun pihak rektorat sejak 2011 lalu dan sempat terhenti lama.

Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Selatan, Ditjen Cipta Karya melanjutkan pembangunan pada 23 November 2020 sesuai kontrak dengan anggaran APBN TA 2020-2021.

Baca Juga: Kementerian PUPR Rampungkan Rusun Pegawai Kejati di Gresik

Lingkup pekerjaan yang dilakukan meliputi persiapan, struktur, arsitektur, mekanikal dan elektrikal hingga site development.

Untuk pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh Kontraktor PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dengan nilai kontrak Rp147,3 miliar dan Konsultan Manajemen PT Genta Prima Pertiwi senilai Rp1,5 miliar.

Kepala BPPW Sulawesi Selatan, Ahmad Asiri mengatakan konstruksi bangunan Rumah Sakit Pendidikan UIN Alauddin awalnya ditargetkan selesai pada November 2021. Namun karena anggaran pembangunannya mengalami refocusing, maka pelaksanaan pekerjaan fisik mengalami relaksasi dengan target selesai pada April 2022.

Baca Juga: Gandeng Ananda Sukarlan, Habitat Sukses Galang Dana untuk Bangun Rumah di NTT

“Tercatat hingga awal November 2021 progres fisik bangunan sudah mencapai 79,46%. Insya Allah April 2022 sudah diserahterimakan untuk segera dimanfaatkan sebagai rumah sakit pendidikan, penelitian dan pelayanan kesehatan secara terpadu di Makassar,” kata Ahmad Asiri.

Gedung Rumah Sakit Pendidikan UIN Alauddin dibangun setinggi 9 lantai dan 1 lantai basemen dengan luas bangunan 23.877 m2. Rumah sakit ini memiliki ruang rawat inap sebanyak 81 kamar dengan tipe bervariasi dengan total 263 bed.

Baca Juga: Mampukah Emisi Gas Rumah Dikurangi Lewat Pembangunan Infrastruktur?

Pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan pada PTN dan PTKIN di Sulawesi Selatan tersebut dikerjakan Kementerian PUPR melalui Direktorat Prasarana Strategis, Ditjen Cipta Karya mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Paramount 7 Maret 2023

BERITA TERBARU

Demo Half Page