Iklan Youtube Properti Terkini
Monday, June 24, 2024
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Proyek Perdana Crown Group di AS Siap Dibangun

Proyek Crown Group di Amerika ini juga akan didesain oleh Koichi Takada Architects. Menara setinggi 43 lantai akan terdiri dari 319 unit kondominium. Proyek ini ditargetkan rampung 2024 mendatang.

PropertiTerkini.com, (SYDNEY) – Proyek perdana Crown Group di Amerika Serikat segera dibangun. Pengembang properti dari Sydney, Australia itu telah berhasil menyelesaikan proses akuisisi lahan di Negeri Paman Sam tersebut. Proyek mixed-use kondominium dan hotel senilai Rp8 triliun yang bernama Skytress itu akan membawa sentuhan gaya hidup Australia ke distrik Pusat Kota LA yang sedang berkembang.

Crown Group sedang melanjutkan proses dengan Los Angeles City Hall untuk bangunan menara yang diusulkan. Adapun Crown Group memutuskan untuk membeli lahan di tengah kota Los Angeles ini pada November 2019 lalu. Persisnya berlokasi di sudut tenggara South Hill dan 11th street di kawasan distrik keuangan, mode, dan South Park di pusat kota.

Baca Juga: Terjual Rp55 Miliar, Crown Group Cetak Rekor Penjualan Griya Tawang

Sama seperti beberapa proyek Crown Group lainnya, proyek menara setinggi 43 lantai ini juga akan didesain oleh Koichi Takada Architects. Proyek ini akan mewujudkan filosofi Crown Group tentang perpaduan arsitektur yang diilhami dengan visi futuristik tentang cara hidup baru, guna menjadi landmark yang ikonik bagi kota. Proyek di 1111 Hill Street ini diharapkan akan selesai pada tahun 2024 mendatang.

Menara ini akan terdiri dari 319 unit kondominium dengan fasilitas eksklusif bagi para penghuninya di dua lantai teratas dan desain fasad yang merujuk pohon-pohon redwood tua California yang berukuran raksasa. Kanopi jalan yang dramatis akan memayungi bangunan dan menggabungkan “dinding hijau yang bernafas”, dirancang untuk meningkatkan kualitas udara kota dan memperkenalkan fitur lansekap unik di pusat kota.

Kantor perwakilan Crown Group di LA juga sedang dalam proses diskusi dengan beberapa merek hotel mewah untuk menggabungkan 160 unit kamar hotel di lantai yang lebih rendah. Ditargetkan untuk menjadi salah satu tempat liburan yang paling diinginkan di tengah kota.

Baca Juga: Intiland Hadirkan Virtual Show Unit SQ Rés

CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan distrik Downtown yang berkembang di LA telah mengalami transformasi yang signifikan selama dekade terakhir. Ini dibuktikan dengan ekspansi LA Live, Warner Music dan Spotify mendirikan kantor, pengecer utama seperti Apple, Vans dan Paul Smith juga meluncurkan toko-toko utama mereka. Beberapa restoran ikonik berekspansi ke kawasan tersebut dan banyak pembangunan perumahan, hotel dan komersial juga sedang berlangsung saat ini.

“Sejujurnya sulit untuk menemukan distrik pusat kota kosmopolitan besar di ambang perubahan yang signifikan,” katanya Sunito.

Kawasan Downtown, kata dia, mengalami kebangkitan sekali dalam satu generasi yang dipicu oleh konvergensi teknologi, media, dan hiburan yang meningkat di Los Angeles.

“Ada banyak kegiatan investasi dan menarik untuk memikirkan seperti apa Downtown nanti dalam beberapa tahun ke depan. Ini nantinya akan menjadi tempat yang paling dicari untuk tinggal,” ungkap Sunito.

Baca Juga: Begini Cara Broker Jual Properti di Tengah Wabah Corona

Head of US Development Crown Group, Patrick Caruso, mengatakan pengembangan ini akan menawarkan titik perbedaan yang menarik bagi pembeli di Downtown LA dan membawa kondominium versi baru bagi mereka yang tinggal di distrik tersebut.

“Ini adalah bagian kota yang berkembang cepat namun ada pilihan terbatas Ketika kita berbicara perihal hunian yang dirancang dengan baik,” kata Caruso.

Hadirnya proyek perdana Crown Group, Skytress di AS tersebut, lanjut Caruso akan memberikan penawaran yang lebih beragam dari banyak pilihan yang ada. “Jelas calon pembeli akan mencari penawaran yang lebih beragam, sehingga pendekatan gaya fungsional resor kami yang segar dan unik serta menyatu dengan desain arsitektur yang canggih akan mengisi celah secara signifikan di pasar,” terangnya.

Sejak 1996

Didirikan di Sydney pada tahun 1996, Crown Group telah membangun reputasinya dalam menghasilkan pengembangan mewah yang ikonik. Saat ini memiliki proyek senilai Rp50 triliun dalam lini usahanya yang menjangkau lima kota dan dua benua.

Crown Group dan Koichi Takada Architects adalah pasangan kreatif di balik serangkaian proyek apartemen besar di Australia termasuk kondominium yang menakjubkan dan menara hotel bernama Arc by Crown Group di Clarence Street Sydney. Bahkan beberapa penghargaan telah berhasil diraih.

Pada tahun 2019 Crown Group berhasil menyelesaikan pembangunan Infinity by Crown Group yang telah terjual habis, dengan bentuk melingkarnya yang terkenal, di Green Square, hanya 4 km dari pusat Sydney. Koichi Takada juga mendapat pengakuan dunia dalam mendesain interior menakjubkan Museum Nasional Qatar di Timur Tengah, yang diresmikan pada 2019.

Baca Juga: Seperti Apa Penampakan 7 Bangunan Ikonik, Jika Diubah dengan Gaya Arsitektur Berbeda

Takada mengatakan pengembangan baru ini akan memasukkan unsur hijau melalui tanaman seukuran “tinggi manusia”.

“Adalah keinginan kami, melalui pendekatan arsitektur yang diilhami oleh alam, untuk mengubah distrik pergudangan tua menjadi lingkungan yang bernafas di LA,” kata Takada.

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Demo Half Page