PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Sejak bergabungnya Rahayu Saraswati Djojohadikusumo—keponakan dari Presiden Prabowo Subianto, putri dari Hashim Djojohadikusumo (adik Prabowo)—PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX: TRIN) atau TRINLAND, menjadi momentum penting bagi akselerasi transformasi bisnis Perseroan.
TRINLAND menegaskan rencana ekspansi strategis ke logistic park, data center, dan ultra luxury hospitality yang akan mulai dijalankan secara bertahap pada 2026.
Baca Juga: Rahayu Saraswati Resmi Jadi Komut Trinland: 5 Agenda Besar Transformasi 2026
Langkah tersebut menandai fase baru transformasi TRINLAND dalam merespons perubahan kebutuhan pasar properti dan infrastruktur nasional, sekaligus memperkuat struktur pendapatan berulang (recurring income) sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Diketahui, penunjukan Rahayu Saraswati sebagai strategic partner sekaligus Komisaris Utama dinilai membawa perspektif baru dalam arah pengembangan bisnis Perseroan.
Kehadirannya memperkuat agenda transformasi TRINLAND agar tetap relevan di tengah dinamika industri properti yang semakin kompetitif dan terdiversifikasi.
Manajemen menilai, kombinasi pengalaman pengembangan properti dengan wawasan strategis di tingkat tata kelola akan mempercepat adaptasi TRINLAND terhadap sektor-sektor bernilai tambah tinggi yang memiliki prospek jangka panjang.
Baca Juga: 3 Proyek TRINLAND dan True Land Raih Penghargaan Prestisius di FIABCI Indonesia Awards 2025
TRINLAND Fokus pada Tiga Sektor Bernilai Tambah Tinggi
Sebagai bagian dari strategi diversifikasi, TRINLAND menetapkan tiga sektor utama sebagai motor pertumbuhan baru, yakni logistic park, data center, dan ultra luxury hospitality.
Ketiga sektor tersebut dipilih berdasarkan peningkatan permintaan, karakteristik pendapatan berulang, serta kesesuaiannya dengan visi Perseroan terhadap pengembangan properti terintegrasi berbasis green development.
Pengembangan data center dan ultra luxury hospitality akan difokuskan di kawasan pusat aktivitas bisnis.
TRINLAND menilai percepatan transformasi digital, pertumbuhan ekonomi perkotaan, serta meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan dan kualitas hidup akan mendorong kebutuhan signifikan terhadap infrastruktur logistik, digital, dan hospitality kelas atas dalam beberapa tahun ke depan.
Co-Founder & Group CEO TRINLAND, Ishak Chandra, menyampaikan bahwa perubahan kebutuhan pasar membuka peluang besar bagi Perseroan untuk memperluas portofolio bisnisnya.
“Kami melihat peluang signifikan di sektor logistik, infrastruktur digital, dan luxury hospitality. Dengan pengalaman TRINLAND dalam mengembangkan proyek properti terintegrasi dan berkualitas tinggi, kami optimistis diversifikasi ini akan menjadi motor pertumbuhan baru yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ishak menegaskan, seluruh strategi ekspansi dijalankan secara terukur dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta tetap berlandaskan pada kekuatan inti TRINLAND di sektor properti.
Senada dengan hal tersebut, Komisaris Utama TRINLAND, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menekankan bahwa pelebaran sayap bisnis ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Perseroan.
Baca Juga: Paramount Petals Tawarkan Promo Akhir Tahun 2025, Cashback hingga Rp50 Juta
“Diversifikasi ini mencerminkan komitmen TRINLAND untuk terus bertumbuh secara relevan dan berkelanjutan. Dengan memperluas portofolio ke sektor-sektor masa depan, Perseroan berupaya menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk konsumen,” jelasnya.
Implementasi Bertahap Mulai Kuartal I 2026

Ke depan, TRINLAND akan mempersiapkan seluruh aspek teknis, komersial, dan operasional guna memastikan implementasi strategi berjalan optimal. Tahap awal pengembangan bisnis baru ini ditargetkan mulai kuartal pertama 2026.
Dengan arah pengembangan tersebut, TRINLAND optimistis dapat memperkuat posisi bisnis, meningkatkan kualitas pendapatan, serta membangun fondasi pertumbuhan yang lebih resilien di tengah dinamika industri properti dan infrastruktur nasional.
Sebagai informasi, TRINLAND merupakan pengembang yang berdiri sejak 2009 dan dikenal melalui berbagai proyek ikonik di Alam Sutera dan Serpong, seperti Brooklyn, Springwood Residences, Yukata Suites, The Smith, hingga sejumlah pengembangan baru di Sentul dan Labuan Bajo.
Baca Juga: 225 Unit Ludes Terjual, Vireya Perkuat Daya Tarik Hunian Timur BSD City
Rekam jejak ini menjadi modal penting dalam menggarap sektor-sektor baru yang menuntut standar tinggi dari sisi desain, keberlanjutan, dan operasional.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com






