Sunday, September 25, 2022

Ibu Kota Pindah ke IKN Nusantara, REI dan AREBI: Jakarta Jadi Pusat Bisnis

Perpindahan ibu kota negara ke IKN Nusantara akan berdampak pada kota-kota sekitarnya, seperti Balikpapan dan Samarinda. Propertinya semakin menggeliat.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (JAKARTA)Ibu kota Negara Indonesia akan dipindahkan ke wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur atau yang kini disebut Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Lantas, bagaimana nasib Ibu Kota Jakarta ke depannya?

Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (RE), Paulus Totok Lusida mengatakan, proses perpindahan ibu kota negara ke IKN Nusantara tidak akan berdampak terhadap properti di Jakarta dan sekitarnya.

Baca Juga: Infrastruktur IKN Nusantara Tahap 1 Mulai Dibangun Kementerian PUPR

“Kita bisa belajar dari beberapa negara yang sudah melakukan proses perpindahan ibu kotanya. Nyatanya kota-kota yang sebelumnya tetap berjalan sebagaimana sebuah kota dan pusat bisnis,” kata Totok ketika dihubungi belum lama ini.

Senada diungkapkan Lukas Bong, Ketua Umum DPP Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), ketika diwawancarai via telepon. Kabarnya, kata dia, ketika ibu kota pindah ke IKN Nusantara, maka gedung-gedung milik pemerintah rencananya akan disewakan.

“Jika benar demikian, maka pastinya akan ada banyak sekali area komersial baru. Seperti kita ketahui bahwa gedung-gedung pemerintah itu berada di lokasi yang sangat strategis. Sehingga kawasan bisnis akan menjadi hidup,” terangnya.

ketua rei soal Soal Insentif Pajak Properti
Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida. Foto: ANTARA/Kornelis Kaha/am.

Baca Juga: Jalan Lingkar Sepaku, Permudah Konektivitas Menuju IKN Nusantara

AREBI, sebut Lukas, menginginkan supaya pengembangan properti dilakukan secara merata di berbagai wilayah Indonesia, karena selama ini hanya terfokus di Jabodetabek.

“Perpindahan ibu kota negara, pastinya pusat administrasi dan pemerintahan juga akan pindah ke sana. Sehingga Jakarta nantinya akan menjadi kota bisnis,” tegasnya.

Berdampak ke Wilayah Sekitar

Perpindahan ibu kota negara ke IKN Nusantara terus dilakukan, dimulai dengan pembangunan sejumlah infrastruktur. Menurut Totok, efeknya juga akan berdampak pada kota-kota sekitarnya, seperti Balikpapan dan Samarinda.

“Untuk saat ini IKN Nusantara itu masih persiapan, kemudian yang kedua adalah IKN itu tanah negara. Yang jelas, sektor properti di Kota Balikpapan dan Samarinda cukup menggeliat belakangan ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Pembangunan Perumahan di IKN Peluang Membuka Kran Investasi di Daerah

Bahkan, sambung Lukas, sudah ada beberapa pengembang besar yang membangun di sana, dan beberapa lain juga sedang bersiap ke sana. “Beberapa lokasi juga sudah dibeli oleh para developer tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh menurut Lukas, tujuan lain dari adanya IKN Nusantara adalah untuk pemerataan pembangunan. Artinya distribusi demand properti tidak hanya berpusat di Jawa tetapi bisa menyebar sampai ke sana.

“Apalagi lahan di sana juga masih sangat luas. Populasi juga masih sangat minim. Dengan demikian akan mendongkrak ekonomi setempat, terutama di sektor properti,” lanjutnya.

Lukas Bong
Lukas Bong, Ketua Umum DPP AREBI

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun 22 Tower Rusun Untuk Pekerja di IKN

REI juga akan terus mendukung pemerintah dalam proses pengembangan IKN Nusantara. “IKN Nusantara adalah kota mandiri baru terbesar di Indonesia. Kami siap support kelengkapan dari kota baru IKN. Hanya saja sampai saat ini masih persiapan infrastruktur, sehingga kita masih menunggu dulu. Ini bukan program 1 sampai 2 tahun, tetapi jangka panjang,” kata Totok.

“Kami di REI pasti ikut mendukung proses perpindahan ibu kota negara ke IKN Nusantara. Yang jelas kami siap menunjang kelengkapan dari proses ini. Kita semua bisa kolaborasi untuk mendukung proses ini,” sambungnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU