Friday, July 30, 2021

Pasar Properti Banten Masih Menarik

Kontribusi agen hampir rata-rata di 60% dari penjualan di lima pengembang besar. Dan kebanyakan transaksi pembayarannya adalah cash keras dan sebagian lainnya melalui KPR.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah Covid-19 sudah merebak di Indonesia sejak awal Maret lalu. Seluruh lini bisnis terpukul akibat pandemi ini. Sektor properti pun mengalami masa suram, namun demikian pasar properti di Banten masih tetap cerah.

Lie Min, Ketua DPD AREBI Banten mengatakan, penjualan properti untuk rumah di wilayah Banten masih cukup menarik.

Baca Juga: Penjualan Rumah di Banten Turun 24,5%, Tangerang Tertinggi

“Selama wabah Covid-19, baik untuk pasar secondary maupun primary tetap bergerak,” ujarnya belum lama ini.

Dia mencontohkan penjualan pasar properti Banten, khususnya pada produk perumahan yang dipasarkan oleh lima pengembang besar di wilayah tersebut, khususnya di Serpong dan Tangerang.

Alam Sutera, kata dia, berhasil menjual produk ruko di kawasan terbaru mereka, yakni Elevee sebanyak 39 unit dari total 41 unit. Luar biasanya, raihan penjualan tersebut hanya dalam waktu kurang lebih 1 bulan selama masa pandemi.

Sinar Mas Land sudah hampir tembus Rp400 miliar, melalui program mereka Move in Quickly,” ungkapnya.

Baca Juga: Promo Properti Sinar Mas Land, Move In Quickly Raih Rp369 Miliar

Selanjut Paramount Land, kata dia, selama pandemi ini pengembang telah meraih hasil penjualan hingga Rp100-an miliar per bulan. Padahal Paramount tidak melakukan promo apapun.

Demikian pula dengan pengembang Summarecon Serpong dan Modernland. Penjualan properti di proyeknya masing-masing tetap berlangsung dengan baik selama masa pandemi ini.

“Kontribusi agen hampir rata-rata di 60% dari penjualan yang ada di kelima pengembang besar tersebut. Dan kebanyakan transaksi pembayarannya adalah cash keras dan sebagian lainnya melalui KPR,” terang Lie Min.

Baca Juga: Luar Biasa! Di Tengah Pandemi Bisa Closing Properti Puluhan Unit, Dapat Komisi Nyaris Rp400 Juta

Menurutnya, pencapaian penjualan yang cukup besar untuk pasar primary di Banten tersebut lantaran beberapa hal. Diantaranya adalah adanya program-program menarik beserta diskon spesial dari para developer.

Selanjutnya, konsumen juga sudah tidak perlu mengantri dan tunggu undian, yang membuat mereka was-was antara dapat unitnya atau tidak. Kondisi sekarang mereka tinggal pilih unit sesuai dengan keinginan mereka.

“Sehingga dari raihan penjualan primary market di atas, dan sumbangsih dari para agen, maka sebenarnya pasar properti Banten masih sangat menarik,” tegasnya.

Baca Juga: Kuasai 40% Market Share KPR, Berikut Berbagai Kemudahan KPR di BTN

Untuk pasar secondary, lanjutnya, juga tidak kalah menariknya di wilayah Banten. Bahkan banyak agen properti yang panen closing selama masa pandemi ini.

“Bahkan ada yang sampai transaksi hingga puluhan miliar,” imbuhnya.

Lie Min mengungkapkan, berbagai keberhasilan penjualan tersebut lantaran kreatifitas para agen yang lebih giat memasarkan produknya melalui media online, khususnya media sosial. Lebih dari itu, komunikasi juga terus dibangun oleh para agen dengan konsumen maupun calon-calon konsumen dari database yang dimiliki.

“Biasanya setelah mereka mendapatkan hot prospek, baik itu dari sosial media ataupun database, pasti akan ada tinjauan lokasi, closing dan pengikatan di notaris. Semua memakai protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga: Jual Kavling Siap Bangun di Kota Modern, Mulai Rp1 Miliar

Saat ini, jumlah anggota DPD Arebi Banten yang aktif berkisar hampir 200 kantor. Selama masa pandemi, DPD Arebi Banten juga terlibat aktif dalam kegiatan sosial.

Beberapa kegiatan yang dilakukan, seperti mendistribusikan masker Arebi Banten untuk para anggota aktif. Kemudian melalui ABC (Arebi Banten Care) dilakukan penggalangan dana bersama para anggota yang disumbangkan kepada Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Pemkot Banten dan Serang, serta Kecamatan Serpong.

Juga memberikan sumbangan berupa Masker N 95 (250 pcs), Masker 3 Ply (5.000 pcs), Kacamata Goggles (144 pcs), dan Face Shield (400 pcs).

Baca Juga: Ternyata Kloset Duduk Lebih Ampuh Mencegah Covid-19

Selama bulan Ramadhan pun, ABC bekerjasama dengan Polres Tangerang mendistribusikan paket buka puasa kepada warga yang membutuhkan.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU