Iklan Youtube Properti Terkini
Sunday, November 27, 2022
Iklan Youtube Properti Terkini

Marketing Revenue Perintis Triniti Properti Hingga Agustus 2022 Lampaui Capaian 2021

Proyek terbaru Triniti Land, Sequoia Hills berkontribusi paling besar terhadap marketing revenue Perseroan hingga Agustus 2022.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — Pencapaian marketing revenue PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX: TRIN) atau yang untuk selanjutnya akan disebut dengan Perseroan hingga Agustus 2022 telah mencapai Rp624,2 miliar.

Pencapaian marketing revenue 8 bulan ini sudah melampaui perolehan marketing revenue Perseroan full Year 2021 sebesar Rp492,3 miliar atau naik sebesar 26%.

Baca Juga: Triniti Land Mulai Serahterimakan Apartemen Collins

Marketing revenue ini juga sudah mencapai 69,3% dari target tahunan perseroan hingga akhir 2022 yaitu sebesar Rp900 miliar.

Bahkan Perseroan memproyeksi hingga akhir tahun, Perseroan dapat mencatatkan marketing revenue hingga Rp1,05 triliun atau naik 220% dibandingkan dengan marketing revenue Perseroan di sepanjang tahun 2021.

”Setelah 2.5 tahun tidak bisa membukukan pendapatan sama sekali, kami mengharapkan akhir tahun 2022 ini bisa membukukan pendapatan dan keuntungan karena proses serah terima Collins Boulevard sudah dimulai sejak September 2022,” kata Presiden Direktur & CEO Triniti Land (PT Perintis Triniti Properti Tbk), Ishak Chandra melalui keterangan persnya.

Baca Juga: Semester I-2022, Ciputra Raih Marketing Sales Rp4 Triliun

Kontribusi marketing revenue Perseroan terutama diperoleh dari proyek terbaru Perseroan yang berlokasi di Sentul, Sequoia Hills sebesar Rp300,2 miliar.

Kontribusi ini setara dengan 48% dari seluruh marketing revenue Perseroan hingga Agustus 2022.

Sementara itu Proyek Collins Boulevard memiliki kontribusi sebesar 24% bagi seluruh pendapatan Perseroan di sepanjang tahun 2022.

Belum Bisa Dicatatkan Karena PSAK 72

Meski mencatatkan marketing revenue yang sesuai target, pendapatan Perseroan belum bisa dibukukan sejak tahun 2020 yang lalu dikarenakan implementasi PSAK 72, dimana pencatatan Penjualan baru dapat dilakukan setelah serah terima unit.

Saat ini kebanyakan proyek Perseroan sedang dalam tahap pembangunan, sehingga Perseroan belum dapat mencatatnya sebagai pendapatan sejak tahun 2020 hingga semester pertama tahun 2022.

Baca Juga: CitraLand Puncak Tidar Malang Fokus Bangun Blue Aqua, Progres Mencapai 50 Persen

Menurut Ishak, kerugian Perseroan sebesar Rp29,36 miliar saat ini, bukan dikarenakan utang yang menumpuk terlebih karena Debt to Equity Ratio (DER) Perseroan masih memiliki kemampuan pembayaran yang cukup baik.

“Sementara itu, peningkatan liabilitas dikarenakan penjualan perseroan di tahun 2022 yang naik tinggi, sehingga uang muka pelanggan masuk ke dalam komponen Hutang Lancar. Karena Perseroan belum dapat membukukan sebagai pendapatan, sehingga posisinya masih di uang muka,” terang Ishak.

Pendapatan Perseroan diproyeksi sudah bisa dicatatkan mulai Kuartal III-2022 dikarenakan sudah dimulainya serah terima unit Collins Boulevard secara bertahap yang dimulai pada bulan Agustus 2022.

Baca Juga: Mall Living World Kota Wisata Cibubur Gelar Tutup Atap

Hal ini diproyeksikan akan membuat laporan keuangan Perseroan sepanjang tahun 2022
mencatatkan kenaikan pendapatan dan laba yang signifikan dikarenakan Perseroan sudah dapat mengakui penjualan.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU