Friday, July 30, 2021
Pasang Iklan disini ....

Bangun Rusun TNI di Palu, Kementerian PUPR Gelontorkan Rp16,9 Miliar

Waktu pelaksanaan pembangunan rusun ini  diperkirakan selama 300 hari. Proses pembangunan masih berjalan baik sesuai dengan rencana dan ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.

PropertiTerkini.com, (PALU) — Anggota TNI yang bertugas di Korem 132 Tadulako Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah bakal segera menempati rumah susun (rusun) khusus TNI. Pasalnya, Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan (Ditjen Perumahan) tengah merampungkan pembangunan rusun tersebut.

Untuk diketahui, rusun TNI Korem 132 Tadulako Kota Palu ini dibangun dengan anggaran senilai Rp16,9 miliar. Rusun tersebut direncanakan terdiri dari 44 unit hunian tipe 36 dan dapat menampung sekitar 176 orang anggota TNI bersama anggota keluarganya.

Baca Juga: Tahun 2024 Ditargetkan Panjang Tol di Indonesia Bertambah Menjadi 5.103 Km

“Kami berharap dengan dibangunnya Rusun ini dapat membantu pemenuhan hunian bagi para anggota TNI di Palu. Selain itu juga dapat menunjang pelaksanaan tugas para anggota TNI dalam menjalankan tugas negara,” ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi II Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, Suko Wiyono di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (14/7/2021).

Menurut Suko, pembangunan rusun TNI di Palu ini diperuntukkan bagi TNI dilakukan karena banyak prajurit yang belum memiliki hunian yang layak. Untuk itu, Kementerian PUPR berupaya mewujudkan ketersediaan hunian layak untuk anggota TNI agar mereka optimal dalam melaksanakan tugasnya dan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menyejahterakan prajurit TNI.

“Rusun ini nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung sehingga anggota TNI bisa fokus dalam melaksanakan tugasnya dengan baik. Keluarga anggota TNI yang tinggal di sini juga nyaman karena telah dilengkapi dengan meubelair,” terangnya.

Baca Juga: Rusun ASN Serayu Opak Ditargetkan Selesai Juli Tahun Ini

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi II, Rezki Agung Hakiki menyatakan, pihaknya berupaya agar kualitas bangunan rusun bisa terjaga dengan baik. Progres pembangunan di lapangan juga terus dipantau agar pelaksanaan pekerjaan bisa sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Kami juga terus memperhatikan aspek mutu bangunan dan memantau kontraktor pelaksana dan tukang untuk memperhatikan setiap bagian-bagian yang dikerjakan agar kualitas Rusun ini maksimal dan bernilai estetik,” katanya.

Berdasarkan data yang ada, pembangunan Rusun Korem 132 Tadulako dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Sulawesi Tengah Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi II dan saat ini progres pekerjaan telah memasuki tahap pengecoran pelat untuk lantai dua dan lantai tiga. Pelaksanaan pembangunan pondasi menggunakan sistem pondasi Bor Pile.

Baca Juga: Rajawali Property Group Gelar Vaksinasi untuk 3.000 Karyawan dan Pekerja

Rusun TNI di Palu ini terdiri dari satu tower setinggi tiga lantai dengan total hunian sebanyak 44 unit tipe 36. Rusun ini diperkirakan dapat menampung 176 orang anggota TNI beserta keluarganya. Setiap unit hunian rusun akan dilengkapi dengan meubelair yang terdiri dari tempat tidur, kasur, lemari, meja dan kursi.

Anggaran pembangunan Rusun tersebut bersumber dari dana APBN Tahun 2021 sebesar Rp16,9 miliar. Kontraktor pelaksana pembangunan Rusun adalah PT Chakra Mandiri Bangunindo.

Waktu pelaksanaan pembangunan Rusun ini diperkirakan membutuhkan waktu selama 300 hari. Hingga pekan ini, proses pembangunan Rusun Korem 132 Tadulako yang berada di Jalan Dr. Abdurrahman Saleh, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu masih berjalan baik sesuai dengan rencana dan ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.

Baca Juga: Lengkapi Tempat Usaha dengan Home Lift, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini!

“Kami berharap dengan pembangunan rusun ini akan menambah semangat anggota TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara Indonesia. Adanya pembangunan rusun bagi anggota TNI merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hunian yang layak huni. Apalagi saat ini lahan untuk lokasi pembangunan perumahan semakin terbatas,” katanya.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU