BERITA TERKAIT

Lagoons by Crystal Lagoons 500 m², Alternatif Baru Pengganti Kolam Renang Komersial

Crystal Lagoons meluncurkan model laguna terkecil dalam sejarah perusahaan dengan luas 500 meter persegi. Inovasi ini membuka peluang bagi proyek properti skala lebih kecil untuk menghadirkan fasilitas bergaya resor tanpa harus membangun kolam renang konvensional.

PropertiTerkini.com(MIAMI) — Tren fasilitas air di kawasan hunian, hotel, dan proyek mixed-use terus berkembang. Jika selama ini kolam renang menjadi fasilitas standar yang hampir selalu hadir dalam proyek properti, kini muncul alternatif baru yang menawarkan pengalaman berbeda.

Perusahaan teknologi air global, Crystal Lagoons, memperkenalkan model terbaru Small Lagoons by Crystal Lagoons™ seluas 500 meter persegi.

Baca Juga: One Global Capital Tambah Portofolio Hotel AUD 25 Juta di Parramatta, Bidik Pasar Bisnis dan Liburan Sydney

Produk ini menjadi laguna terkecil yang pernah dikembangkan perusahaan dan dirancang untuk menjangkau proyek properti yang sebelumnya sulit menghadirkan fasilitas laguna berukuran besar.

Peluncuran tersebut diumumkan dari Miami, Amerika Serikat, pada akhir Mei 2026.

Crystal Lagoons Masuk ke Segmen yang Selama Ini Dikuasai Kolam Renang

Model baru seluas 500 m² ini menjadi bagian dari lini Small Lagoons by Crystal Lagoons™ yang sebelumnya tersedia dalam ukuran 1.000 m² hingga 4.000 m².

Dengan ukuran yang lebih kompak, teknologi laguna Crystal Lagoons kini dapat diterapkan pada hotel butik, apartemen menengah, kawasan mixed-use, hingga proyek residensial yang memiliki keterbatasan lahan.

Baca Juga: Crystal Lagoons Perluas Proyek PAL ke Roma, Milan, Toulouse, dan Seville

Menurut Crystal Lagoons, teknologi yang digunakan berbeda dengan kolam renang komersial konvensional yang masih mengandalkan struktur beton berlapis cat, sistem filtrasi besar, dan ruang mesin yang membutuhkan area tersendiri.

Sebagai gantinya, perusahaan memanfaatkan teknologi konstruksi dan operasional miliknya, termasuk sistem pelapis khusus serta teknologi flokulasi ultrasonik yang diklaim mampu mengurangi kebutuhan infrastruktur dan perawatan.

“Kolam renang sudah ketinggalan zaman. Untuk pertama kalinya, pengembang dapat menggunakan teknologi berhak paten kami dalam ukuran yang sesuai untuk proyek yang lebih kecil dan menghadirkan pengalaman gaya hidup pantai yang tidak bisa diberikan kolam renang konvensional,” ujar Jean Pierre Juanchich, Global Business Director Crystal Lagoons.

Waktu Konstruksi Hanya Tiga Bulan dan Nilai Tambah Pengembang

Dari sisi pengembangan proyek, Crystal Lagoons menyoroti beberapa keunggulan yang ditawarkan model 500 m² ini.

Selain biaya konstruksi dan operasional yang lebih rendah dibanding fasilitas air tradisional, laguna ini disebut dapat dibangun hanya dalam waktu sekitar tiga bulan.

Baca Juga: Kolam Renang Ternyata Sangat Populer Diincar Wisatawan Asia: Indonesia di Peringkat ke-8

Sistemnya juga tidak memerlukan ruang mesin besar seperti kolam renang komersial pada umumnya. Bagi pengembang, efisiensi ruang dan percepatan pembangunan menjadi faktor yang dapat memengaruhi perhitungan investasi proyek.

Keunggulan tersebut dinilai relevan di tengah meningkatnya kebutuhan diferensiasi produk properti, khususnya pada segmen hunian dan hospitality yang semakin kompetitif.

Di tengah persaingan tersebut, pengembang semakin mengandalkan fasilitas unggulan untuk menciptakan nilai tambah sekaligus memperkuat daya tarik proyek di pasar.

Crystal Lagoons mengklaim teknologi ini mampu membantu meningkatkan premium harga properti, mempercepat penjualan unit, serta mendukung tingkat hunian yang lebih tinggi.

Bagi proyek mixed-use dan hunian modern, fasilitas semacam ini juga dapat menjadi elemen placemaking yang memperkuat identitas kawasan sekaligus menciptakan ruang rekreasi bagi penghuni maupun pengunjung.

Dari Fasilitas Air Menjadi Destinasi Gaya Hidup

Yang membedakan konsep ini dari kolam renang biasa adalah pendekatan yang lebih mengarah pada penciptaan destinasi.

Crystal Lagoons menghadirkan area pantai berpasir putih, air berwarna biru kehijauan, berbagai aktivitas olahraga air, hingga fasilitas pendukung seperti bar di dalam air dan area relaksasi.

Baca Juga: Richmond Kota Wisata Cibubur: Hunian Premium Rp8-14 Miliar dengan Lift & Kolam Renang Pribadi!

Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah Lagoon Lounge, yakni tepian dangkal berbentuk huruf L yang dilengkapi kursi terendam di dalam air.

Konsep tersebut mengikuti tren global di sektor hospitality dan properti resor yang mengedepankan pengalaman (experience-based amenities) sebagai nilai tambah proyek.

Di sejumlah negara, fasilitas berbasis laguna buatan bahkan menjadi magnet utama yang mampu meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus memperkuat positioning proyek di pasar.

Teknologi Air yang Mengedepankan Efisiensi

Selain aspek gaya hidup, Crystal Lagoons menekankan pendekatan keberlanjutan yang menjadi salah satu fokus perusahaan.

Menurut data perusahaan, teknologi laguna yang dikembangkan membutuhkan energi filtrasi hingga 100 kali lebih rendah dibanding kolam renang tradisional.

Baca Juga: Rumah123 dan IPW Kembali Gelar The People’s Choice 2026, Libatkan 400 Ribu Pemilih

Konsumsi airnya juga disebut 33 kali lebih rendah dibanding lapangan golf dan sekitar 40 persen dari kebutuhan air taman dengan luas yang setara.

Saat ini Crystal Lagoons memiliki sekitar 1.000 proyek dalam berbagai tahap pengembangan di lebih dari 60 negara, mencakup kawasan hunian, hotel, resor, hingga proyek mixed-use yang mengadopsi konsep waterfront lifestyle.

Munculnya model 500 m² menandai langkah baru perusahaan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus memperlihatkan bagaimana fasilitas air kini berkembang dari sekadar sarana rekreasi menjadi instrumen peningkatan nilai kawasan dan diferensiasi produk properti.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page