Saturday, January 29, 2022

Imbas COVID-19, Qatar Airways Keluarkan Kebijakan Baru

Pesawat Qatar Airways memiliki sistem penyaring udara tercanggih. Sistem ini dilengkapi filter HEPA bertaraf industri yang menyingkirkan 99,97% kontaminan virus dan bakteri dari air yang disirkulasikan ulang.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (DOHA) – Merebaknya wabah virus corona (COVID-19) ke berbagai negara, berimbas negatif pada sektor pariwisata dunia. Untuk ini, maskapai penerbangan nasional Qatar, yakni Qatar Airways mengeluarkan sejumlah kebijakan baru yang memudahkan konsumennya.

Kebijakan komersial baru yang dirilis Qatar Airways tersebut dimaksudkan untuk memberikan fleksibilitas terbaik sesuai dengan rencana perjalanan penumpang. Para penumpang yang telah memesan tiket atau yang akan membeli tiket pesawat hingga 30 Juni 2020 akan ditawarkan kebebasan untuk mengubah rencana perjalanannya secara gratis.

Baca Juga: Dampak Corona, OYO Bantu Mitra Hotel Asia Tenggara Rp2,7 Miliar

Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah jadwal penerbangan atau menukarkan tiket dengan kupon penerbangan (travel voucher) yang berlaku hingga setahun. Kedua metode perubahan tiket tersebut berlaku hingga tiga hari sebelum keberangkatan.

Chief Executive, Qatar Airways Group, Yang Mulia Akbar Al Bakar, dalam keterangannya mengatakan bahwa, kebijakan baru tersebut sebagai komitmen pihaknya yang memprioritaskan keselamatan, keamanan, dan kesehatan para penumpang serta pegawai.

“Meski kami menjaga standar kebersihan tertinggi pada seluruh kegiatan operasional, kami menyadari bahwa beberapa penumpang ingin mengubah rencana perjalanannya. Kami berharap kebijakan baru ini, dilengkapi praktik higiene dan rekor keselamatan penerbangan, akan memberikan kepastian kepada para penumpang,” ujarnya.

Standar Higiene

Sebagai maskapai penerbangan, Qatar Airways menjaga standar higiene dengan sebaik-baiknya. Upaya tersebut, kata dia, mencakup disinfeksi pesawat terbang secara berkala, penggunaan produk kebersihan yang direkomendasikan International Air Transport Association (IATA) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta pelatihan ketenagakerjaan yang lengkap.

Baca Juga: Ternyata Sharp Punya 14 Produk yang Mampu Cegah Virus Corona

Lebih lagi, pesawat terbang Qatar Airways memiliki sistem penyaring udara tercanggih. Sistem ini dilengkapi filter HEPA bertaraf industri yang menyingkirkan 99,97% kontaminan virus dan bakteri dari air yang disirkulasikan ulang. Dengan demikian, teknologi tersebut memberikan perlindungan yang paling efektif dari infeksi.

Seluruh bahan linen dan selimut di pesawat terbang telah dicuci, dikeringkan, dan disetrika dalam suhu yang membunuh mikroba. Sementara, busa untuk kuping pada perangkat headset telah diganti, dan perangkat ini dibersihkan dengan teliti setelah penerbangan berakhir. Barang-barang tersebut lalu ditutup dalam kemasannya masing-masing oleh staf yang memakai sarung tangan higienis sekali pakai.

Tahun lalu, Qatar Aircraft Catering Company (QACC) menjadi organisasi pertama di dunia yang meraih sertifikasi ISO22000:2018 dari Bureau Veritas, dengan akreditasi UKAS. Sertifikat ini membuktikan Sistem Pengelolaan Keamanan Makanan yang dijalankan perusahaan telah memenuhi standar tertinggi. Seluruh peralatan untuk menyajikan makanan dan peralatan makan dicuci dengan detergen, serta dibilas dengan air segar yang telah dimineralisasi. Air ini digunakan dalam suhu yang dapat membunuh bakteri penyakit. Staf juga memakai sarung tangan higienis sekali pakai saat memegang seluruh peralatan yang telah dibersihkan, sementara, setiap alat makan juga dikemas ulang.

Baca Juga: Four Points by Sheraton Surabaya, Hotel Baru yang Terhubung Dengan Mall

Sebagai maskapai penerbangan yang meraih banyak penghargaan, Qatar Airways dinobatkan sebagai “World’s Best Airline” dalam ajang “2019 World Airline Awards” yang diadakan Skytrax. Maskapai ini juga meraih gelar “Best Airline in the Middle East“, “World’s Best Business Class“, serta “Best Business Class Seat” atas Kelas Bisnisnya yang penuh terobosan, Qsuite.

Lebih lagi, Qatar Airways menjadi satu-satunya maskapai penerbangan yang lima kali memenangkan “Skytrax Airline of the Year“, dianggap sebagai penghargaan tertinggi atas keunggulan di industri penerbangan.

Saat ini Qatar Airways memakai armada pesawat modern yang terdiri atas 250 unit pesawat terbang, melalui pusat operasionalnya di Hamad International Airport (HIA), serta menghubungkan lebih dari 170 tujuan di seluruh dunia.

Tahun lalu, maskapai penerbangan yang paling berkembang pesat di dunia ini menambahkan beberapa tujuan baru ke dalam jaringan penerbangannya, termasuk Rabat, Maroko; Izmir, Turki; Malta; Davao, Filipina; Lisbon, Portugal; Mogadishu, Somalia; Langkawi, Malaysia serta Gaborone, Botswana. Pada 2020, Qatar Airways segera menambahkan Luanda, Angola; Osaka, Jepang; Dubrovnik, Kroasia; Trabzon, Turki; Santorini, Yunani; Nur-Sultan, Kazakhstan; Almaty, Kazakhstan; Cebu, Filipina, dan Accra, serta Ghana.

Baca Juga: Tingkatkan Pariwisata, Kawasan Kota Lama Semarang Ditata

Syarat & Ketentuan

  • Berlaku bagi tarif penerbangan mana pun yang dirilis Qatar Airways, serta dibeli secara langsung dari QR atau Agen Perjalanan Wisata.
  • Biaya Perubahan Tiket—akan digratiskan jika reservasi diubah setidaknya tiga hari sebelum jadwal keberangkatan. Perbedaan tarif dapat berlaku.
  • Kupon Penerbangan—Nilai tiket yang belum terpakai akan diterbitkan ulang dalam sebuah kupon yang “Dapat digunakan untuk penerbangan berikutnya”. Kupon ini berlaku selama setahun sejak tanggal penerbitan. Biaya penalti untuk pengembalian dana (refund) akan digratiskan jika pembatalan penerbangan dilakukan setidaknya tiga hari sebelum jadwal keberangkatan.
- Advertisement -

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU