PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Konsep hunian sehat terus berkembang. Jika sebelumnya perhatian masyarakat lebih banyak tertuju pada lokasi, desain, dan fasilitas rumah, kini kualitas udara indoor mulai mendapat perhatian yang semakin besar.
Perubahan tersebut sejalan dengan meningkatnya kesadaran terhadap dampak polusi udara terhadap kesehatan. Tidak hanya polusi di luar ruangan, kualitas udara di dalam rumah juga menjadi perhatian karena penghuni menghabiskan sebagian besar waktunya di area tertutup.
Baca Juga: Lebih Sempurna untuk Udara Sehat, Sharp Hadirkan Purefit Plasmacluster Air Purifier
Menurut PT Sharp Electronics Indonesia, tren ini diperkirakan akan semakin kuat dalam beberapa tahun mendatang dan berpotensi memengaruhi cara masyarakat memilih hunian maupun perangkat pendukung di dalam rumah.
Yudha Eka Putra, PSG Manager for AC & Air Purifier PT Sharp Electronics Indonesia, mengatakan bahwa kualitas udara indoor akan menjadi bagian penting dari konsep hunian sehat di masa depan.
“Kualitas udara indoor akan menjadi bagian penting dari konsep hunian sehat. WHO juga menekankan bahwa paparan polusi udara berkaitan dengan risiko penyakit pernapasan dan kardiovaskular,” ujar Yudha.
Pasar Air Purifier Tumbuh Pesat
Meningkatnya perhatian terhadap kualitas udara tercermin dari pertumbuhan pasar air purifier di Indonesia.
Sharp mencatat pasar air purifier nasional mengalami kenaikan hingga 106 persen pada periode Januari-April 2026 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, Sharp membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 140 persen.
Baca Juga: Sharp Luncurkan Varian Baru Produk Air Purifier, “Small Tower Air Purifier”
Peningkatan tersebut didorong oleh berbagai faktor, mulai dari pengalaman masyarakat menghadapi pandemi, kebakaran hutan, polusi kendaraan bermotor, hingga meningkatnya edukasi kesehatan yang disampaikan tenaga medis melalui berbagai platform digital.
Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin memahami risiko paparan debu, PM2.5, asap kendaraan, asap rokok, alergen, maupun berbagai polutan lain yang dapat memengaruhi kesehatan penghuni rumah.
Smart Home dan Healthy Living Semakin Beririsan
Selain faktor kesehatan, tren smart home turut berkontribusi terhadap pertumbuhan perangkat pengelolaan kualitas udara.
Konsumen urban kini tidak hanya mencari perangkat yang mampu membersihkan udara, tetapi juga dapat dipantau dan dikendalikan melalui smartphone.
Sharp mencatat model air purifier yang telah dilengkapi teknologi AIoT (Artificial Intelligence & Internet of Things) saat ini berkontribusi sekitar 16 hingga 20 persen terhadap total penjualan kategori tersebut.
Baca Juga: Udara Sehat di Rumah: Kupas Tuntas Manfaat Dehumidifier dan AC Sharp
Perangkat semacam ini memungkinkan pengguna memonitor kualitas udara, mengatur mode operasi, hingga mengintegrasikannya dengan ekosistem perangkat rumah pintar lainnya.
“Konsumen urban semakin selektif. Mereka mempertimbangkan tidak hanya harga, tetapi juga bukti performa produk, efisiensi energi, desain, serta kemudahan penggunaan melalui konektivitas aplikasi,” kata Yudha.
Hunian Modern Mulai Memperhatikan Kualitas Udara
Di sektor properti, isu kualitas udara indoor mulai sejalan dengan tren wellness living dan sustainable housing yang berkembang di berbagai negara.
Jika sebelumnya pengembang fokus pada ruang terbuka hijau, pencahayaan alami, dan efisiensi energi, kini perhatian mulai bergeser ke aspek yang lebih spesifik seperti kualitas udara dalam bangunan.
Baca Juga: Pastikan Seluruh Produknya Bebas Timbal, Produsen Cat Ini Dorong Tren Hunian Lebih Sehat
Sharp memprediksi pasar air treatment dalam tiga hingga lima tahun ke depan akan berkembang ke tiga arah utama, yakni produk compact untuk hunian urban, perangkat premium dengan sensor pintar dan konektivitas IoT, serta solusi yang lebih spesifik untuk keluarga dengan anak kecil, pemilik hewan peliharaan, maupun penghuni yang memiliki sensitivitas terhadap alergi.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara indoor berpotensi menjadi salah satu indikator baru dalam mendukung kenyamanan dan kesehatan penghuni rumah.
Desain Menjadi Bagian dari Gaya Hidup

Perubahan preferensi konsumen juga terlihat dari meningkatnya perhatian terhadap desain perangkat rumah tangga.
Air purifier kini tidak lagi dipandang sebagai perangkat teknis semata. Produk-produk terbaru dirancang dengan bentuk yang lebih ringkas, warna netral, dan tampilan minimalis agar dapat menyatu dengan berbagai konsep interior rumah modern.
Menurut Sharp, banyak konsumen mulai mempertimbangkan kesesuaian desain perangkat dengan estetika ruang tamu, kamar tidur, maupun ruang kerja di rumah.
Tren tersebut memperlihatkan bahwa konsep hunian sehat tidak hanya berkaitan dengan teknologi dan kesehatan, tetapi juga bagaimana seluruh elemen rumah dapat terintegrasi secara nyaman dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: 7 Keunggulan Teknologi Biocrystal Serta dalam Mendukung Kualitas Tidur dan Kesehatan Mental
Dalam beberapa tahun mendatang, kualitas udara indoor diperkirakan akan menjadi bagian yang semakin sulit dipisahkan dari konsep smart home, healthy living, dan hunian berkelanjutan yang menjadi arah perkembangan properti modern.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com dan WA Chanel




