Iklan Mesin Cuci Sharp
Thursday, May 23, 2024
Iklan Youtube Properti Terkini

Kolaborasi Kementerian PUPR Dan PT Gudang Garam Bakal Bangun Tol Kediri–Tulungagung

Tol yang diprakarsai oleh PT Gudang Garam ini memiliki nilai investasi sebesar Rp9,92 triliun dengan masa konsesi selama 50 tahun.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR), segera melaksanakan pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung sepanjang 44,17 km.

Pembangunan jalan tol di Provinsi Jawa Timur ini merupakan kolaborasi dengan PT Gudang Garam (Tbk), Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII).

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jalan Akses Tol Makassar New Port

Pembangunan jalan tol ini merupakan salah satu proyek Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU) atas prakarsa badan usaha (unsolicited).

Pelaksanaan proyek tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), perjanjian regres dan perjanjian penjaminan jalan Tol Kediri–Tulungagung.

Acara tersebut digelar di auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (27/02/2024), dan disaksikan langsung oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

“Terima kasih kepada PT Gudang Garam yang telah merencanakan pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung. Ini adalah keputusan bisnis yang sangat strategis karena akan menghubungkan Tol Trans Jawa yang telah beroperasi dengan jalur pansela (pantai selatan),” kata Basuki.

Baca Juga: 30 Ruas Jalan Daerah dan ‘Jalan Jeruk’ di Sumatera Utara Kini Telah Mulus

Menurut Basuki, pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung akan memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.

Terlebih, Jalan Tol Kediri–Tulungagung ini berada di kawasan potensial agroindustri dan sumber daya laut. Selain itu, dapat mempercepat distribusi logistik sehingga berdampak positif pada produktivitas industri dan pariwisata.

Baca Juga: Dukung KEK Sei Mangke, Presiden Jokowi Resmikan Tol Tebing Tinggi-Indrapura dan Tol Indrapura-Lima Puluh

“Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung pasti akan cepat terlaksana. Kementerian PUPR berharap, pembangunan jalan tol ini akan membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” kata Basuki.

Dalam pembangunan jalan tol ini, pemerintah melalui Kementerian PUPR memberikan dukungan teknis terkait kualitas konstruksi jalan tol. Mulai dari perencanaan desain, hingga proses pembangunan yang akan dimonitor oleh Direktorat Jenderal Bina Marga.

Serta, secara finansial oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan terkait pengusahaan yang akan dikoordinasikan melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan untuk memitigasi risiko pembangunan proyek tol ini melalui PT PII, Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Rayakan 10 Tahun Pabrik di Karawang, Sharp Gelar Pesta Rakyat

“Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung yang diprakarsai oleh PT Gudang Garam ini memiliki nilai investasi sebesar Rp9,92 triliun dengan masa konsesi selama 50 tahun,” ungkap Kepala BPJT Kementerian PUPR, Miftachul Munir.

Jalan Tol Kediri-Tulungagung sepanjang 44,17 km terdiri dari akses Bandara Dhoho di Kediri sepanjang 6,82 km, dan main road sepanjang 37,35 km, termasuk jalan akses.

Jalan tol ini memiliki jumlah lajur 2×2 dan 4 simpang susun yang berada di Bulawen, Kediri, Mojo, dan Tulungagung.

Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung direncanakan mulai konstruksi pada kuartal 2 tahun 2024. Sehingga, akses Bandara Dhoho di Kediri ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2025.

Baca Juga: Industri Properti Kembali Bergairah, Pengembang Harus Jemput Bola

Dilanjutkan dengan main road yang akan menghubungkan Kediri–Mojo–Tulungagung yang akan beroperasi pada kuartal ketiga tahun 2025.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

ICBT - 2023

BERITA TERBARU

Demo Half Page