Iklan Youtube Properti Terkini
Friday, July 19, 2024
Youtube Channel PT

Bekasi Gudangnya Rumah Subsidi, Teguh Wahyudi: Harga Lahan Semakin Mahal, Harga Rumah Gak Nutup Bagi Pengembang

Tantangannya harga lahan semakin mahal untuk rumah subsidi. Sementara masyarakat juga belum banyak yang mau beralih ke apartemen.

PropertiTerkini.com, (BEKASI) — Bekasi adalah lahan basah bagi Bank BTN dalam menyalurkan KPR rumah subsidi. Ini bisa dimaklumi karena Bekasi adalah gudangnya rumah subsidi karena ditopang oleh tingginya permintaan rumah subsidi.

Tidak heran kalau akad kredit massal sering digelar para pengembang bersama para konsumennya dengan bank penyedia KPR adalah Bank BTN. Bisa dibilang Bank BTN nyaris tanpa pesaing dalam penyaluran KPR rumah subsidi.

Baca Juga: Gelar Halal Bi Halal, REI Bekasi Targetkan Akad 5.000 Unit Rumah

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut petikan wawancara PropertiTerkini.com dengan Teguh Wahyudi, Kepala Subsidized Mortgage Division Bank BTN. 

Seberapa besar penyaluran KPR rumah subsidi di Bekasi?

Bank BTN punya anggaran di tahun 2023 sebesar 229.000 unit rumah secara nasional. Dari jumlah ini hampir 60 persen ada di Jawa Barat, lebih mengerucut lagi di Bekasi Raya yang mencakup Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

Kenapa di sini realisasi KPR tinggi, ini tidak lepas dari pertumbuhan industri di Bekasi Raya bagus, penyebaran industri seperti Kawasan industri juga banyak tumbuh di Bekasi. Para developer tentu memanfaatkan momentum ini. Inilah kenapa kebutuhan rumah subsidi di Jawa Barat khususnya di Bekasi Raya sangat tinggi.

Bank BTN bersama REI Bekasi juga melakukan kolaborasi yang intens bagaimana agar kebutuhan rumah di Bekasi Raya ini terpenuhi dengan baik. Saat ini bank BTN masih bisa menguasai pasar di Bekasi Raya 84 persen sejak awal tahun 2023.

Baca Juga: Harga Rumah Subsidi Dipastikan Akan Naik, Berapa Harga Terbaru 2023?

Penguasaan pasar KPR ini karena Bank BTN mendukung para developer dari hulu sampai ke hilir. Kita ikut dulu dengan kredit konstruksi termasuk kredit pembebasan lahan para developer. Kalau ini sudah kita pegang, realisasi KPR harus dengan Bank BTN dong. Kuncinya di sini.

Sampai akhir tahun 2023 berapa targetnya untuk Bekasi Raya?

Harapannya 90 persen kita kuasai. Tetapi tidak dimungkiri persaingan KPR rumah subsidi sekarang ini makin kencang. Tidak dimungkiri persaingan rumah subsidi sekarang kencang. Baik di Himbara sendiri maupun bank-bank daerah juga sudah bekerja sama dengan BP tapera untuk menyalurkan kredit KPR.

Bank BTN sebagai pemain utama KPR rumah subsidi tentu mengamati ketatnya persaingan ini. Untuk itu kami harus terus memperbaiki layanan dari hulu ke hilir. Sehingga kami tetap bisa menguasai pangsa pasar rumah subsidi khususnya di Bekasi Raya.

Baca Juga: Golden Gemilang @Bekasi, Proyek Baru GNA Group Hadirkan Promo Khusus

Apa faktor lainnya yang membuat pertumbuhan rumah subsidi di Bekasi Raya tinggi?

Kita sedang bertranformasi bisnis seperti layanan KPR sudah digital. Sekarang untuk memudahkan para pengembang tidak perlu datang ke kantor BTN membawa konsumen untuk wawancara dengan BTN. Pengembang bisa mengakses BTN portal property.

Di sini marketing pengembang bisa mengisi sendiri. Cara ini jauh lebih mudah untuk orang mengakses KPR BTN. Kalau lewat BTN portal property rata-rata tiga hari sudah keluar keputusannya diterima atau tidak pengajuan KPR.

Baca Juga: Bantuan PSU, Pemberi Semangat Para Pengembang Rumah Subsidi

Masyarakat Bekasi sudah familiar dengan teknologi digital. Tinggal tergantung marketing dari pihak pengembang untuk terus belajar layanan digital. Kita juga didik dan bekali ilmunya bagaimana mengakses BTN portal property. Daripada cape-cape antre di kantor BTN, dengan cara digital tinggal mengakses, jauh lebih mudah.

Berapa realisasi penyaluran KPR untuk rumah subsidi?

Secara kanwil kalau dilihat dari data per April 2023, 16 ribu unit se Jawa Barat. Kalau untuk di Bekasi Raya, hampir 9 ribuan unit. Ini untuk rumah subsidi. Kalau rata-rata kreditnya Rp147 juta tinggal kali 9 ribuan unit rumah subsidi.

Saat ini bank lain juga banyak yang masuk ke KPR rumah subsidi khususnya bank BUMN, apa strategi Bank BTN khususnya di Bekasi Raya?

Kita lebih banyak melakukan pendekatan personal karena ini jauh lebih efektif. Itu sebabnya saya dorong teman-teman untuk lebih sering menyambangi para pengembang di lapangan. Kalau ada kesulitan dari pengembang kita berikan solusi. Ini jauh lebih penting. Di samping itu layanan di internal kami juga ditingkatkan.

Baca Juga: Dongkrak Perumahan Subsidi, Kementerian PUPR Gandeng Perbankan Syariah

Sekarang LPA (laporan pemeriksaan akhir) juga sudah digital. Dengan aplikasi  LPA bisa live lewat video call.  Di Bekasi Raya hampir 90 persen sudah memakai BTN portal property. Sekarang setiap minggu kalau ada  hal-hal yang baru kita sosialisasikan ke mitra-mitra pengembang. Ini salah satu mempercepat layanan kami kepada konsumen.

rumah subsidi dan Penyaluran FLPP BP Tapera
Rumah subsidi./ Foto: dok. PUPR

Berapa pengembang yang kerjasama dengan Bank BTN di Bekasi Raya?

Ada 471 pengembang. Ini pengembang rumah subsidi semua.

 Apa tantangannya untuk di Bekasi Raya?

Tantangannya harga lahan semakin mahal untuk rumah subsidi. Sementara masyarakat yang mau beralih ke apartemen juga belum banyak. Sekarang ini harga rumah subsidi sudah gak nutup bagi pengembang.

Baca Juga: Grand Cikarang City 2 Gelar Serah Terima Ratusan Rumah Subsidi

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Demo Half Page