PropertiTerkini.com, (SEMARANG) — Pengembangan kawasan Pearl of Java (POJ) di Semarang memasuki babak baru. Bersamaan dengan peresmian 23 Semarang Shopping Center, Bina Nusantara (Binus) Group resmi memulai pembangunan Hyatt Place Semarang, hotel internasional yang ditargetkan beroperasi pada 2028.
Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan terpadu yang telah mencakup Binus School Semarang, Binus University @ Semarang, serta 23 Semarang Shopping Center.
Baca Juga: 23 Semarang Resmi Dibuka, Hadirkan Oase Baru Gaya Hidup dan Investasi di Semarang
Kehadiran Hyatt Place diharapkan melengkapi ekosistem yang mengintegrasikan pendidikan, bisnis, gaya hidup, dan hospitality dalam satu kawasan.
Direktur Utama PT Prakasita Agung Mandiri (PAM), Lawrence Wibisono, mengatakan pembangunan Hyatt Place Semarang merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menghadirkan lingkungan yang saling terhubung dan mendukung pertumbuhan kawasan.
“Kami ingin membangun sebuah ekosistem yang lengkap. Saat ini sudah ada BINUS School, BINUS University, 23 Semarang Shopping Center, dan sekarang Hyatt Place Semarang untuk melengkapi keseluruhan kawasan,” ujar Lawrence.
Hyatt Place Semarang, Pertama di Pulau Jawa
Hyatt Place Semarang akan menjadi hotel Hyatt Place pertama di Pulau Jawa dan kedua di Indonesia setelah Makassar.
Hotel ini dirancang untuk melayani berbagai segmen pasar, mulai dari pelaku perjalanan bisnis, keluarga, komunitas, hingga penyelenggara acara dan pertemuan.
Menurut Lawrence, hotel akan terdiri atas tujuh lantai dengan total 154 kamar yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti ballroom, meeting room, restoran, gym, kolam renang, all-day dining, hingga rooftop bar dengan pemandangan Laut Jawa.
Target pasar yang dibidik antara lain wisatawan bisnis, ekspatriat yang bekerja di kawasan industri Semarang, hingga pengunjung yang datang untuk berbagai kegiatan pendidikan dan komunitas di lingkungan BINUS.
“Kami melihat kebutuhan akomodasi berkualitas internasional di kawasan ini masih sangat terbuka. Apalagi lokasi kami juga dekat dari Bandara,” kata Lawrence.
Terhubung Langsung dengan 23 Semarang
Salah satu keunggulan Hyatt Place Semarang adalah lokasinya yang terintegrasi dengan kawasan Pearl of Java.
Baca Juga: Pemesanan Hotel Domestik Tumbuh, Lombok, Yogyakarta, dan Bandung Jadi Motor Utama
Hotel akan memiliki konektivitas langsung dengan 23 Semarang Shopping Center, BINUS School Semarang, BINUS University @ Semarang, serta fasilitas pendukung lainnya.
Konsep tersebut dinilai menjadi nilai tambah dibanding hotel yang berdiri sendiri tanpa dukungan aktivitas kawasan.
Regional Vice President Hyatt Hotels Corpiration, Bastien Touzeau, mengatakan Semarang memiliki prospek yang menjanjikan sebagai kota bisnis, pendidikan, dan pariwisata.
“Semarang terus berkembang dan aktivitas ekonominya semakin meningkat. Kehadiran hotel ini menjadi bagian dari ekosistem yang memiliki banyak penggerak permintaan sehingga memberikan prospek yang positif,” ujarnya.
Baca Juga: Hotel Premium di Bali Mulai Andalkan PLTS Atap demi Ketahanan Energi
Desain Futuristik Menghadap Laut Jawa
Dari sisi desain, Hyatt Place Semarang mengusung konsep arsitektur yang terinspirasi dari karakter kawasan pesisir.
Bangunan dirancang dengan bentuk organik dan lengkungan dinamis yang memungkinkan sebagian besar kamar memperoleh pemandangan keluar bangunan maupun ke area dalam hotel.
Arsitek proyek, Budiman dari DCM, mengembangkan desain futuristik yang diharapkan tetap relevan ketika hotel mulai beroperasi beberapa tahun mendatang. Konsep tersebut juga memperkuat identitas Pearl of Java sebagai kawasan tepi laut yang modern dan terbuka.
Selain itu, keberadaan ruang terbuka hijau dan area inner court dirancang untuk memaksimalkan pencahayaan alami sekaligus menciptakan pengalaman menginap yang berbeda dibanding hotel konvensional.
Perkuat Sektor Hospitality Semarang
Hyatt Hotels Corporation melihat Indonesia sebagai salah satu pasar strategis di kawasan Asia Tenggara.
Saat ini jaringan Hyatt telah mengoperasikan sejumlah hotel di Indonesia dan terus memperluas portofolionya ke berbagai kota dengan potensi pertumbuhan tinggi.
Kehadiran Hyatt Place Semarang dinilai akan memperkuat kapasitas sektor hospitality kota ini, terutama di tengah berkembangnya aktivitas bisnis, pendidikan, dan investasi di Jawa Tengah.
Baca Juga: Recurring Income Jadi Tameng Paradise Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus mendorong masuknya investasi baru melalui penyederhanaan perizinan dan penguatan infrastruktur kawasan.
Dengan kombinasi lokasi strategis dekat Bandara Jenderal Ahmad Yani, konektivitas dengan pusat aktivitas baru di Pearl of Java, serta dukungan brand internasional Hyatt, proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu pengembangan hospitality yang patut diperhatikan dalam beberapa tahun ke depan.
Baca Juga: REIWA Experience Center Hadir di Semarang: Solusi Hunian Modern dengan Pusat Elektronik Estetik
Bagi Binus, pembangunan Hyatt Place Semarang bukan hanya menambah fasilitas akomodasi. Proyek ini menjadi bagian dari strategi membangun kawasan yang mampu menghubungkan pendidikan, bisnis, komunitas, dan gaya hidup dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





