728 x 90-Banner Grand Wisata
Wednesday, December 8, 2021

Bedah Rumah di DIY, PUPR Sasar 5.000 Keluarga

Total anggaran program bedah rumah untuk sebanyak 5.000 keluarga berpenghasilan rendah di DIY sebesar Rp 87,5 miliar.

- Advertisement -
728 x 90-Banner Grand Wisata

PropertiTerkini.com, (YOGYAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sebanyak 5.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH) menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di lima kabupaten/kota.

Baca Juga: Kementerian PUPR Serah Terima Rusus Warga Terdampak Bandara YIA

“Kementerian PUPR melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi DIY pada tahun 2020 ini menangani 5.000 rumah tidak layak huni untuk dibedah dan diperbaiki,” ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Jawa III, Mochamad Mulya Permana saat melakukan Serah Terima Buku Tabungan Program BSPS kepada penerima bantuan di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Adapun lima kabupaten/kota yang menerima penyaluran program bedah rumah di DIY tersebut, yakni Kabupaten Sleman (1044 unit), Kabupaten Kulon Progo (704 unit), Kabupaten Gunungkidul (1525 unit), Kota Yogyakarta (150 unit), dan kabupaten Bantul (1577 unit).

Baca Juga: Kementerian PUPR Bedah Rumah MBR di Langsa, Aceh

Salah satu syarat penerima program bedah rumah tersebut, yakni bantuan harus diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan memiliki rumah yang tidak layak huni.

Mochamad Mulya mengatakan, total anggaran untuk program bedah rumah tersebut, yakni sebesar Rp 87,5 miliar.

“Dalam penyaluran program tersebut, pihak Kementerian PUPR bekerjasama dengan sejumlah pemerintah daerah dan bank penyalur dana Program BSPS dan nantinya bantuan akan diserahkan kepada penerima bantuan berupa bahan material bangunan serta upah tukang,” terangnya.

Baca Juga: Rumah Sakit Santo Borromeus Segera Hadir di Summarecon Bandung

Dirinya menjelaskan bahwa Program BSPS dari Kementerian PUPR pada prinsipnya berupaya mendorong prakarsa dan upaya masyarakat agar memiliki kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi sendiri pembangunan rumahnya secara swadaya dari Ditjen Perumahan.

Salah seorang Penerima Bantuan Program BSPS Tahap 2 dari Desa Sriharjo, Kabupaten Bantul bernama Mujirin mengaku dirinya merasa bersyukur telah diberi bantuan stimulan yang dapat mendorong untuk memperbaiki rumah.

Baca Juga: 10 Keunggulan Summarecon Bogor, Kota Mandiri 500 Hektar

“Saya dan keluarga berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan. Terima kasih Kementerian PUPR,” katanya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

Sharp 300 x 250 Nov 2021

PROPERTI TV

BERITA TERBARU