Thursday, September 23, 2021

BTN Incar Transaksi Rp3 Triliun di Pameran IPEX 2019

Pameran IPEX 2019 menjadi langkah Bank BTN untuk terus meningkatkan pangsa pasar KPR yang telah mencapai 40,31% per Juni 2019. Dari ajang tersebut, perseroan mengincar potensi transaksi sebesar Rp3 triliun.

PropertiTerkini.com (Jakarta) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN kembali menggelar pameran perumahan bertajuk Indonesia Property Expo (IPEX) 2019. Pameran diadakan di JCC Senayan, Jakarta, mulai 16-24 November 2019.

Salah satu tujuan pameran properti ini adalah untuk menggairahkan pasar properti yang sejalan dengan momentum pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hadirnya ajang pameran perumahan di penghujung 2019 tersebut juga diharapkan dapat mengerek naik dominasi pangsa Kredit Pemilikan Rumah (KPR) perseroan.

Baca Juga: Royal Resort Residences Tawarkan Promo Instant Approval Hanya Dengan KTP

Plt Direktur Utama Bank BTN Oni Febriarto mengatakan sebagai pemimpin di pasar KPR, perhelatan IPEX menjadi upaya perseroan untuk ikut menggairahkan pasar properti. Opsi strategis tersebut, tambah dia, juga digelar sejalan dengan upaya bank sentral mendorong sektor properti melalui relaksasi aturan Loan to Value (LTV).

Apalagi, ujar Oni, sektor properti memiliki dampak berlipat yang positif bagi industri lainnya.

“IPEX kali ini menjadi upaya kami ikut menggairahkan pasar properti di tengah momentum stabilitas ekonomi saat ini,” jelas Oni pada pembukaan pameran IPEX 2019 di Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Melalui pameran IPEX 2019 ini, Oni berharap masyarakat Indonesia akan semakin mudah memeroleh hunian. Hal tersebut juga sejalan dengan komitmen Bank BTN dalam mendukung Program Satu Juta Rumah.

Backlog perumahan masih menjadi pekerjaan rumah bagi kami sebagai agen Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) di bidang pembiayaan perumahan. Ajang IPEX ini menjadi langkah kami menyediakan berbagai pilihan hunian bagi masyarakat,” kata Oni.

Sementara itu, hingga September 2019, Bank BTN mencatatkan pertumbuhan KPR sebesar 18,45% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp163,61 triliun pada September 2018 menjadi Rp193,8 triliun. Kenaikan tersebut disumbang melesatnya penyaluran KPR Subsidi sebesar 25,54% yoy menjadi Rp111,64 triliun pada kuartal III/2019. KPR Non-subsidi Bank BTN pun melaju positif di level 10,01% yoy menjadi Rp82,16 triliun per September 2019.

Dari pameran perumahan tersebut, Bank BTN membidik potensi transaksi KPR senilai Rp3 triliun. Potensi tersebut pun diyakini akan kian meningkatkan dominasi perseroan di pasar KPR.

Adapun, kinerja positif KPR Bank BTN sukses menempatkan bank spesialis pembiayaan perumahan ini tetap menjadi nomor wahid di pasar KPR. Per Juni 2019, Bank BTN masih mendominasi pasar KPR dengan pangsa sebesar 40,31%. Di pasar KPR Subsidi, BTN menguasai pasar dengan pangsa sebesar 91,55% per September 2019.

Baca Juga: Penyaluran Dana KPR FLPP Capai 78,5 Persen

“Kami juga berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, dan stakeholder terkait karena telah mendukung Bank BTN hingga menjadi pemimpin pasar di bisnis KPR Subsidi,” tutur Oni.

650 Proyek

perumnas di ipex 2019
Perumnas menghadirkan beberapa proyek dalam pameran IPEX 2019 di JCC, Senayan, Jakarta./ Foto: Pio – PropertiTerkini.com

Dalam ajang IPEX ke-19 ini, Bank BTN menggandeng 106 pengembang. Rinciannya, sebanyak 71 di antaranya merupakan pengembang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Non-Subsidi dan 35 sisanya merupakan pengembang KPR Subsidi. Secara total, Bank BTN menghadirkan sekitar 650 proyek perumahan yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Bank BTN juga menawarkan berbagai tipe hunian dalam pameran tersebut. Pameran yang digelar dalam rangka ulang tahun KPR ke-43 tersebut menjajakan hunian dengan kisaran harga dari Rp140 juta sampai lebih dari Rp1 miliar.

Perseroan menghadirkan mulai dari rumah tapak, hingga rumah vertikal yang mengikuti tren eco living. Selain lokasi yang menyebar, Bank BTN juga menyediakan hunian di lokasi strategis seperti di kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD).

Oni merinci dalam pameran tahunan tersebut, Bank BTN juga memberikan berbagai penawaran menarik. Di antaranya, menawarkan suku bunga KPR sebesar 6,43% fixed satu tahun serta bebas biaya provisi, administrasi, dan appraisal. Bank BTN juga menghadirkan diskon asuransi jiwa sebesar 20% dan uang muka ringan mulai 1%.

“Kami berharap berbagai promosi menarik ini dapat mempermudah masyarakat untuk memiliki rumah,” tutur Oni.

Adapun, Bank Indonesia (BI) merekam adanya peningkatan penjualan properti residensial pada kuartal III/2019. Peningkatan tersebut disebabkan naiknya penjualan pada rumah tipe kecil dan tipe besar.

Secara tahunan, kenaikan tersebut dinilai cukup besar dengan pertumbuhan properti residensial sebesar 13,95% secara tahunan (yoy) di kuartal III/2019. Angka tersebut melesat dari kontraksi negatif sebesar -15,79% yoy pada triwulan sebelumnya.

Baca Juga: Intiland Surabaya, Kuat Karena Punya Konsep yang Beda

Bank sentral juga mencatat, fasilitas KPR masih menjadi sumber pembiayaan utama bagi konsumen dalam melakukan pembelian properti residensial.

“Hal ini tercermin dari hasil survei yang mengindikasikan mayoritas konsumen (76,02%) menggunakan fasilitas KPR untuk membeli properti residensial,” tulis BI dalam Survei Harga Properti Residensial Triwulan III/2019.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU