PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — Perkembangan Paramount Petals di koridor barat Jakarta terus menunjukkan pola yang konsisten. Kawasan ini tidak hanya hadir sebagai proyek hunian baru, tetapi bergerak dengan pendekatan yang lebih terstruktur—mulai dari legalitas, konektivitas, hingga progres pembangunan yang berjalan paralel.
Di tengah pasar properti yang semakin selektif, faktor kepercayaan menjadi penentu. Bukan hanya soal lokasi, tetapi juga kepastian eksekusi.
Baca Juga: Paramount Petals dan Momentum Baru Barat Jakarta: Ketika Konektivitas Menuju Realisasi
Komitmen ini diwujudkan melalui konsep ‘Connected Living’ yang menempatkan konektivitas sebagai fondasi utama dalam membangun Paramount Petals.
Wujud nyata dari konsep tersebut, yakni melalui perencanaan jangka panjang serta komitmen pembangunan yang komprehensif dari hulu ke hilir.
4 Bukti Komitmen Paramount Petals dalam Membangun Kota Mandiri
Komitmen tersebut tidak berhenti di konsep. Sejumlah indikator mulai terlihat di lapangan dan menjadi tolok ukur keseriusan pengembangan:
1. Legalitas dan Kepastian Hukum Sejak Awal
Pengembangan kawasan dimulai dari aspek paling fundamental, yakni mulai dari proses penyediaan lahan dengan bukti kepemilikan yang sah secara hukum sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mengutamakan kepastian hukum dan tata kelola yang baik (good governance) dan dapat dipertanggungjawabkan.
Seluruh proses administrasi, legalitas, hingga perizinan dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga setiap tahap pengembangan memiliki fondasi yang kuat, sah, dan terjamin secara regulatif.
Baca Juga: Paramount Petals Ikon Investasi Properti Baru di Barat Jakarta
2. Konsep Connected Living yang Terintegrasi
Paramount Petals mengusung konsep “Connected Living”, yaitu pendekatan hunian dan kawasan yang terintegrasi, saling terhubung, serta mendukung gaya hidup modern yang efisien, nyaman, dan berkelanjutan.
Melalui integrasi infrastruktur, fasilitas, ruang publik, dan ekosistem kawasan yang dirancang secara sinergis, Paramount Petals tidak hanya membangun kawasan fisik, tetapi juga menghadirkan pengalaman hidup yang terkoneksi antara ruang, aktivitas, dan komunitas masyarakat.
3. Akses Tol Langsung KM 25 sebagai Pengungkit Kawasan
Akses tol langsung di koridor Tol Jakarta Merak (ruas Tol Jakarta-Tangerang KM 25) saat ini memasuki tahap akhir pengujian. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi faktor kunci yang akan meningkatkan konektivitas sekaligus membuka potensi ekonomi baru di kawasan sekitar.
4. Progres Nyata Kawasan dan Aktivitas yang Sudah Berjalan
Hingga saat ini, kawasan seluas ±400 hektare tersebut telah berkembang dengan lebih dari 1.300 unit properti, dimana lebih dari 1.000 unit sudah diserahterimakan. Sejumlah klaster telah dihuni, area komersial mulai aktif, dan fasilitas kota terus bertambah. Ini menjadi indikator bahwa pengembangan berjalan secara riil, bukan sekadar perencanaan.
Baca Juga: Gading Serpong Kian Ramai, Kawasan Komersial Terintegrasi Jadi Daya Tarik Usaha
Infrastruktur hingga Akses Tol Jadi Momentum Percepatan Kawasan

Pengembangan infrastruktur kawasan dilakukan secara paralel. Jalan boulevard yang menghubungkan berbagai zona utama terus diselesaikan, termasuk Boulevard Utara yang saat ini berada di tahap akhir.
Penerangan jalan umum (PJU) telah mencapai sekitar ±80 persen, menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan aman, termasuk pada malam hari.
Detail seperti ini sering kali tidak terlihat di awal, tetapi justru menjadi indikator kualitas pengembangan dalam jangka panjang.
Konektivitas menjadi salah satu faktor yang paling menentukan dalam perkembangan kawasan. Paramount Petals saat ini berada di fase penting dengan pembangunan akses tol langsung yang ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2026.
Baca Juga: Paramount Petals Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan
“Pembangunan modifikasi Exit Toll Paramount Petals yang diinisiasikan oleh Paramount Petals ini telah memasuki tahap finalisasi Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO), serta ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026,” kata Cok Putra Tri Utama, Direktur Project Management Paramount Land.
Keberadaan akses ini diperkirakan akan membawa dampak langsung terhadap mobilitas menuju Jakarta, Bandara Soekarno-Hatta, dan kawasan sekitarnya. Di saat yang sama, peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar ikut terbuka.
Kehadiran akses tol langsung Paramount Petals menjadi game changer yang mengubah peta mobilitas secara signifikan, serta menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan aktivitas ekonomi kawasan, khususnya sektor retail dan komersial.
Kehadiran akses tol langsung ini membuka segmen pasar baru yang belum terjangkau, serta membuka peluang baru bagi pelaku usaha dan meningkatkan daya tarik kawasan bagi pelaku bisnis untuk hadir dan berkembang.
Kawasan Mulai Terbentuk, Menuju Kota Mandiri Baru di Barat Jakarta
Perkembangan kawasan tidak lagi berada di tahap awal. Klaster Aster, Canna, dan Gardenia sudah dihuni, sementara klaster Lily dijadwalkan memasuki tahap serah terima pada Juni 2026.
Di sisi lain, area komersial seperti Calico Grande dan Calico Square mulai menunjukkan aktivitas yang berkembang. Kehadiran tenant dan aktivitas bisnis menjadi penanda awal terbentuknya kehidupan kawasan.
Fasilitas kota juga terus dilengkapi, mulai dari Paramount Petals Community Club, sentra kuliner Paramount Petals Taman Rasa, Bethsaida Clinic, Unit Pemadam Kebakaran dan fasilitas kota lainnya.

Dengan luas sekitar 400 hektare, Paramount Petals diarahkan sebagai kota mandiri yang menggabungkan hunian, komersial, dan lifestyle, serta fasilitas publik dan ruang terbuka hijau dalam satu kawasan terintegrasi.
Semuanya dapat diakses dengan mudah dan nyaman melalui jalan boulevard yang menghubungkan South Paramount Petals, West Paramount Petals dan North Paramount Petals.
Arah pengembangannya terlihat cukup konsisten, yakni memperkuat konektivitas, mempercepat fasilitas, dan menjaga progres pembangunan tetap berjalan.
Baca Juga: 5 Alasan Hunian Premium Klaster Lily Paramount Petals Layak Dimiliki
Di pasar saat ini, pendekatan seperti ini cenderung lebih relevan. Bukan lagi sekadar menjual konsep besar, tetapi menunjukkan realisasi yang bisa dilihat secara bertahap.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com





