PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Transformasi digital di sektor properti komersial tidak lagi hanya terlihat pada sistem gedung pintar atau layanan tenant. Area parkir kini ikut menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman pengunjung yang lebih efisien dan nyaman.
Perubahan tersebut tercermin dari semakin luasnya penerapan sistem parkir cashless di berbagai pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, rumah sakit, hingga kawasan komersial.
Baca Juga: Strategi Bisnis Centrepark 2026: Target 100 Proyek Baru dan Inovasi Parkir Pintar
Salah satu yang terbaru dilakukan Centrepark melalui pengelolaan area parkir di 23 Semarang Shopping Center dengan sistem pembayaran berbasis kartu uang elektronik.
Melalui sistem tersebut, pengguna kendaraan cukup melakukan tap saat masuk dan keluar area parkir tanpa transaksi tunai maupun antrean pembayaran di loket.
Parkir Cashless Menjadi Bagian dari Pengalaman Pengunjung
Menurut Centrepark, fungsi area parkir saat ini telah berkembang melampaui kebutuhan operasional semata. Kualitas layanan parkir dinilai memiliki pengaruh langsung terhadap persepsi pengunjung terhadap sebuah properti.
“Pengalaman pengunjung dimulai bukan dari pintu mal, melainkan dari momen pertama kendaraan memasuki area parkir. Kelancaran akses, kemudahan pembayaran, dan rasa aman di area parkir secara langsung memengaruhi kesan pengunjung terhadap keseluruhan properti,” ujar Prima Diani, Head Of Marketing Communication Centrepark Group dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Centrepark Sabet Top Brand 2026, Parkir Kini Bukan Sekadar Tempat Titip Mobil
Pandangan tersebut sejalan dengan tren pengelolaan properti modern yang semakin mengintegrasikan aspek smart mobility dan smart building ke dalam strategi operasional kawasan.
Di banyak kota besar, pengalaman pengguna (user experience) menjadi salah satu faktor yang memengaruhi daya saing pusat perbelanjaan maupun aset komersial.
Efisiensi sejak titik kedatangan pengunjung dinilai dapat mendukung tingkat kunjungan sekaligus memperkuat citra properti.
Kelola Lebih dari 800 Lokasi Parkir
Centrepark saat ini mengelola lebih dari 800 lokasi parkir di berbagai kota di Indonesia dengan dukungan lebih dari 3.000 tenaga profesional.
Baca Juga: 6 Kesalahan Parkir yang Harus Dihindari: Bisa Rugikan Waktu, Uang, dan Rasa Aman Anda
Portofolio tersebut mencakup pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, rumah sakit, kawasan komersial, serta berbagai fasilitas publik.
Skala pengelolaan tersebut membuat perusahaan melihat langsung perubahan perilaku masyarakat terhadap transaksi non-tunai.
Peningkatan penggunaan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari, termasuk parkir, menjadi indikasi bahwa konsumen semakin mengharapkan layanan yang cepat dan minim hambatan.
Baca Juga: Victoria Central District, Babak Baru Kawasan Komersial di Boulevard Gading Serpong
Kondisi ini mendorong pengelola properti untuk memperhatikan sistem parkir sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh.
Smart Mobility dan Masa Depan Properti Komersial
Di tengah berkembangnya konsep kota pintar dan mobilitas berbasis teknologi, sistem parkir mulai dipandang sebagai salah satu elemen penting dalam ekosistem properti modern.
Bagi pengembang maupun pengelola kawasan komersial, penerapan teknologi parkir tidak hanya berkaitan dengan efisiensi operasional.
Baca Juga: 23 Semarang Resmi Dibuka, Hadirkan Oase Baru Gaya Hidup dan Investasi di Semarang
Sistem yang terintegrasi juga dapat mendukung pengelolaan lalu lintas kendaraan, meningkatkan keamanan, serta menghadirkan pengalaman pengunjung yang lebih baik.
Tren tersebut diperkirakan akan semakin kuat seiring meningkatnya adopsi pembayaran digital dan kebutuhan properti komersial untuk menghadirkan layanan yang lebih praktis, cepat, dan terukur.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





