Youtube Channel PT
Friday, July 19, 2024

Kota Deltamas Luncurkan Almandine Business Gallery Tahap 2, Mulai Rp2,5 Miliar

Almandine Business Gallery tahap 2 hadir dengan 3 pilihan tipe. Tipe terkecil memiliki luas tanah 66,5 m2 dengan luas bangunan 166,5 m2. Sementara terbesar dengan luas tanah 80,5 m2 dan luas bangunan 275 m2.

PropertiTerkini.com, (CIKARANG) — Semakin bertambahnya kebutuhan akan ruang komersial seperti business gallery mendorong Sinar Mas Land meluncurkan kembali Almandine Business Gallery tahap 2 di Kota Deltamas.

Direktur Operasinal PT Puradelta Lestari Tbk, Tommy Satriotomo mengatakan, penjualan Almandine Business Gallery tahap pertama mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat.

Baca Juga: The Kaia di Grand Wisata Bekasi Rilis Klaster Yara, Hunian Eksklusif Mulai Rp3,8 Miliaran

“Seluruh unit terjual dalam waktu singkat sejak pertama kali diluncurkan, pada akhir tahun 2022 lalu,” ujarnya.

Tommy penjualan Almandine Business Gallery tahap 2 juga akan direspons positif oleh pasar di Cikarang.

“Kami yakin dengan captive market yang besar yakni ± 20.000 karyawan Greenland International Industrial Center (GIIC), ± 11.000 karyawan pemerintah Kabupaten Bekasi, dan ± 10.000 penghuni yang tinggal di kawasan Kota Deltamas, membuat Almandine Business Gallery menjadi lokasi perniagaan yang menguntungkan,” katanya.

Direktur Sales & Marketing Kota Deltamas, Stanley W Atmodjo menambahkan, dalam peluncuran Almandine tahap kedua, pihaknya akan menawarkan sebanyak 16 unit business gallery dengan harga mulai Rp2,5 miliar di luar PPN.

Baca Juga: Prospek Koridor Timur Masih Tinggi, Citanusa Group Siap Luncurkan Proyek ke-6 di Karawang

Promonya sangat menarik, berupa subsidi DP (down payment) pada pembelian setiap unitnya, hingga hadiah elektronik, untuk syarat dan ketentuan berlaku,” katanya.

Lokasi Almandine Business Gallery Dekat dengan Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi

Almandine Business Gallery tahap 2 hadir dengan 3 pilihan tipe. Tipe pertama memiliki luas tanah 66,5 m2 dengan luas bangunan 166,5 m2.

Sama-sama memiliki luas tanah 66,5 m2 namun dengan luas bangunan 233 m2 untuk tipe yang kedua. Sementara, unit terluas berada di tipe yang ketiga, yakni luas tanah 80,5 m2 dengan luas bangunan 275 m2.

Business gallery ini didesain dengan konsep Alfresco Dining Food Terrace, yakni area makan yang semi terbuka sehingga lapang dan sejuk.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Rumah, TOTO Salurkan Kloset Jongkok Melalui Program BSPS di Semarang

Seluruh unit produk komersial ini dapat dijadikan untuk aneka bisnis seperti showroom, office, retail, hingga restoran.

Semua unitnya menghadap ke Jalan Deltamas Boulevard yang memiliki lebar jalan 40 meter, dengan 2 akses jalur keluar dan masuk kendaraan, dan memiliki lahan parkir yang luas.

Almandine Business Gallery berlokasi dekat dengan Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi sehingga memudahkan para pelaku industri, perdagangan, dan administrasi penduduk untuk mengurus perizinan (Pelayanan Satu Atap).

Letak produk komersial ini juga dekat dengan berbagai macam sekolah nasional maupun tingkat internasional seperti Cikarang Japanese School, Kampus ITSB, SMK Ananda Mitra Industri, serta sejumlah fasilitas kesehatan seperti RS Mitra Keluarga, RS Permata Keluarga dan RS EMC Cikarang.

Baca Juga: Perumahan Krakatau Steel Terbengkalai? Ternyata Disulap Jadi Kota Mandiri Krakatau Urban Valley Senilai Rp16 Triliun

Lokasinya juga dekat dengan AEON Mall Deltamas, yang merupakan AEON Mall terbesar di Asia Tenggara.

Almadine Bussiness Gallery berlokasi di Kota Deltamas, sebuah kota mandiri terpadu modern yang dikembangkan di atas lahan seluas 3.200 hektare.

Almandine Business Gallery Tahap 2 di Kota Deltamas Cikarang
Almandine Business Gallery ini didesain dengan konsep Alfresco Dining Food Terrace. (Dok. SML)

Township ini menggabungkan area hunian, komersial sekaligus kawasan industri bertaraf internasional, yang dilengkapi berbagai fasilitas serta infrastruktur berkelas dunia.

Dari sisi kemudahan akses, Kota Deltamas dapat dijangkau melalui Tol Cikampek, tepatnya di KM 37, dan juga akses Jalan Tol Jakarta – Cikampek Selatan di KM 31.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekosistem Startup Indonesia, Sinar Mas Land Melalui Digital Hub bersama Xendit Gelar DNA VC Startup Connect

Pengguna transportasi umum dapat juga menjangkaunya melalui Stasiun Kereta Cepat Karawang, terhubung langsung dengan Transit Oriented Development (TOD) Kereta Cepat Whoosh, yang rencananya akan beroperasi pada 2025 mendatang.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster

BERITA TERBARU

Demo Half Page