Thursday, February 9, 2023

Komitmen Dukungan Pakar Pemukiman Lintas Negara Kepada IKN di Kongres EAROPH

Adapun Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) World Congress ini diselenggarakan sejak 5-8 Oktober 2022.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (SURABAYA) — Terkait dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dilakukan pasca pandemi Covid-19, perencanaan pembangunan Nusantara juga akan memasukkan model epidenomics, sehingga bisa menunjang pemulihan kota pasca pandemi ini. Pandemi global telah menurunkan pembangunan manusia dan menambah jumlah kemiskinan ekstrem, sehingga IKN diharapkan menjadi kota masa depan yang memiliki aspek digitalisasi, mampu beradaptasi dengan perubahan iklim, mempersempit ketimpangan sosial dan meningkatkan infrastruktur urbanisasi.

“Selain membangun infrastruktur, untuk merencanakan Nusantara yang memiliki soul, liveable and loveble, pemerintah pusat mengajak berbagai pihak pemerintahan dan swasta untuk bergotong-royong dalam mengembangkan permukiman dan ekosistem IKN yang menunjang pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan dan inklusivitas sosial,” kata Kepala Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono pada acara EAROPH World Congress ke-28 di di Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga: Ibu Kota Pindah ke IKN Nusantara, REI dan AREBI: Jakarta Jadi Pusat Bisnis

Adapun Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) World Congress ini diselenggarakan sejak 5-8 Oktober 2022. Sementara Bambang Susantono dihadirkan sebagai pembicara utama yang menyampaikan presentasi perencanaan pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai Sustainable Forest City.

Dalam kesempatan tersebut, Emil Elestianto Dardak, Presiden EAROPH 2022-2024 mendukung penuh pembangunan IKN mengatakan, keanggotaan EAROPH terdiri dari pakar pemukiman lintas negara serta berbagai sektor privat, publik dan akademik.

“Kami berkomitmen untuk mendukung pembangunan IKN dalam mewujudkan Sustainable Forest City. Saya mengajak kepala daerah, para ahli, praktisi dan akademisi di bidang permukiman berkelanjutan yang hadir untuk ikut berbagi pengetahuan dan bertukar best practices untuk mewujudkan Nusantara sebagai forest city yang modern dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga: Infrastruktur IKN Nusantara Tahap 1 Mulai Dibangun Kementerian PUPR

Beliau juga mengajak delegasi internasional yang hadir untuk menyampaikan pemikirannya. Ar. Yolanda D Reyes yang menjadi Presiden EAROPH periode sebelumnya menyebut IKN sebagai “Paradise in the Making” dan menyampaikan dukungannya untuk terwujudnya IKN sebagai kota hijau dan modern yang menjadi impian para praktisi permukiman dan perencanaan wilayah.

Selain itu, Lee Sang Koon, Director of Global Development Partnership Center (GDPC) dari Korea Research Institute of Human Settlements (KRIHS), yang juga sebagai delegasi dari EAROPH Korea, turut mengaitkan dengan pengalaman Korsel memindahkan ibukota pemerintahan dari Seoul ke Sejong dan menyampaikan minatnya untuk menjadi bagian dari pengembangan IKN yang dipandang sangat inspiratif.

Berbagi pandangan yang sama, Datin TPr Hjh. Noraida Saludin, Presiden Malaysian Institute of Planners (Institut Perencanaan Malaysia), yang juga sebagai perencana kota profesional, turut mengaitkan dengan pengembangan ibukota negara di Putrajaya, dan meyakini IKN akan menjadi sebuah rujukan bagi para praktisi dan pakar permukiman dan perencanaan wilayah secara global.

Baca Juga: Signify Raih Skor Industri Tertinggi dalam Penilaian Keberlanjutan Perusahaan Global S&P 2022

Sebelum diangkat sebagai Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono menjabat sebagai Wakil Presiden Managemen Pengetahuan dan Pembangunan Berkelanjutan periode 2015-2022 di Asian Development Bank (ADB). Awal September 2022, beliau bersama ADB dan ADB Institute baru meluncurkan buku “Informal Services in Asian Cities: Lessons for Urban Planning and Management from the Covid-19 Pandemic.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU