PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Pembiayaan syariah menjadi salah satu penggerak baru pasar rumah subsidi nasional pada 2026. Di tengah meningkatnya kebutuhan hunian masyarakat perkotaan dan tingginya backlog perumahan, perbankan syariah kini mengambil peran lebih agresif dalam penyaluran kredit rumah subsidi.
Salah satu yang mulai memperkuat posisi adalah Bank Syariah Nasional (BSN). Hingga April 2026, BSN tercatat menjadi penyalur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terbesar kedua di Indonesia dengan realisasi mencapai 16.523 unit rumah.
Adapun target penyaluran FLPP BSN sepanjang tahun ini mencapai 73.300 unit rumah.
Penguatan pembiayaan syariah sektor perumahan tersebut menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dengan Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Pasar KPR Syariah Dinilai Terus Tumbuh
Dalam beberapa tahun terakhir, pangsa pasar pembiayaan syariah menunjukkan pertumbuhan konsisten, termasuk di sektor perumahan subsidi.
Kondisi tersebut didorong meningkatnya minat masyarakat terhadap skema pembiayaan dengan cicilan tetap, transparansi akad, serta persepsi keamanan pembiayaan jangka panjang.
BSN dinilai memiliki posisi strategis karena fokus bisnis perusahaan cukup kuat pada sektor pembiayaan perumahan. Apalagi, 99 persen saham BSN saat ini dimiliki BTN yang selama ini dikenal sebagai salah satu pemain utama pembiayaan rumah subsidi nasional.
Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengatakan sektor rumah subsidi masih memiliki permintaan yang besar, terutama melalui skema FLPP berbasis syariah.
“Minat masyarakat terhadap perumahan cukup besar dan sangat kelihatan core fokusnya BSN ini pada FLPP. Kami mendukung program perumahan yang menjadi visi Bapak Presiden Prabowo,” ujar Alex.
Rusun Subsidi Perkotaan Mulai Didorong
Selain rumah tapak subsidi, pemerintah juga mulai mengarahkan perhatian pada pengembangan rumah susun subsidi di kawasan perkotaan.
Skema tersebut dinilai menjadi solusi jangka panjang terhadap keterbatasan lahan di kota besar sekaligus tingginya harga rumah dekat pusat aktivitas ekonomi.
Baca Juga: KPR Syariah Baru 8%, Padahal 87% Muslim, Peluang Besar untuk Milenial dan MBR
Menteri PKP menyampaikan regulasi terkait rumah susun subsidi perkotaan saat ini sedang disiapkan pemerintah.
“Visi Presiden Prabowo adalah membangun rumah susun subsidi di perkotaan, aturannya juga sedang dibuat dan saya ingin disosialisasikan dan digolkan dengan adanya partisipasi BSN,” ujar Maruarar Sirait.
Dorongan terhadap rusun subsidi juga membuka peluang baru bagi pembiayaan syariah untuk masuk ke segmen hunian vertikal yang selama ini masih didominasi pasar komersial.
Digitalisasi dan Ekosistem Developer
BSN juga mulai menyiapkan strategi penguatan ekosistem pembiayaan perumahan melalui kolaborasi dengan developer dan digitalisasi layanan.
Menurut Alex, perusahaan akan memperluas kemitraan dengan pelaku industri perumahan guna mempercepat akses pembiayaan masyarakat.
Baca Juga: Akad Massal KPR Sejahtera BCA Sasar Pekerja Sektor Informal di Tiga Lokasi
“Untuk inovasi kami akan menggandeng ekosistem perumahan, memperkuat kolaborasi dengan developer, mendorong pembiayaan perumahan yang inklusif dan mengembangkan digitalisasi produk dan layanan,” katanya.
Selain FLPP, BSN juga menargetkan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan sebesar Rp500 miliar kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Langkah tersebut diperkirakan dapat memperkuat pembiayaan bagi developer skala kecil dan menengah yang selama ini menjadi salah satu penopang pasokan rumah subsidi nasional.
Di tengah tren urbanisasi dan kenaikan harga lahan perkotaan, perbankan syariah diperkirakan akan semakin agresif masuk ke sektor perumahan rakyat.
Baca Juga: BSPS Satu Sumatera 2026 Resmi Dimulai, Lampung Dapat 10.000 Bantuan Rumah
Kombinasi antara FLPP, rusun subsidi, dan digitalisasi layanan pembiayaan dinilai menjadi salah satu arah baru pasar rumah subsidi Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel





