Iklan Mesin Cuci Sharp
Thursday, May 23, 2024

Kementerian PUPR Targetkan 199 KM Jalan di Kepulauan Talaud Teraspal Mulus

Dengan dilanjutkannya kegiatan preservasi jalan tersebut, pada tahun 2024, seluruh jalan di Lingkar Talaud sudah beraspal dengan tingkat kemantapan 94%.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pada tahun 2024, seluruh jalan di Kepulauan Talaud akan terhubung dan teraspal mulus seluruhnya sepanjang 199 km.

Ini adalah salah satu komitmen pemerintah melalui Kementerian PUPR untuk terus meningkatkan pembangunan infrastruktur secara merata dan berkeadilan di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Hingga November 2023, Kementerian PUPR Selesaikan Pembangunan Jalan Tol Sepanjang 217,8 Km

Termasuk titik-titik terluar, terdepan dan tertinggal (3T), termasuk salah satunya di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan Philipina.

Hal ini merupakan tindaklanjut visi Presiden Joko Widodo yang berkunjung ke Talaud, pada Kamis, 28 Desember 2023 lalu.

“Jaringan jalan perbatasan ini merupakan infrastruktur yang bernilai strategis bagi NKRI dengan fungsi sebagai pertahanan dan keamanan negara dan mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Direktur Jenderal Bina Marga, Hedy Rahadian menambahkan, salah satu kawasan yang dilakukan pengembangan konektivitasnya adalah Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara. Pada tahun 2024 seluruh jalan di Pulau Talaud ditargetkan akan terhubung dan teraspal mulus seluruhnya sepanjang 199 km.

Baca Juga: Bendungan Lolak Sulawesi Utara Siap Diresmikan Awal 2024

“Tersambungnya infrastruktur konektivitas tersebut tak lain untuk membantu meningkatkan basis ekonomi lokal di kawasan Talaud. Seperti pala, kopra dan ikan,” jelas Hedy.

Hedy menambahkan bahwa perbaikan kondisi jalan beraspal dilakukan secara bertahap sejak 2015 oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga sepanjang 124 km.

Baca Juga: Perekat Ubin Granit Big Slab Ini Sangat Aman Digunakan dan Kualitas Paling Unggul

“Dari total 124 km jalan rusak, pada 2015 hingga 2023 dilakukan perbaikan kondisi jalan sepanjang 82 km, dan sisanya dilanjutkan pada 2024 sepanjang 42 km. Kementerian PUPR juga melakukan pengaspalan jalan yang semula merupakan jalan tanah sepanjang 75 km,” terang Hedy.

Kegiatan preservasi jalan dilakukan di Jalan Esang – Rainis dengan progres fisik sebesar 52%. Kemudian, di Jalan Beo – Esang – Rainis dengan progres fisik sebesar 12%. Kedua kegiatan tersebut ditargetkan selesai pada 2024.

Menyusul kegiatan preservasi Jalan Rainis – Melonguane – Beo, Lingkar Kakorotan dan Lingkar Miangas yang progres fisiknya telah selesai dan mencapai 100%.

“Dilakukan pula penggantian jembatan sebanyak 21 buah, dengan total panjang 576 meter. Pada 2015 hingga 2023 telah diselesaikan sebanyak 19 buah jembatan. Pada tahun 2024 akan dilanjutkan dengan penggantian 2 buah jembatan, yaitu Jembatan Panding dan Jembatan Ambia,” lanjut Hedy.

Baca Juga: Kementerian ATR/BPN Targetkan 120 Juta Bidang Tanah Terdaftar di 2024

Dengan dilanjutkannya kegiatan preservasi jalan tersebut, pada tahun 2024, seluruh jalan di Lingkar Talaud sudah beraspal dengan tingkat kemantapan 94%. Adapun total biaya penanganan jalan Lingkar Talaud pada 2015-2024 sebesar Rp1,13 Triliun.

Turut mendampingi dalam kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Kepulauan Talaud, Staf Ahli Menteri PUPR Endra S. Atmawidjaja, Direktur Preservasi II Ditjen Bina Marga Budiamin dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Utara, Hendro Satrio.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster
Sharp Plasmacluster

BERITA TERBARU

Demo Half Page