BERITA TERKAIT

OWC Stack AI Meluncur, AI Accelerator Thunderbolt 5 untuk Jalankan Model AI Lokal

Perangkat ini diklaim menjadi AI accelerator Thunderbolt 5 pertama di dunia yang menggabungkan akselerasi AI dan storage hub dalam satu perangkat. OWC membidik kebutuhan bisnis, developer, hingga peneliti yang mulai terbebani biaya cloud AI dan keterbatasan GPU lokal.

PropertiTerkini.com(TAIPEI) — Perusahaan teknologi penyimpanan dan konektivitas asal Amerika Serikat, Other World Computing atau OWC, memperkenalkan OWC Stack AI, perangkat AI accelerator berbasis Thunderbolt 5 yang dirancang untuk menjalankan model artificial intelligence (AI) secara lokal di PC maupun laptop.

Produk ini diperkenalkan pertama kali dalam ajang COMPUTEX TAIPEI dan diklaim sebagai Thunderbolt 5 AI accelerator dan storage hub pertama di dunia.

Baca Juga: BSD City Gandeng UD IMPACT, Bangun AI Entrepreneurship Academy

OWC menargetkan kalangan bisnis, developer, peneliti, hingga power user yang membutuhkan pemrosesan AI lokal dengan kapasitas lebih besar tanpa harus mengganti perangkat utama mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan AI generatif di sektor bisnis berkembang cepat. Namun, peningkatan kebutuhan komputasi juga memunculkan tantangan baru, mulai dari biaya cloud AI yang terus bertambah hingga keterbatasan memori GPU pada perangkat existing.

OWC menyebut kondisi tersebut membuat banyak organisasi berada dalam posisi sulit: tetap menggunakan cloud dengan biaya berulang atau memaksa hardware lama bekerja menjalankan model AI berukuran besar.

“AI saat ini membuat banyak organisasi berada dalam posisi sulit. Pilihannya, terus membakar token dan membayar biaya cloud yang terus meningkat setiap kali ada pertanyaan, menjalankan workflow, atau menerapkan AI agent, atau mencoba menjalankan model AI yang lebih besar secara lokal dan segera menyadari bahwa perangkat keras yang dimiliki saat ini tidak mampu mengimbanginya,” kata Founder dan CEO OWC, Larry O’Connor.

Baca Juga: Zucchetti dan SiteMinder Perluas Integrasi Hotel Berbasis AI

Menurut OWC, Stack AI bekerja dengan memperluas effective AI working memory melalui storage flash berkecepatan tinggi. Dengan pendekatan ini, perangkat dapat membantu PC dan laptop menjalankan model AI yang lebih besar dibanding kapasitas VRAM bawaan GPU.

Tren AI Lokal Mulai Dilirik

Perkembangan AI generatif belakangan memang mulai mendorong tren pemrosesan AI secara lokal atau on-device AI. Selain faktor biaya, isu privasi data dan keamanan informasi menjadi pertimbangan utama, terutama di sektor legal, finansial, kesehatan, hingga HR.

OWC menekankan bahwa pemrosesan lokal memungkinkan data sensitif tetap berada di perangkat pengguna tanpa harus dikirim ke cloud pihak ketiga.

Konsep ini mulai relevan seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap AI agent, workflow automation, hingga model reasoning yang memerlukan kapasitas memori besar dan sesi inferensi panjang.

Baca Juga: HONOR Perkenalkan Robot Phone di MWC 2026, Era Baru Smartphone Berbasis AI Berwujud

Dukungan Thunderbolt 5 dan Mobilitas Kerja

OWC Stack AI memanfaatkan konektivitas Thunderbolt 5 untuk menjaga throughput data tetap tinggi saat menjalankan model AI besar.

Perangkat ini juga dilengkapi storage upgradeable serta port tambahan Thunderbolt 5 dan USB untuk mendukung workflow kreatif maupun produktivitas.

Secara desain, perangkat dibuat portabel sehingga dapat dipindahkan antar workstation, dibawa saat mobile working, maupun digunakan lintas tim dalam satu kantor.

OWC juga menyebut Stack AI kompatibel dengan sejumlah AI ecosystem agent dan aplikasi, termasuk OpenClaw pada tahap awal peluncuran. Dukungan model dan aplikasi lain dikatakan akan terus diperluas seiring perkembangan platform.

Baca Juga: Menuju 2030, Investasi Data Center Global Tembus USD 3 Triliun, Indonesia Kian Dilirik Investor

Potensi untuk Developer dan Infrastruktur AI On-Prem

Kehadiran perangkat seperti OWC Stack AI menunjukkan arah baru infrastruktur AI yang mulai bergeser dari ketergantungan penuh pada cloud menuju hybrid AI infrastructure.

Bagi perusahaan, pendekatan ini berpotensi menekan operational expenditure (OPEX) akibat biaya token AI yang terus meningkat.

Sementara bagi developer dan peneliti, solusi lokal memberi fleksibilitas lebih besar untuk fine-tuning model, eksperimen inference, hingga pengembangan workflow AI privat.

OWC menyebut Stack AI direncanakan hadir pada akhir tahun ini untuk pasar global.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page