Friday, June 18, 2021

April 2021 Bank BTN Catat Pertumbuhan 70 Persen

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Bisnis properti sejak tahun 2020 bak diamuk badai tornado akibat pandemi Covid-19. Dampaknya ikut dirasakan bank-bank penyedia KPR seperti juga Bank BTN yang tidak bisa dianggap ringan. Beruntung lewat berbagai strategi dan inovasi produk KPR Bank BTN cepat bangkit.

Terbukti realisasi kredit konsumer non subsidi per April Tahun 2021, Bank BTN telah mencatatkan pertumbuhan sebesar 70 persen secara year on year dari periode yang sama di tahun 2020. Untuk mengetahui lebih jauh berikut wawancara dengan Suryanti Agustinar, Executive Vice President Bank BTN.

Tahun 2021 ini berapa target pertumbuhan KPR BTN?

Target pertumbuhan KPR khususnya Non Subsidi BTN di Tahun 2021 sebesar 5-6  persen. BTN meningkatkan strategi penjualan untuk mencapai target pertumbuhan kredit tersebut dengan memperluas jaringan kerjasama dengan pihak developer maupun instansi B2B, serta membuat program-program menarik dengan developer untuk menarik minat masyarakat untuk membeli properti di Tahun 2021.

Baca Juga: April 2021 Bank BTN Catat Pertumbuhan 70 Persen

Berbagai kemudahan BTN berikan kepada calon konsumen antara lain suku bunga murah, dokumen pengajuan aplikasi lebih simple, dan proses kredit cepat. Kami yakin pada Semester 2 tahun ini, masih ada harapan untuk mendorong pencapaian realisasi kredit BTN sesuai dengan target yang perusahaan tetapkan.

Kalau untuk semester 1 pencapaiannya seperti apa Bank BTN?

Jika dilihat dari data pencapaian realisasi kredit konsumer non subsidi per April Tahun 2021, BTN saat ini telah mencatatkan pertumbuhan sebesar 70 persen secara year on year dari periode yang sama di Tahun 2020. Kami tetap optimis bahwa target realisasi untuk kredit konsumer dapat tercapai di Semester 1 tahun ini khususnya untuk KPR yang merupakan core business BTN.

Hal ini didukung pula dalam data BPS pada Triwulan 1 Tahun 2021 khususnya sektor real estate tumbuh 0,94 persen y-o-y. Meskipun kita tahu bahwa secara makro pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada Kuartal 1 ini berdasarkan data BPS tumbuh minus 0,74 persen ditengah situasi pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Baca Juga: Jalin Kerjasama dengan PermataBank, Sinar Mas Land Beri Kemudahan Konsumen Klaska Residence Surabaya

Kebijakan pemerintah dalam hal pembebasan pajak melalui program PPN DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah) untuk rumah rumah tapak maupun rumah susun yang berlaku periode 01 Maret – 30 Agustus 2021 turut mengundang sentiment positif dari masyarakat. Ditambah semakin masifnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara nasional membuat kondisi perekonomian perlahan membaik.

Masyarakat mulai berani untuk berinvestasi kembali dan peningkatan belanja masyarakat mulai meningkat. Kemudian stimulus yang diberikan Bank Indonesia melalui PBI No. 23/8/PBI/2018 bahwa calon konsumen khususnya dalam sektor properti dapat menikmati kemudahan dalam memiliki hunian melalui kebijakan down payment (DP) atau uang muka nol persen.

Pertumbuhan hingga 70 persen realnya di angka berapa?

Sampai dengan Bulan April Tahun 2021 hampir Rp4 trilun lebih ini untuk KPR pada properti non subsidi. Angka ini diluar pencapaian BTN untuk KPR Subsidi.

Di semester kedua ini Bank BTN lebih banyak bekerja sama dengan instansi pemerintah atau dengan developer?

Bank BTN bekerjasama lebih dari 6000 pengembang atau developer dan banyak instansi atau lembaga pemerintah seperti BUMN dan TNI. Pihak developer fungsinya sebagai supplier untuk penyedia hunian masyarakat. Sedangkan instansi mitra B2B fungsinya sebagai potensi demand atas hunian yang disediakan developer. Sehingga pada Semester 2 Tahun 2021, kami berusaha untuk melakukan penjualan khususnya di sektor properti dengan menggandeng keduanya.

Peran BTN adalah penyedia fasilitas penyaluran KPR. Target kami dengan kedua mitra ini untuk mencapai penjualan produk KPR yang dilakukan secara bulk, sehingga berdampak signifikan terhadap pencapaian realisasi kami di Tahun 2021.

Baca Juga: OCTO Mobile dari CIMB Niaga Kian Memudahkan Nasabah Perorangan

Kerjasama yang saat ini sedang kami lakukan dan berdampak besar saat ini adalah dengan program dengan TNI AD, program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), SMF, termasuk dengan BPJSTK terkait dengan Manfaat Layanan Tambahan (MLT).

Yang paling besar terserap di segmen berapa?

Segmen pendukung realisasi KPR BTN kami saat ini didukung dari segmen mass dan emerging affluent. Harga dari segmen tersebut yaitu dari harga Rp350 juta sampai dengan  Rp750 juta.

BERITA TERKAIT

Pasang Iklan disini ...

PROPERTI TV

BERITA TERBARU