Monday, September 27, 2021
Pasang Iklan disini ....

Kinerja BTN On Track di Tengah Pandemi Covid-19

Kredit BTN masih tumbuh sekitar 4,59% atau telah menyalurkan kredit sampai dengan triwulan 1 tahun 2020 sekitar Rp253,25 triliun.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah pandemi Covid-19 yang mulai terdeteksi masuk Indonesia sejak awal Maret lalu telah berdampak negatif terhadap berbagai sektor, termasuk perbankan. Namun, kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN tercatat masih on track di tiga bulan pertama 2020.

Dalam tiga bulan pertama tahun ini masih belum terlihat dampak material akibat Covid-19. Namun perseroan telah melakukan sejumlah langkah antisipasi agar bisnis BTN tidak sampai terganggu.

Baca Juga: Gandeng J Trust Bank, CicilSewa Beri Solusi Sistem Sewa Properti

“Di tengah pandemi Covid-19, aktivitas ekonomi termasuk dalam hal ini bisnis bank tidak boleh berhenti, agar masyarakat tetap terpenuhi kebutuhannya. Peran perbankan masih dibutuhkan. Dan kami pun terus mencari peluang bisnis agar terus mendukung ekonomi masyarakat,” ujar Direktur Utama BTN Pahala N Mansury dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Menurut Pahala, BTN tetap optimistis, lantaran bisnis di sejumlah industri masih bertumbuh. Pada industri yang masih berpeluang untuk bertahan dan tumbuh tersebut, BTN akan ikut andil menyokong pertumbuhannya agar laju ekonomi tetap berjalan.

Kata dia, perbankan memegang peranan cukup besar dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat agar tetap bertahan dalam pandemi Covid-19. Oleh karena itu menurutnya, perbankan perlu melakukan inovasi layanan jasa keuangan agar dapat terus memfasilitasi masyarakat dalam mengakses jasa keuangan dari perbankan.

Baca Juga: Junior Global Bond BTN Oversubscribed 12,3 Kali

“Agar hal tersebut dapat optimal dilakukan perbankan, maka bank harus sehat dan berkinerja baik. Alhamdulillah sampai dengan saat ini kinerja bisnis BTN masih berjalan baik,” katanya.

Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan kredit BTN yang masih tumbuh sekitar 4,59% atau telah menyalurkan kredit sampai dengan triwulan 1 tahun 2020 sekitar Rp253,25 triliun.

Selain itu, rasio-rasio keuangan perseroan juga masih terjaga baik. Adapun Kinerja perseroan secara umum akan diumumkan perseroan pada Minggu kedua Mei 2020.

Kinerja BTN yang masih terjaga baik tersebut menurut Pahala karena perseroan senantiasa menjaga kualitas kredit dan penguatan cadangan perseroan terutama pada masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: BSPS di Sulut Disalurkan Melalui Bank Mandiri

Dengan likuiditas yang mencukupi, Bank BTN masih konsisten menjalankan fungsi intermediasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif pada kuartal I/2020.

Likuiditas yang cukup dan terjaga, menjadi kunci perbankan agar tetap menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor ekonomi agar tetap produktif. Pahala merinci, sampai dengan Maret 2020, rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio) bank yang dipimpinnya masih dapat dijaga pada tingkat 137,9% jauh di atas ambang yang ditetapkan regulator yaitu 100%. Sementara rasio Aset Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) terjaga di 69,5% dimana rasio tersebut masih jauh di atas batas minimal yang ditentukan.

Baca Juga: Sah! Berikut Daftar 37 Bank Penyalur KPR FLPP Tahun 2020

“Sesuai ketentuan regulasi, kami sudah menyiapkan cadangan terutama untuk mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 yang tidak tahu akan berakhir sampai kapan dan saat ini coverage ratio terjaga di atas 100%,” sebut Pahala.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU