Thursday, May 23, 2024
Youtube Channel PT

Kementerian PUPR Selesaikan Huntap Untuk Korban Bencana Alam di Palu

Huntap dilengkapi dengan sarana penunjang seperti jalan kompleks yang menggunakan paving block, Ruang Terbuka Hijau (RTH), lampu jalan.

PropertiTerkini.com, (PALU) — Sebanyak 39 unit hunian tetap (huntap) untuk masyarakat terdampak bencana telah selesai dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kelurahan Lere, Kota Palu.

Huntap tersebut dibangun dengan desain panggung dan menggunakan teknologi rumah tahan gempa yakni Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

Baca Juga: Mesin Pemotong Rumput Robotik Pintar, Mampu Deteksi dan Menghindari Rintangan, Juga Cuaca

RISHA ini dilengkapi prasarana, sarana dan utilitas (PSU) sehingga masyarakat penerima tinggal masuk serta menempati rumah bantuan pemerintah tersebut bersama keluarganya.

Sebanyak 39 unit huntap ini pendanaannya bersumber dari APBN dan dibangun oleh Balai P2P Sulawesi II, selesai sesuai dengan target pada akhir Desember 2023.

Peruntukannya adalah untuk para warga yang menjadi korban bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi yang terjadi di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala pada 28 September 2018 silam.

Baca Juga: PLBN Jagoi Babang Selesai, Akan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru di Kawasan Perbatasan

Huntap Lere dilengkapi dengan sarana penunjang lainnya seperti jalan kompleks yang menggunakan paving block, Ruang Terbuka Hijau (RTH), lampu jalan atau penerangan jalan umum, bak sampah di tiap hunian, dan saluran air bersih.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menyatakan, pembangunan huntap ini merupakan wujud nyata bahwa negara benar-benar hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Adanya pemanfaatan teknologi rumah tahan gempa RISHA juga menjadi upaya mitigasi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya.

Menurut Iwan, kegiatan pembangunan huntap dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2022 tentang Penuntasan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuefaksi di Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Rumah Tahan Gempa (RITTA) Kini Hadir Bagi Masyarakat Informal di Prabumulih

“Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan mendapat tugas untuk melaksanakan pembangunan huntap bagi para Warga Terdampak Bencana (WTB) Sulawesi Tengah,’ kata Iwan.

Dengan selesainya pembangunan Huntap beserta PSU Kelurahan Lere, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi II Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR segera melakukan serah terima kunci dan proses penghunian kepada para Warga Terdampak Bencana (WTB) Sulawesi Tengah yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Palu.

Iwan berharap agar penerima bantuan dapat menjaga dan merawat Huntap Lere dengan melakukan penghijauan agar kawasan ini makin terlihat asri dan juga memberikan rasa nyaman bagi para warga penghuninya.

Baca Juga: BP Tapera Siap Wujudkan Rumah Bagi ASN

Sementara itu Kepala Balai P2P Sulawesi II, Bakhtiar mengatakan, bangunan huntap ini merupakan rumah tahan gempa yang dibangun menggunakan sistem knock down menggunakan panel RISHA.

“Selain itu, huntap juga dibangun dengan desain khusus tipe hunian panggung,” katanya.

Adapun Walikota Palu, Hadianto Rasyid menyatakan, Pemkot Palu sangat berterimakasih atas bantuan huntap yang dibangun dengan baik oleh Kementerian PUPR. Selain itu adanya PSU yang baik membuat lingkungan huntap tertata dengan baik, bersih dan rapi.

“Kami harap warga untuk memelihara kawasan Huntap Lere dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca Juga: The Beauty of China Kembali Menggebrak Panggung Tahun Baru Imlek 2024 di Surabaya

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

ICBT - 2023

BERITA TERBARU

Demo Half Page