BERITA TERKAIT

Dari Mobilitas Lokal hingga Akses Tol, Paramount Petals Perkuat Konektivitas di Barat Jakarta

Jaringan boulevard utara–selatan membantu mobilitas masyarakat sekitar, sementara akses tol KM 25 yang dipersiapkan untuk beroperasi diharapkan memperluas pilihan perjalanan penghuni dan warga di koridor Curug–Bitung.

PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — Infrastruktur yang baik bukan hanya tentang tersedianya jalan, tetapi juga bagaimana jaringan tersebut menghubungkan masyarakat dengan tempat kerja, fasilitas publik, dan pusat kegiatan ekonomi.

Bagi pencari rumah, lokasi yang tepat perlu menawarkan keseimbangan antara harga hunian, waktu tempuh, dan kemudahan menjalani aktivitas sehari-hari.

Kebutuhan tersebut relevan di Kabupaten Tangerang, salah satu pasar properti yang mendapat perhatian dari pencari rumah. Flash Report September 2026 by Rumah123 mencatat Tangerang memiliki proporsi popularitas pencarian properti sebesar 14,6% pada Agustus 2026, tertinggi di antara kota-kota yang dipantau dalam laporan tersebut. Angka ini mencerminkan porsi pencarian, bukan jumlah transaksi maupun tingkat penjualan rumah.

Di koridor barat Jakarta, Paramount Petals mengembangkan kota mandiri seluas sekitar ± 400 hektare dengan jaringan jalan internal, akses langsung menuju jalan tol, dan fasilitas transportasi penghubung. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas penghuni dan masyarakat sekitar.

Waktu Tempuh Menjadi Pertimbangan Memilih Hunian

Harga beli bukan satu-satunya pertimbangan dalam memilih properti. Biaya dan waktu perjalanan turut mempengaruhi pengeluaran rumah tangga serta kenyamanan menjalani aktivitas sehari-hari.

Head of Market Research Rumah123, Marisa Jaya, menilai pencari rumah semakin memperhitungkan efisiensi aktivitas harian ketika memilih lokasi hunian.

“Pencari properti saat ini semakin menghitung nilai waktu. Mereka tidak hanya bertanya apakah harga rumahnya sesuai kemampuan, tetapi juga apakah lokasi tersebut membuat rutinitas sehari-hari lebih efisien. Waktu tempuh, akses terhadap tempat kerja dan fasilitas keluarga, serta biaya mobilitas menjadi pertimbangan yang makin nyata dalam proses memilih hunian,” ujar Marisa dalam keterangannya.

Karena itu, aksesibilitas perlu dinilai berdasarkan kondisi perjalanan yang sebenarnya. Jarak yang relatif dekat belum tentu menjamin waktu tempuh lebih singkat apabila rute terbatas atau lalu lintas padat. Ketersediaan jalur alternatif dan transportasi penghubung menjadi bagian dari pertimbangan tersebut.

Boulevard Utara–Selatan Bantu Mobilitas Masyarakat Sekitar

Manfaat konektivitas kawasan tidak hanya berkaitan dengan akses menuju jalan tol. Jaringan jalan yang menghubungkan berbagai bagian kawasan juga dapat mendukung perjalanan lokal masyarakat.

Berdasarkan pantauan PropertiTerkini.com di lapangan, akses boulevard di Paramount Petals yang kini dapat dilalui masyarakat sekitar dirasakan membantu mobilitas warga.

Keterhubungan boulevard utara dan selatan memberikan pilihan akses bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar Curug–Bitung, termasuk mereka yang tidak menggunakan jalan tol.

Gerbang selatan Paramount Petals yang terhubung dengan jaringan boulevard menuju kawasan utara di Curug–Bitung, Tangerang.
Gerbang selatan Paramount Petals terhubung dengan jaringan boulevard menuju kawasan utara, mendukung konektivitas dan mobilitas di dalam kawasan. (Foto drone: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Ferry John Sihombing, mengatakan konektivitas menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan Paramount Petals.

“Pengembangan infrastruktur di Paramount Petals diarahkan untuk membangun keterhubungan yang lebih baik, baik di dalam kawasan maupun dengan jaringan transportasi di sekitarnya. Kami berharap integrasi akses dan fasilitas kota dapat mendukung mobilitas penghuni sekaligus membuka peluang aktivitas yang lebih luas bagi masyarakat sekitar,” ujar Ferry.

Keterhubungan boulevard utara–selatan juga menjadi bagian dari jaringan akses yang mengarah ke akses tol Paramount Petals di KM 25 Tol Jakarta–Merak. Dengan demikian, jaringan jalan kawasan memiliki fungsi bagi perjalanan lokal sekaligus mendukung hubungan dengan jaringan jalan utama.

Akses Tol KM 25 Perluas Pilihan Perjalanan

Konstruksi akses tol langsung di KM 25 telah rampung dan dipersiapkan untuk segera beroperasi. Setelah resmi dibuka, akses ini diharapkan menambah pilihan perjalanan bagi penghuni Paramount Petals maupun masyarakat sekitar yang hendak melanjutkan perjalanan melalui jalan tol.

Bagi pengguna tol, akses tersebut dirancang untuk memperkuat hubungan kawasan dengan jaringan jalan utama di koridor barat Jakarta. Sementara itu, masyarakat yang tidak menggunakan tol tetap dapat memanfaatkan boulevard untuk mendukung mobilitas lokal.

Manfaat aktual akses tol nantinya bergantung pada rute perjalanan, kondisi lalu lintas, dan tujuan pengguna. Karena itu, status serta jadwal operasionalnya perlu dipastikan melalui informasi resmi terbaru sebelum publikasi.

Konektivitas dan Potensi Pertumbuhan Kawasan

Konektivitas Paramount Petals melalui jaringan boulevard yang menghubungkan kawasan dengan lingkungan sekitar di Curug–Bitung, Tangerang.
Jaringan boulevard Paramount Petals menghubungkan Tol Jakarta-Merak dan juga kawasan dengan lingkungan sekitarnya serta menjadi bagian dari aksesibilitas di koridor Tol Curug–Bitung. (Foto drone: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Jaringan jalan yang terhubung dapat mendukung akses menuju tempat kerja, pusat perdagangan, fasilitas publik, dan berbagai layanan. Seiring berkembangnya aktivitas kawasan, kondisi ini juga berpotensi membuka peluang bagi usaha lokal yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Namun, dampak ekonomi tidak terjadi secara otomatis. Perkembangannya tetap dipengaruhi oleh aktivitas kawasan, daya beli masyarakat, serta keterhubungan dengan permukiman yang sudah ada.

Bagi calon pembeli rumah, aksesibilitas juga perlu dipertimbangkan bersama harga, fasilitas yang telah beroperasi, kualitas lingkungan, dan waktu perjalanan pada jam sibuk. Kemudahan akses merupakan salah satu faktor dalam memilih hunian, tetapi tidak dengan sendirinya menjamin kenaikan harga properti.

Pengembangan Paramount Petals di koridor Curug–Bitung memperlihatkan dua dimensi konektivitas: boulevard yang membantu mobilitas lokal dan akses tol yang diharapkan memperluas pilihan perjalanan.

Nilai infrastruktur pada akhirnya ditentukan oleh seberapa baik jaringan tersebut menjawab kebutuhan penghuni dan masyarakat sekitar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:

Minat Properti di Tangerang Tetap Tinggi, Pembeli Kini Lebih Fokus pada Akses dan Konektivitas

***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Channel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0877 8386 2018
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page