Sunday, July 3, 2022

Mulai Serah Unit, Triniti Land Optimis Target Tahun Ini Tercapai

Perseroan akan terus melakukan pengembangan-pengembangan proyek di berbagai wilayah di Indonesia seperti Lampung, Sentul dan juga Tanamori Labuan Bajo.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — PT Perintis Triniti Properti Tbk (Triniti Land) meyakini jika di tahun 2022 ini akan mulai bisa membukukan pendapatan.

Hal ini dikarenakan Perseroan baru bisa membukukan pendapatannya setelah dilakukannya serah terima unit, mengikuti aturan PSAK 72 yang sudah diimplementasikan oleh Perseroan sejak tahun 2020 yang lalu.

Baca Juga: Politeknik PU Siap Menerima Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2022/2023

”Kami mengharapkan serah terima Collins Boulevard tower pertama bisa dilakukan tahun ini sehingga Perseroan bisa membukukan pendapatan tahun 2022 ini,” kata Ishak Chandra, Presiden Direktur dan CEO PT Perintis Triniti Properti Tbk.

Dengan demikian, seluruh pendapatan yang diperoleh dari penjualan Collins Boulevard tower pertama dapat dibukukan di tahun 2022. Sehingga Perseroan meyakini dapat memperoleh kenaikan pendapatan yang signifikan dan dapat kembali membukukan laba di tahun 2022 ini.

Sebagai informasi, di sepanjang tahun 2021, Triniti Land hanya dapat membukukan pendapatan sebesar Rp2,8 miliar padahal pendapatan marketing revenue Perseroan di sepanjang tahun 2021 adalah sebesar Rp492,3 miliar.

Baca Juga: Sinar Mas Land Beri THR di Program Double Dream 2022

Di sepanjang kuartal I-2022, Perseroan mencatatkan marketing sales sebesar Rp104,6 miliar. Marketing sales Perseroan terutama ditopang oleh proyek Collins Boulevard sebesar Rp52,5 miliar atau sebesar 50,19% dari total marketing sales Perseroan kuartal I-2022.

“Pada tahun 2022, kami sudah menghitung kalau marketing revenue diproyeksikan menjadi Rp900 miliar sampai dengan Rp1 triliun atau naik sebesar 90%-100% dibandingkan tahun 2021. Ini dikarenakan adanya tambahan penjualan dari 2 proyek baru, yaitu Holdwell Business Park Lampung dan Sequoia Hill Sentul,” tambah Ishak.

Sebagai informasi, Perseroan akan terus melakukan pengembangan-pengembangan proyek di berbagai wilayah di Indonesia seperti Lampung, Sentul dan juga Tanamori Labuan Bajo.

Baca Juga: Dekoruma Buka 2 Experience Center di Kota Surabaya

Ketiga proyek baru ini diharapkan dapat menopang bisnis Perseroan hingga 10 tahun ke depan dengan total Gross Development Value sebesar Rp27 triliun.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU