(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Tuesday, June 18, 2024
Iklan Mesin Cuci Sharp

GIIC Cikarang Jadi Kawasan Industri Percontohan Bertaraf Internasional

GIIC telah menerapkan konsep berwawasan lingkungan. Khususnya dalam meningkatkan kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial yang berkontribusi terhadap pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan.

PropertiTerkini.com, (CIKARANG) — Kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC) di Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat terus berkembang pesat. Bahkan kini, menjadi percontohan bertaraf internasional.

Memiliki lahan industri seluas ±2.200 hektare, GIIC menjadi salah satu kawasan industri terbesar yang ada di Indonesia.

Baca Juga: BSD City Jadi Township Pertama Aplikasikan Aspal Plastik, Begini Keunggulannya!

GIIC telah menjadi lokasi bisnis bagi 170 tenants yang dilengkapi dengan sarana prasarana ramah lingkungan bertaraf internasional.

Fasilitas tersebut, seperti pengolahan air bersih dan air limbah, penyediaan tenaga listrik dengan pelayanan premium, pasokan gas, jaringan telekomunikasi, serta instalasi serat optik.

Presiden Direktur PT Puradelta Lestari Tbk, Hongky J. Nantung mengatakan, sebagai kawasan industri yang terintegrasi dengan kawasan hunian dan area komersial, GIIC telah mendapatkan pengakuan dunia internasional.

“Hal ini dibuktikan dengan beragam penghargaan yang telah diraih GIIC, seperti World Silver Winner kategori Industri FIABCI World Prix d’Excellence Awards 2022 di Prancis dan juga Best Industrial Estate Development dalam ajang PropertyGuru Asia Property Awards 2022 di Thailand,” terangnya.

Salah satu yang membedakan GIIC dengan kawasan industri lain di Indonesia adalah konsep ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang diterapkan dengan standar low pollution industrial.

Baca Juga: Beam Mobility Hadir di Lippo Cikarang, Kampanyekan Inovasi Gaya Hidup Ramah Lingkungan 

Semua tenant di GIIC secara keseluruhan diwajibkan untuk mengontrol polusi udara dan suara yang dihasilkan. Proses ini dipantau oleh pihak Kota Deltamas sejak produksi, material hingga bahan bakar.

Penggunaan batu bara pun tidak diizinkan di kawasan industri GIIC sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam penerapan sustainable development.

Selain itu, GIIC melakukan penghijauan di seluruh area termasuk perangkat listrik hemat energi serta penggunaan lampu LED dan lampu PJU (penerangan jalan umum) hybrid dengan solar panel.

Baca Juga: Terowongan Cisumdawu Dipastikan Aman Dilalui, Pasca Gempa Sumedang

Kendaraan operasional Kawasan industry GIIC juga sudah menggunakan tenaga listrik.

GIIC Cikarang Terapkan Konsep EIP

GIIC Cikarang merupakan salah satu kawasan industri (KI) percontohan tambahan dari proyek Global Eco-Industrial Parks Programme (GEIPP) Fase II.

Proyek GEIPP Fase II ini akan dimulai secara efektif pada 1 Januari 2024 dan sekaligus menunjukkan keseriusan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam upaya transformasi KI menjadi lebih berwawasan lingkungan melalui penerapan konsep Eco Industrial Park (EIP).

Penerapan konsep EIP merupakan salah satu langkah menjaga lingkungan melalui penciptaan desain hijau dari infrastruktur, perencanaan, penerapan konsep produksi bersih, pencegahan polusi, pengelolaan limbah, pengendalian emisi, dan efisiensi energi di kawasan industri.

Baca Juga: Cara Pintar Memilih Pencahayaan Berkualitas dan Hemat Energi, Bersama Philips

Selaras dengan hal tersebut, penerapan EIP diharapkan dapat ikut mewujudkan Net Zero Emission (NZE) sektor industri.

GIIC telah menerapkan konsep berwawasan lingkungan. Khususnya dalam meningkatkan kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial yang berkontribusi terhadap pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan.

Pembangunan Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

Sinar Mas Land menjadi salah satu pengembang properti di Indonesia yang telah mengimplementasikan konsep pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Hal ini diterapkan dalam produk properti untuk mengurangi emisi karbon hingga 34% pada tahun 2034 mendatang.

Tidak hanya penerapan material ramah lingkungan, Sinar Mas Land juga melakukan efisiensi energi melalui penerapan panel surya di bangunan-bangunan komersial.

Juga pada sarana penerangan jalan, hingga pemanfaatan layanan sertifikat Energi Baru Terbarukan (EBT) atau Renewable Energy Certificate (REC) dari PT PLN (Persero).

Baca Juga: Bus Shuttle Kota Deltamas-Blok M Telah Tersedia, Segini Tarif dan Jam Operasionalnya

keunggulan jalan aspal plastik
BSD City telah mengaplikasikan jalan aspal plastik sepanjang 8,6 km, setara dengan memanfaatkan 164,2 juta lembar plastik kresek. (Foto: Pius/PropertiTerkini.com)

Melalui layanan tersebut, Sinar Mas Land turut mendukung inisiasi pemerintah dan mengambil bagian dalam mengurangi emisi CO2.

Selain mengoptimalkan sertifikat EBT, sejumlah gedung perkantoran milik Sinar Mas Land juga telah mendapatkan sertifikasi Green Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Bahkan pula mendapat sertifikat Gold Green District dari Building Construction Authority (BCA) Singapura.

Baca Juga: Masuki 2024, Ini Harapan Pengembang Perumahan Murah Bagi MBR

Sinar Mas Land juga bekerjasama dengan Chandra Asri untuk mengaplikasikan aspal dengan campuran sampah plastik sepanjang 3,8 km atau 56.138 m2 di kawasan BSD City.

Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat sekitar daerah pembangunan menuju penerapan model ekonomi sirkular.

Fasilitas Lengkap di GIIC Cikarang

GIIC berada di Kota Deltamas, Cikarang, yang sangat strategis dan dapat diakses melalui Tol Jakarta-Cikampek di KM 37.

Kota Deltamas merupakan proyek joint venture antara Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation dari Jepang dengan total luas area ±3.200 hektare.

Township tersebut mengintegrasikan area hunian, komersial dan kawasan industri GIIC (Greenland International Industrial Center).

Saat ini, Kota Deltamas sedang gencar mengembangkan lebih banyak fasilitas dan infrastruktur guna mendukung kegiatan live, work, and play.

Baca Juga: Terus Dikembangkan, Sudah 14 Tenant Tempati Data Center Park Kota Deltamas

Sejumlah fasilitas telah berdiri di antaranya sejumlah sekolah nasional maupun internasional, seperti Cikarang Japanese School, Jakarta International University/Korean Education Complex, ITSB, SMK Ananda Mitra Industri, dan Pangudi Luhur.

Kawasan Industri GIIC di Kota Deltamas, Cikarang, Bekasi
Kawasan Industri GIIC di Kota Deltamas, Cikarang, Bekasi. (Dok. SML)

Kemudian ada fasilitas Kesehatan, seperti RS Mitra Keluarga dan Eka Hospital, serta pusat perbelanjaan, yakni AEON Mall yang saat ini telah memasuki proses penutupan atap dan akan beroperasi pada awal 2024.

Dari sisi akses, selain akses Tol Jakarta-Cikampek KM 37, GIIC di Kota Deltamas juga dapat diakses melalui Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dan dapat diakses melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan di KM 31 yang telah beroperasi akhir 2023.

Baca Juga: Sebelum Sewa Apartemen, Pertimbangkan Beberapa Faktor Berikut Ini

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster

BERITA TERBARU

Demo Half Page