Sunday, July 3, 2022

Kementerian PUPR dan BNPT Bangun Rusun di Lamongan

Rusun ini dibangun secara Single Years Contract (SYC) pada tahun 2021 dengan anggaran Rp4,5 miliar. Rusun satu tower setinggi dua lantai dengan jumlah unit hunian empat barak.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) membangun rumah susun (rusun) Pondok Pesantren Lingkar Perdamaian di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Rusun yang akan dikelola oleh Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) tersebut dibangun dua lantai dengan biaya pembangunan Rp4,5 miliar dan telah dilengkapi dengan fasilitas meubelair dan dapat menampung sebanyak 84 orang.

Baca Juga: Pasar Thumburuni, Konsep Bangunan Gedung Hijau Pertama di Papua Mulai Dibangun

“Kami (Kementerian PUPR-red) berharap agar rusun ini dapat bermanfaat dan menjadi tempat mengembangkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) termasuk dalam moderasi beragama,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memberikan sambutan secara daring pada Peresmian Rusun YLP yang dilaksanakan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Senin (14/2/2022).

Kata dia, Kementerian PUPR siap dan akan terus meningkatkan sinergitas dengan BNPT sebagai bagian dari upaya untuk penanggulangan terorisme dan paham-paham radikal intoleran.

Pembangunan Rusun YLP, imbuh Iwan, merupakan wujud dukungan Kementerian PUPR dalam mencetak anak-anak bangsa sekaligus membentuk pusat pendidikan karakter bagi mantan narapidana terorisme (Napiter) dan kombatan sehingga tidak kembali ke komunitas lama.

Baca Juga: Universitas Islam Al Azhar Mataram Siap Kelola Rusun Yang Diserahkan Kementerian PUPR

Sebagai informasi, Rusun Pondok Pesantren Lingkar Perdamaian dibangun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Rusun tersebut dibangun secara Single Years Contract (SYC) pada tahun 2021 dilaksanakan mulai bulan April sampai Desember 2021 dengan anggaran senilai Rp4,5 miliar.

Adapun spesifikasi bangunan rusun adalah satu tower setinggi dua lantai dengan jumlah unit hunian empat barak dengan kapasitas daya tampung 84 orang. Kementerian PUPR juga telah melengkapi rusun ini dengan fasilitas meubelair berupa 42 set lemari pakaian dan tempat tidur susun serta prasarana PSU berupa perkerasan paving block lampu taman dan drainase.

Iwan menambahkan, pembangunan perumahan tentunya tidak maksimal jika hanya ditangani oleh pemerintah pusat. Untuk itu, pihaknya menyadari pentingnya signifikansi dan kontribusi peran pemerintah daerah, pengembang perumahan dan masyarakat dan seluruh stakeholder perumahan sehingga proses pembangunan berjalan dengan baik di lapangan.

Baca Juga: Kementerian PUPR Keluarkan Buku Kinerja BUMD Air Minum 2021

“Semoga adanya rusun ini dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan perumahan khususnya rumah layak huni berkualitas terjangkau dan berkelanjutan bagi semua pihak sekaligus dukungan Kementerian PUPR untuk bersinergi dengan program-program BNPT lainnya,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Iwan juga berharap dalam rangka pemanfaatan rusun tersebut pihak YLP serta didukung BNPT bisa mengalokasikan anggaran operasional untuk biaya pemeliharaan serta perawatan Rusun dan membentuk atau menunjuk pengelola Rusun.

“Pihak YLP bisa memanfaatkan Rusun ini sesuai dengan fungsi dan berharap tetap dirawat dan dipeliharabangunannya beserta meubelair dan PSU dengan baik. Kami juga berharap di sekitar Rusun bisa ditanami pepohonan agar lebih rindang atau teduh dan nyaman untuk melaksanakan segala aktivitas bagi para penghuninya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar menerangkan, adanya pembangunan rusun ini nantinya dapat digunakan oleh Yayasan Lingkar Perdamaian untuk mengembangkan pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Lamongan.

Baca Juga: Sinar Mas Land Berikan Bantuan Dana dan Pangan ke Ratusan Santri dan Yatim Piatu di Tangerang

“Kami berterimakasih kepada Kementerian PUPR yang telah membangun Rusun yang baik ini. Rusun ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan dikembangkan dimasa mendatang serta menciptakan generasi yang cinta tanah air sekaligus mendukung moderasi beragama di tengah keberagaman bangsa Indonesia,” katanya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU