BERITA TERKAIT

Penataan Kawasan Kumuh Dorokarama II Dompu Diresmikan, Infrastruktur Permukiman Warga Meningkat

Penataan Kawasan Kumuh Dorokarama II Segmen 1 di Desa Sorofeo resmi selesai dan mulai dimanfaatkan masyarakat. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas permukiman sekaligus penguatan infrastruktur dasar di Kabupaten Dompu.

PropertiTerkini.com(DOMPU) — Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah meresmikan hasil penataan Kawasan Kumuh Dorokarama II Segmen 1 di Desa Sorofeo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Senin (15/6/2026).

Proyek ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas kawasan permukiman melalui pembangunan infrastruktur yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Baca Juga: Penataan Kawasan Kumuh di Lampung Jadi Prioritas Utama Menteri PKP

Peresmian tersebut menandai selesainya tahap pertama penataan kawasan yang selama ini menjadi fokus peningkatan kualitas lingkungan permukiman di wilayah Dompu.

Program ini dirancang tidak hanya untuk memperbaiki kondisi fisik kawasan, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan produktif bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Fahri menegaskan bahwa penanganan kawasan kumuh harus dipandang sebagai bagian dari pembangunan kualitas hidup warga secara menyeluruh.

“Kita ingin memastikan masyarakat dapat tinggal di lingkungan yang layak huni, memiliki akses infrastruktur dasar yang memadai, serta mendukung tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. Penataan kawasan seperti Dorokarama II ini menjadi contoh bagaimana pembangunan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Fahri.

Baca Juga: Penataan Kawasan Kumuh dan BSPS di 10 Wilayah: Kementerian PKP Anggarkan Rp1,2 Triliun

Penataan Kawasan Kumuh Dorokarama Dorong Lingkungan Layak Huni

Penataan Kawasan Kumuh Dorokarama II Segmen 1 mencakup sejumlah pekerjaan fisik yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Beberapa di antaranya meliputi pembangunan jalan lingkungan, peningkatan sistem drainase, penataan ruang terbuka, serta penyediaan sarana pendukung lingkungan lainnya.

Keberadaan infrastruktur dasar tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan kawasan sekaligus mengurangi berbagai persoalan yang selama ini kerap muncul di permukiman padat, seperti genangan air, akses jalan yang terbatas, hingga rendahnya kualitas ruang publik.

Pendekatan semacam ini sejalan dengan arah pembangunan kawasan permukiman yang saat ini semakin menekankan aspek keberlanjutan, konektivitas lingkungan, dan kualitas ruang hidup masyarakat.

Baca Juga: Rayakan 25 Tahun, APLUS PACIFIC Bangun Rumah Layak Huni di Tangerang Bersama Habitat for Humanity

Program penataan kawasan kumuh merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.

Selain memperbaiki kondisi lingkungan, penataan kawasan juga berpotensi menciptakan dampak ekonomi melalui meningkatnya aksesibilitas dan kualitas ruang publik.

Lingkungan yang lebih tertata umumnya memberikan peluang lebih besar bagi tumbuhnya aktivitas usaha skala lokal serta interaksi sosial masyarakat.

Di Desa Sorofeo, hasil penataan ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan kawasan permukiman yang lebih terencana pada tahap-tahap berikutnya.

Baca Juga: Kementerian PKP Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Sediakan Rumah Layak Huni Para Pekerja

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan yang telah diwujudkan.

Pemeliharaan lingkungan, pengelolaan fasilitas umum, serta partisipasi warga menjadi faktor penting agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten Dompu bersama para pemangku kepentingan turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PKP atas dukungan yang diberikan dalam proses penataan kawasan tersebut.

Baca Juga: Ekosistem Kawasan Lengkap Makin Dicari, Paramount Gading Serpong Perkuat Integrasi Hunian dan Komersial

Dengan selesainya penataan Kawasan Kumuh Dorokarama II Segmen 1, kualitas lingkungan permukiman di Desa Sorofeo diharapkan terus meningkat dan menjadi salah satu contoh pengembangan kawasan hunian yang lebih layak, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Dompu.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page