PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Layanan rumah tangga digital kini mulai terintegrasi langsung ke dalam ekosistem hunian vertikal. Aplikasi jasa rumah tangga on-demand bTaskee Indonesia resmi menjalin kerja sama dengan platform properti digital Lingkup dan Bamms, sehingga penghuni apartemen dapat mengakses layanan seperti home cleaning, laundry, hingga servis AC langsung melalui aplikasi hunian mereka.
Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara bTaskee dengan Lingkup dan Bamms yang berada dalam ekosistem Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital milik Sinar Mas Land. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi menghadirkan layanan rumah tangga profesional yang lebih mudah diakses oleh masyarakat urban.
Baca Juga: bTaskee Hadir di OneSmile, Permudah Akses Layanan Rumah Tangga Modern bagi Warga BSD City
Kolaborasi ini setidaknya menghadirkan tiga dampak utama bagi penghuni apartemen di kawasan perkotaan. Pertama, akses layanan rumah tangga menjadi lebih praktis karena bisa dipesan langsung dari aplikasi hunian.
Kedua, terbentuknya ekosistem hunian digital yang semakin terintegrasi antara pengelolaan properti dan layanan sehari-hari. Ketiga, meningkatnya kenyamanan hidup penghuni urban yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan solusi efisien untuk mengelola kebutuhan rumah tangga.
Penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh Reagan Sie, Founder & CEO Lingkup dan Bamms, serta Diana Liudin, Marketing Manager bTaskee Indonesia. Kolaborasi tersebut sekaligus menandai semakin berkembangnya integrasi layanan digital dalam sektor hunian vertikal.
Dampak Kolaborasi bTaskee terhadap Layanan Rumah Tangga Digital
Kolaborasi antara bTaskee, Lingkup, dan Bamms tidak hanya menghadirkan integrasi layanan baru, tetapi juga membawa perubahan pada cara penghuni apartemen mengelola kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Bagi masyarakat urban yang tinggal di hunian vertikal, integrasi ini menghadirkan sejumlah manfaat praktis yang langsung dirasakan dalam aktivitas harian.
Berikut tiga dampak utama dari kolaborasi tersebut bagi penghuni apartemen.
1. Akses Layanan Rumah Tangga Semakin Praktis
Bagi penghuni apartemen, salah satu tantangan terbesar adalah mengatur kebutuhan rumah tangga di tengah kesibukan aktivitas harian. Mobilitas tinggi membuat banyak penghuni kota membutuhkan solusi layanan yang cepat dan mudah diakses.
Melalui integrasi ini, penghuni yang menggunakan aplikasi Lingkup atau Bamms dapat memesan berbagai layanan bTaskee langsung dari platform hunian. Layanan yang tersedia antara lain home cleaning, office cleaning, housekeeping, AC service, upholstery service, laundry, hingga home moving.
Kemudahan ini menghilangkan kebutuhan mencari penyedia jasa secara manual di luar platform. Semua kebutuhan rumah tangga dapat diakses melalui satu aplikasi yang sama dengan sistem pengelolaan hunian.
Baca Juga: 4 Keunggulan Vivace E Schneider Electric, Sakelar Modern yang Aman dan Elegan untuk Rumah
Menurut Diana Liudin, Marketing Manager bTaskee Indonesia, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan rumah tangga profesional kepada masyarakat urban.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi bTaskee untuk semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat urban, khususnya mereka yang tinggal di hunian vertikal. Kami ingin memastikan bahwa layanan rumah tangga profesional dapat diakses dengan mudah, praktis, dan terintegrasi dalam ekosistem digital yang sudah digunakan oleh para penghuni,” ujar Diana.
2. Ekosistem Hunian Digital Semakin Terintegrasi
Selain mempermudah akses layanan, kolaborasi ini juga memperkuat konsep smart living ecosystem di hunian vertikal.
Lingkup merupakan aplikasi yang dirancang untuk membantu penghuni apartemen mengakses berbagai layanan hunian dan fasilitas dalam satu platform. Sementara itu, Bamms berperan sebagai sistem manajemen properti digital yang membantu pengelola bangunan menjalankan operasional secara lebih efisien.
Dengan integrasi bTaskee, platform tersebut kini tidak hanya mengelola fasilitas hunian, tetapi juga menyediakan layanan rumah tangga yang dibutuhkan penghuni.
Konsep ini mencerminkan perkembangan sektor proptech di Indonesia, di mana hunian modern semakin terhubung dengan berbagai layanan digital untuk meningkatkan kualitas hidup penghuninya.
Reagan Sie, Founder & CEO Lingkup dan Bamms, menilai integrasi layanan ini merupakan bagian dari transformasi cara masyarakat menikmati hunian modern.
“Hunian modern saat ini tidak hanya berbicara tentang tempat tinggal, tetapi juga tentang bagaimana penghuni dapat mengakses berbagai layanan yang mendukung kenyamanan hidup sehari-hari,” jelas Reagan.
Baca Juga: 9 Referensi Hotel di Gading Serpong untuk Staycation, Meeting, hingga Perjalanan Bisnis
3. Kenyamanan Hidup Penghuni Urban Meningkat

Dampak lain dari integrasi layanan ini adalah meningkatnya kenyamanan hidup penghuni apartemen.
Di kota besar, waktu menjadi sumber daya yang semakin berharga. Banyak penghuni hunian vertikal membutuhkan cara yang lebih efisien untuk mengurus pekerjaan rumah tanpa harus mengorbankan waktu produktif mereka.
Layanan rumah tangga digital memungkinkan berbagai pekerjaan seperti membersihkan rumah, memperbaiki AC, atau mencuci pakaian dilakukan oleh tenaga profesional yang dipesan secara on-demand.
Baca Juga: 7 Rekomendasi RCBO Terbaik 2026: Tinggalkan MCB Biasa demi Rumah Anti Setrum
Dengan sistem digital yang terintegrasi, penghuni juga dapat memantau layanan yang digunakan melalui aplikasi yang sama dengan pengelolaan hunian mereka.
Ke depan, model integrasi layanan seperti ini diperkirakan akan semakin berkembang seiring meningkatnya urbanisasi dan pertumbuhan hunian vertikal di kota-kota besar Indonesia.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com





