Iklan Youtube Properti Terkini
Monday, July 22, 2024
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Program Sharp Class Hadir di SMKN 1 Sukorejo, Pasuruan

Sharp Class memiliki lulusan sekitar 745 siswa/i, dimana 83 lulusannya kini bekerja di PT Sharp Electronics Indonesia, sedangkan sisanya bekerja di perusahaan lain, baik skala nasional maupun internasional.

PropertiTerkini.com, (SUKOREJO) — Program pendampingan dan pelatihan untuk para siswa/i SMK bertajuk “Sharp Class” digelar di SMKN 1 Sukorejo, Pasuruan, Jawa Timur.

Salah satu kegiatan CSR dari PT Sharp Electronics Indonesia ini ditujukan untuk para siswa/i SMK yang ingin berkarir sebagai teknisi setelah lulus dari SMK.

Baca Juga: Dukung Revitalisasi SMK Pemprov DKI Jakarta, Sharp Class Hadir di SMKN 29 Jakarta Selatan

Lise Tiasanty, Head of Customer Satisfaction Division, PT Sharp Electronics Indonesia mengatakan, program ini akan berjalan selama 2 bulan untuk sebanyak dengan 25 siswa.

“Mereka akan diberikan pembelajaran serta pelatihan dari teknisi profesional Sharp Indonesia,” kata Lise usai menggelar penandatanganan MoU kerja sama program Sharp Class dengan SMKN 1 Sukorejo.

Adapun penandatanganan MoU program Sharp Class di SMKN 1 Sukorejo dihadiri oleh Erwan Tjahjono, Kepala Cabang Dinas Pendidikan; dan Mukarromah, Kasi SMK Cabdin wilayah Pasuruan.

Hadi juga, Yudianto, Camat Sukorejo; Nanang Sugito, Kapolsek Sukorejo; serta Agus Tri Cahyono, Kepala Puskesmas Sukorejo.

Baca Juga: Serahkan Dua Unit Mobil ke Konsumen, Sharp Kembali Hadirkan Program Promo Sharp Fiestapora

Melalui program Sharp Class SMKN 1 Sukorejo, Lise berharap, kelak setelah mengikuti program ini, para siswa menjadi lulusan yang unggul dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

“Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan SMKN 1 Sukorejo, karena dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia khususnya tingkat SMK,” ujarnya.

Untuk diketahui, tingkat pengangguran di berbagai kota, termasuk Pasuruan masih cukup tinggi.

Baca Juga: CSR Pendidikan Sinar Mas Land Salurkan Bantuan ke 44 Sekolah di Tangsel

Banyaknya pengangguran tersebut dikarenakan kurangnya pelatihan kerja serta kurangnya kemampuan soft skill yang dimiliki oleh calon pekerja.

Berdasarkan data yang dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Kota Pasuruan sebesar 5,64% di tahun 2023.

Dilatar belakangi hal tersebut, pemerintah juga giat menyelenggarakan pelatihan kerja untuk masyarakat pra-kerja di seluruh Indonesia.

“Kami sangat senang Sharp Indonesia memilih sekolah kami dalam menjalankan program Sharp Class di wilayah Pasuruan. Semoga program ini dapat terus berjalan setiap tahunnya di tempat kami,” kata Nisful Laily, Kepala Sekolah SMKN 1 Sukorejo.

Program Sharp Class SMKN 1 Sukorejo

Guna menunjang proses belajar berjalan lancar dan nyaman, Sharp Indonesia memberikan 1 unit Sharp smart TV, dan 1 unit Sharp AC.

Selain itu, Sharp Indonesia juga memberikan peralatan praktik yang akan digunakan selama program Sharp Class berlangsung.

Baca Juga: Meningkat 6 Persen, Laba Bersih Bank Danamon Tahun 2023 Capai Rp3,5 Triliun 

Lise menjelaskan, Sharp Indonesia juga tidak hanya memberikan materi berupa pelatihan sebagai teknisi, namun juga akan memberikan pengetahuan dan pelatihan profesional dunia kerja.

Seperti, kata dia, sikap dan perilaku serta kepemimpinan. Menurut Lise, saat ini teknisi tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk praktik, namun harus mengerti pola komunikasi dan membantu mengarahkan konsumen.

“Bagi siswa yang bertalenta akan diberikan kesempatan magang bahkan bekerja di PT Sharp Electronics Indonesia,” tutup Lise.

Sebagai informasi, program Sharp Class pertama kali dijalankan pada 2012. Hingga saat ini, program ini sudah digelar di 17 sekolah di 16 kota di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Paramount Petals Rilis Promo Penjualan Paramount Eazy Home ‘Lunar New Year Salebration 2024’

Saat ini Sharp Indonesia berhasil mencetak lulusan yang berkualitas dari program Sharp Class tersebut.

Sharp Class memiliki lulusan sekitar 745 siswa/i, dimana 83 lulusannya kini bekerja di PT Sharp Electronics Indonesia, sedangkan sisanya bekerja di perusahaan swasta lainnya, baik skala nasional maupun internasional.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster

BERITA TERBARU

Demo Half Page