Friday, June 18, 2021

10 Fakta Basilika Sagrada Familia: 137 Tahun Tanpa IMB

Basilika Sagrada Familia adalah inspirasi seorang penjual buku akan gereja sederhana yang kemudian berkembang menjadi katedral dan disucikan sebagai basilika tahun 2010 lalu. Kini, gereja tersebut pun kantongi IMB setelah 137 berdiri.

PropertiTerkini.com – Basilika Sagrada Familia adalah monumen bersejarah dan yang paling banyak dikunjungi di Barcelona. Setiap tahun ada jutaan wisatawan yang mendatanginya. Bahkan pada 2017 lalu, ada sebanyak 4,5 juta orang yang berwisata ke salah satu landmark wisata utama di Spanyol tersebut.

Baca Juga: Gereja Sagrada Familia Baru Kantongi IMB, Setelah 137 Tahun

La Sagrada Familia berada di Barcelona, Spanyol yang hingga kini proses pembangunannya pun belum selesai.

Berikut fakta-fakta seputar Basilika Sagrada Familia yang dirangkum dari situs resmi Sagrada Família juga berbagai sumber lain:

1. Inspirasi Seorang Penjual Buku

la Sagrada Familia
Sejarah awal pembangunan antara tahun 1866-1883./ Foto: sagradafamilia.org

Asal usul la Sagrada Família dimulai pada tahun 1866, ketika Josep Maria Bocabella mendirikan Asosiasi Spiritual Pemuja Santo Joséph. Sejak tahun 1874 mereka intens mempromosikan pembangunan sebuah gereja suci yang didedikasikan untuk Keluarga Kudus (Santo Joseph, Maria dan Yesus).

Setelah mendapatkan sejumlah sumbangan dana, pada tahun 1881 asosiasi tersebut membeli sebidang tanah seluas 12.800 meter persegi untuk membangun gereja.

Baca Juga: Salib Utuh hingga Mahkota Duri Diselamatkan, Berikut 14 Fakta Katedral Notre Dame

Peletakan baru pertama dilakukan pada tanggal 19 Maret 1882, bertepatan dengan festival Santo Joseph yang dipimpin oleh uskup Josep Urquinaona. Sejak saat itu konstruksi dimulai, yang diawali dengan ruang bawah tanah di bawah apse menurut desain neogothic.

2. Francisco Paula de Villar, Arsitek Pertama

gereja Sagrada Familia
1926-1938./ Foto: sagradafamilia.org

Awal mula pembangunan Basilika Sagrada Familia diarsiteki oleh Francisco Paula de Villar dan Lozano, sebagai arsitek pertama. Kubah utama selesai sebelum pengunduran diri Villar pada tanggal 18 Maret 1883.

Antoni Gaudi – seorang arsitek Catalan, Barcelona – baru mulai terlibat pada tahun 1883 setelah Francisco mengundurkan diri sebagai arsitek utamanya. Sejak mengambil alih proyek tersebut, Gaudí menyesuaikan gaya arsitektur dan konstruksi basilica sesuai dengan gayanya. Dia menggabungkan gaya arsitektur gothic dan bentuk lengkungan-lengkungan Art Nouveau.

Gaudí mendedikasikan tahun-tahun terakhir hidupnya untuk proyek ini. Pada saat kematiannya di usia 73 tahun (tahun 1926), progres pembangunan proyek itu hanya kurang dari seperempatnya.

3. Proses Pembangunan Terlama

bangunan gereja terbakar
1939-1960: Bangunan sempat terbakar dan direkonstruksi ulang./ Foto: sagradafamilia.org

Peletakan batu pertama dimulainya pembangunan struktur dan konstruksi La Sagrada Familia sudah dimulai sejak 137 tahun lalu, persisnya tahun 1882. Proyek ini akan menghabiskan waktu pembangunan hingga 144 tahun jika rampung sebagaimana ditargetkan pada 2026 mendatang.

Lamanya pembangunan basilika tersebut bahkan lebih lama dari Piramida Mesir yang menghabiskan waktu 23 tahun pembangunan (menurut beberapa literatur).

Baca Juga: Ridwan Kamil dan Karya Unik Masjid Al Irsyad

Konstruksi Basilika Sagrada Familia ini berkembang secara perlahan, karena mengandalkan sumbangan pribadi. Selain itu, situasi politik hingga perang saudara di Spanyol pada tahun 1936 juga telah mengalami pengerusakan yang dilakukan oleh kelompok anarkis Catalan.

4. Situs Warisan UNESCO

situs warisan unesco
1961-1999./ Foto: sagradafamilia.org

Pada tahun 1984 Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO) menetapkan bangunan yang belum selesai tersebut sebagai salah satu Situs Warisan Dunia.

Kemampuan Antoni Gaudí menciptakan karya yang unik dan megah tersebut menjadi faktor utama atas penilaian tersebut. Bahkan, La Sagrada Familia adalah satu dari tujuh bangunan karya Antoni Gaudí yang masuk daftar warisan UNESCO.

5. 18 Menara, 3 Fasad

gereja dibangun dengan dana dari donatur dan wisatawan
2000 – 2015./ Foto: sagradafamilia.org

Dalam rancangan Sagrada Familia, Gaudi merencanakan pembangunan delapan belas menara yang mewakili Dua Belas Rasul, Perawan Maria, Empat Penginjil dan yang tertinggi dari semua menara, yakni Yesus Kristus.

Gaudi merancang Sagrada Familia memiliki 3 fasad bangunan, yaitu Nativity, Passion dan Glory. Fasad Nativity terletak di sebelah timur di Jalan Marina. Timur adalah tempat matahari terbit. Detail pahatan pada sisi fasad ini berkisah tentang kelahiran dan kehidupan Yesus. Dengan ini Gaudi ingin menggambarkan Yesus seperti fajar. Kelahiran-Nya membawa harapan kehidupan bagi manusia.

Di sisi barat di Jalan Sardenya, merupakan fasad Passion. Sebagaimana matahari terbenam di ufuk barat, fasad ini menggambarkan akhir kehidupan Yesus. Pintu gereja dihiaskan patung-patung yang bertutur tentang kisah sengsara Yesus di atasnya. Tepat di tengah fasad di atas pintu, terdapat sebuah patung salib yang sangat besar. Di sekitarnya, penuh ornamen fragmen kisah jalan salib.

Baca Juga: Berani Nginap di Sini? “Crazy House”, Hotel Unik dan Menakjubkan

Sementara, sisi selatan di Jalan Malorca disebut fasad Glory yang menggambarkan karya-karya keselamatan Yesus di dunia.

6. Terowongan Kereta Cepat di Façade Utama

Persis di bawah bangunan gereja (façade utama bangunan) terdapat jalur rel kereta berkecepatan tinggi Spanyol atau dikenal Alta Velocidad Española (AVE). Konstruksi terowongan bawah tanah berlokasi di bawah basilika yang dimulai pada 26 Maret 2010 dinilai kontroversial.

Meski bertentangan dengan para insinyur, Kementerian Pekerjaan Umum Spanyol (Ministerio de Fomento) meyakinkan jika proyek ini tidak menimbulkan dampak ke gereja. Hingga kini, kereta yang resmi beroperasi sejak Januari 2013 disebutkan tidak mempengaruhi stabilitas bangunan basilika.

7. Disucikan Paus Benediktus sebagai Basilika

November 2010 Paus Benediktus XVI mensucikan dan menyatakan bangunan tersebut sebagai basilika minor, sebagai pembeda dari katedral, tempat kedudukan uskup. Peresmian diikuti sekira 56.500 jemaat yang mengikuti misa juga lebih dari 100 uskup dan 300 imam.

Seperti diketahui, awal konstruksi La Sagrada Familia adalah sebagai gereja Katolik Roma yang sederhana dan kemudian berkembang sebagai katedral (tempat kedudukan uskup). Kini telah menjadi basilika.

8. Biaya dari Sumbangan Donatur

Gereja Sagrada Familia Barcelona
Pembangunan basilika Sagrada Familia dimulai pada tahun 1882 oleh arsitek Francisco Paula de Villar, sementara Gaudí mulai terlibat pada tahun 1883 setelah Francisco mengundurkan diri sebagai arsitek utamanya./ Foto: imgur.com

Pembangunan Sagrada Família tidak didanai oleh pemerintah maupun gereja. Tahap awal pembangunannya didanai oleh sumbangan para donatur. Pembangunan selanjutnya didanai oleh hasil penjualan tiket wisata. Sumbangan disalurkan melalui organisasi Friends of the Sagrada Família.

Baca Juga: 7 Museum Arsitektur Futuristik Terbaik Dunia

Adapun anggaran pembangunan tahun 2009 diperkirakan sebesar 18 juta euro. Pada Oktober 2018, 136 tahun setelah peletakan batu pertama, dewan pengawas Sagrada Família membayar 36 juta euro kepada pemerintah kota untuk memperoleh izin mendirikan bangunan.

9. Makam Gaudi di Lantai Bawah

Antoni Gaudi meninggal pada 10 juni 1926 akibat dari kecelakaan tragis, yakni tertabrak trem, yang merupakan alat transportasi di Kota Barcelona kala itu. Ia pun dimakamkan di lantai dasar La Sagrada Familia, sehingga dapat langsung dikunjungi wisatawan.

Makam ini dikelilingi oleh empat kapel yang masing-masing didedikasikan untuk sosok yang berbeda. Makam Antoni Gaudi berada di dalam Kapel Carmen.

10. Dapatkan IMB Setelah 137 Tahun

kegiatan peribadatan dalam gereja
Kegiatan peribadatan di dalam basilika terus dilakukan meski gereja dalam proses pembangunan./ Foto: sagradafamilia.org

Antoni Gaudi telah mengajukan izin bangunan pada tahun 1885 tetapi tidak pernah mendapat jawaban. Namun kerja keras dari pihak Sagrada Família yang intens membangun komunikasi dengan Dewan Kota Barcelona selama dua tahun terakhir pun berbuah hasil.

Oktober lalu, kedua lembaga menandatangani perjanjian untuk mengatur izin kerja dan berkontribusi secara finansial untuk urbanisasi, mobilitas, dan pemeliharaan lingkungan. Akhirnya, pada awal Juni ini, IMB Basilika Sagrada Família pun diterbitkan oleh Dewan Kota Barcelona setelah 137 tahun.

Baca Juga: Terbitkan IMB Reklamasi Teluk Jakarta, Anies Tak Cerdas

Dalam izin tersebut disebutkan bahwa basilika akan rampung pada tahun 2026. Ketinggian maksimum bangunan mencapai 172 meter (564 kaki) dan dengan anggaran sebesar 374 juta euro. Adapun progres pembangunan telah melampaui 70%.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU