Friday, July 30, 2021

Silaturahmi ke Pengurus Baru REI Jatim, AREBI: Untuk Dampak yang Dahsyat Bagi Properti

AREBI dan REI sependapat bahwa ke depannya, sebelum memasarkan properti, harus terlebih dahulu melihat legalitas sertifikat kepemilikan lahan, serta sudah dilengkapi dengan surat izin mendirikan bangunan (IMB).

PropertiTerkini.com, (SURABAYA) — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Timur (Jatim) melakukan kunjungan sekaligus berkenalan dengan para pengurus baru DPD Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jatim, di Graha DPD REI Jatim, Kota Surabaya, Jumat (18/9/2020).

“Kunjungan bersama para pengurus teras AREBI tersebut dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi untuk memberikan dampak yang dahsyat bagi industri properti,” ujar Rudy Sutanto Ketua DPD AREBI Jatim, seusai kunjungan tersebut.

Baca Juga: Intiland Hadirkan Rumah Sehat di Klaster Dandelion Graha Natura Surabaya

Lebih lanjut, menurut Rudy, antara AREBI dan REI sejatinya sudah terjalin hubungan yang harmonis dalam beberapa tahun terakhir. “Kebetulan tahun ini ada pergantian pengurus REI Jatim, dimana saat ini dipimpin oleh Bapak Soesilo Effendy,” katanya.

Selain silaturahmi, lanjut Rudy, banyak hal lain yang juga turut dibahas dalam upaya untuk menggairahkan kembali primary market, menyamakan irama kerja antara pengembang dan broker, saling meningkatkan profesionalisme di sektornya masing-masing, bahkan sampai terbahas serah terima unit atas properti yang sudah terjualkan oleh agen-agen member AREBI.

Baca Juga: Begini Peluang Ritel dan Perkantoran di Surabaya, Pasca Pandemi

Pertemuan dengan para pengurus AREBI ini juga disambut antusias oleh komisariat REI Pasuruan, Bangkalan. Mereka mengharapkan agar kantor broker member AREBI dapat membuka kantor broker di daerah-daerah guna membantu penjualan properti di daerah yang saat ini berkembang pesat.

Pengurus REI lainnya juga menimpali bahwa peran broker member AREBI sangat mendominasi pemikiran strategi maupun kecepatan dalam penjualan properti. Bahkan dikatakan sebagai konsultan properti real di market atau lapangan.

“Tidak teoritis tapi taktis,” kata Rudy mengulang ucapan tersebut.

REI yang diwakili oleh Soesilo Effendy dan AREBI yang diwakili oleh Rudy Sutanto sekaligus Principal JavaProperty, saling sependapat bahwa ke depannya, sebelum memasarkan properti, harus terlebih dahulu melihat legalitas sertifikat kepemilikan lahan, serta sudah dilengkapi dengan surat izin mendirikan bangunan (IMB).

Baca Juga: Bisnis Ruko Masih Menjamur, Pengembang: Pemborosan Nasional!

Hal ini dimaksudkan agar konsumen yang telah mempercayakan pembelian properti dapat menerima serah terima unitnya dengan baik dan benar.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU